PARENTING
Tahapan Perkembangan Bayi Usia 2 bulan, Sudah Mengenali Wajah Orang Tua
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 16 Jul 2020 05:40 WIBMemasuki usia dua bulan, tumbuh dan kembang bayi semakin meningkat. Di usia ini, Bunda bisa melakukan banyak hal untuk membantu perkembangan sang buah hati.
Bidan dan perawat anak Chaunie Brusie, RN mengatakan, perkembangan bayi di dua bulan pertama sangat menarik. Bayi menjadi lebih ekspresif, Bunda.
"Bayi sudah bisa tersenyum dan mengenali wajah kita. Penampilan bayi sudah berbeda dibandingkan saat lahir. Begitu juga dengan perkembangan tubuhnya," kata Brusie, dilansir Very Well Family.
Brusie menyarankan orang tua untuk menikmati waktu bersama si kecil, terutama sebelum bayi sudah bisa merangkak dan berjalan. Lalu apa saja perkembangan bayi di usia dua bulan? Dilansir berbagai sumber, berikut penjelasannya:
1. Berat dan panjang bayi dua bulan
Rata-rata di usia dua bulan, berat anak bertambah 1 sampai 1,5 kilogram (kg) dan panjang 2,5 sampai 5 centimeter (cm) dibandingkan saat lahir. Lingkar kepala juga bertambah 4 cm di usia dua bulan.
"Perlu diingat bahwa angka-angka di atas hanya rata-rata dan bayi cenderung tumbuh lebih banyak dalam satu atau dua bulan, kemudian memiliki periode pertumbuhan yang lebih lambat di usia berikutnya, dan itu semua baik-baik saja," ujar Brusie.
2. Kebiasaan tidur
Di usia dua bulan ini, bayi rata-rata tidur 15 sampai 16 jam per hari. Beberapa bayi mungkin belum bisa tidur sepanjang malam, terutama yang masih disusui ASI.
Si kecil akan tidur siang 3 sampai 4 kali sehari. Mereka juga akan bangun 1 sampai 2 kali di malam hari.
Durasi tidur dapat bervariasi pada setiap bayi. Namun, beberapa orang tua melaporkan anaknya akan tidur sekitar 8,5 jam setiap malam dan total 7 jam di siang hari.
3. Kemampuan motorik
Umumnya bayi dua bulan sudah memiliki kemampuan motorik berupa:
- Mampu mengontrol tubuhnya, termasuk kepala saat posisi tengkurap dan duduk.
- Terkadang tangan masih sering mengepal.
- Refleks baru lahir mulai hilang, seperti refleks moro (kaget) dan refleks tonik.
- Memiliki refleks mengisap yang kuat, contohnya mengisap jari tangan untuk membuat dirinya nyaman.
- Fokus pada objek berwarna cerah yang ada di hadapannya.
- Beberapa bayi mungkin sudah bisa memegang mainan dengan satu tangan.
- Kaki sudah bisa melakukan gerakan menendang.
- Mulai sering ngeces karena kelenjar air liur yang berkembang.
4. Kemampuan bahasa dan komunikasi
- Sudah mulai cooing (mengoceh 'aaa...' dan 'ooo...').
- Mulai ekspresif.
- Komunikasi umumnya berupa tangisan, untuk menunjukkan rasa lapar, sakit, atau kelelahan.
- Tersenyum sebagai tanggapan saat diajak bicara atau bermain.
- Belajar bicara dengan mencoba bicara dengan orang tuanya.
- Menoleh ke sumber suara atau orang yang berbicara.
5. Kemampuan kognitif dan visual
- Dapat melihat benda dan orang dari jarak hingga 18 inci atau 45 cm.
- Mengenali wajah orang tuanya dengan cukup baik, terutama ibu yang menyusui.
- Mata mengikuti gerakan ketika ada orang berjalan di dekatnya.
- Mulai menikmati saat mendengarkan suara Ayah atau Ibunya.
- Mulai menyukai bentuk dan warna selain hitam dan putih.
- Mudah bosan dan membiarkan Bunda mengetahuinya dengan rewel atau menangis.
- Waspada dengan suara.
Masalah perkembangan bayi usia 2 bulan
Di usia ini, setiap bayi mengalami perkembangan yang berbeda. Namun, jika itu menjadi masalah yang serius, sebaiknya segera ke dokter.
Berikut tanda-tanda masalah perkembangan pada bayi usia dua bulan, yang Bunda perlu tahu:
- Tidak tersenyum setelah usia 8 minggu.
- Tidak bisa tenang, bahkan untuk sementara waktu atau ketika dihibur.
- Satu sisi tubuh tampak lebih kuat dari sisi yang lain.
- Tidak kaget saat ada suara keras di sekitarnya.
- Tidak makan dengan benar.
- Tubuh kaku atau lemah.
Simak juga cara merawat gigi bayi usia 6 bulan, di video berikut:
(ank/jue)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Panjang & Berat Ideal Bayi Baru Lahir Menurut WHO, Bunda Wajib Tahu
Perkembangan Bayi 1 Bulan, Kemampuan Motorik hingga Emosional
Bunda, Ini Lho 9 Aktivitas untuk Merangsang Perkembangan Bayi 2 Bulan
Ingin Melatih Bayi 2 Bulan Tummy Time? Begini Caranya Bunda
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cabin Hotel di Pulau Payung Kepulauan Seribu, Tawarkan Aktrasi Wisata Seru
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif