sign up SIGN UP search


parenting

Bolehkan Bayi 4 Bulan Diberdirikan? Simak Faktanya

Melly Febrida Senin, 14 Sep 2020 12:00 WIB
Shot of a mother helping her baby girl standhttp://195.154.178.81/DATA/i_collage/pu/shoots/805468.jpg Bolehkan bayi 4 bulan diberdirikan/ Foto: Getty Images/gradyreese

Orang tua zaman dulu biasanya melarang bayi diberdirikan. Macam-macam alasannya, salah satunya kakinya nanti bengkok hingga tulang yang belum kuat. Tapi, zaman sudah berubah. Bunda mungkin pernah melihat beberapa bayi jaman now sudah diberdirikan meski usianya masih 4 bulanan. Dari segi medis, apakah bayi usia 4 bulan boleh diberdirikan?

Vincent Iannelli, MD, dokter bersertifikat menjelaskan kebanyakan bayi antara usia 2 hingga 4,5 bulan sudah bisa berdiri dengan penyangga dan menanggung beban di kaki. Dan bayi berdiri usia 4 bulan tak membuat kakinya bengkok, Bunda.


"Ini merupakan tahap perkembangan yang diharapkan dan aman yang akan berlanjut ke pull up secara mandiri dan tidak akan menyebabkan mereka memiliki kaki busur (bengkok)," kata Iannelli dikutip Very Well Family.


Bunda pasti senang kalau melihat bayi sudah berdiri dan berdiri merupakan awal dari anak mulai berjalan. Ini berarti si Kecil akan lebih susah diam lagi.

Iannelli menggunakan bagan pencapaian Denver II Developmental Assessment untuk melihat bayi biasanya mulai usia berapa bisa melakukan berbagai keterampilan:

  • Berdiri, berpegang pada benda-benda antara 6,5 hingga 8,5 bulan
  • Menarik ke posisi berdiri antara 8 hingga 10 bulan
  • Berdiam sekitar 2 detik antara 9 hingga 11,5 bulan
  • Berdiri tanpa bantuan antara 10,5 hingga 14 bulan.

Dikutip Baby Centre, Dewan Penasihat Medis BabyCentre mengatakan bahwa sejak lahir, bayi memiliki refleks untuk 'berdiri' dengan menahan kakinya di permukaan.  

Kalau Bunda menggendong bayi dengan tegak di pangkuan, menopang kepalanya, Bunda akan merasakan bayi mendorong dengan lembut ke arah Bunda.  Bayi memang tidak mencoba berjalan, itu hanya naluri dasar yang muncul. Untuk saat ini, kakinya memang belum cukup kuat untuk berdiri.  Refleks ini akan hilang setelah beberapa bulan.

Pada usia tiga bulan, refleks ini berganti dan bayi akan mulai membebani kakinya.  Secara alami, pada usia ini bayi belum cukup mempunyai kekuatan untuk berdiri. Jadi kalau Bunda menggendongnya dalam posisi berdiri dan meletakkan kakinya di lantai, lututnya akan melorot.

Dalam beberapa bulan, bayi akan memiliki kekuatan untuk menahan berat badannya dan bahkan mungkin akan melompat-lompat saat Bunda memeluknya dengan kaki menyentuh permukaan yang keras. Jadi, tak perlu panik ketika melihat bayi 4 bulan diberdirikan, asal Bunda tidak memaksakannya.

Nah, saat bayi berusia sekitar enam bulan, Bunda akan melihat betapa senangnya bayi saat  menariknya dengan lembut untuk berdiri.  Coba biarkan bayi menyeimbangkan kakinya di atas paha Bunda.  Perhatikan dia melompat-lompat kegirangan.  Melompat akan menjadi aktivitas favorit selama beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, Mary L. Gavin, MD mengatakan bayi akan belajar menopang semua berat badannya saat dipegang dalam posisi berdiri.  Penting untuk tidak memaksa bayi berdiri yang belum siap. "Tetapi selama bulan-bulan ini kebanyakan bayi senang berdiri (dan memantul!)," kata Gavin dikutip Kidshealth.

Penting untuk disadari untuk mencapai milestone, orang tua tak perlu memaksa bayi dan tidak perlu diajarkan.  Bayi mempelajari keterampilan ini secara naluriah, Bunda. Ini berarti orang tua perlu memberikan bayi kesempatan untuk mencoba keterampilan yang baru muncul.

Bunda, simak juga yuk cara merawat gigi bayi di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi