PARENTING
Sering Dibelikan Mainan Selama Pandemi Bikin Anak Jadi Lebih Manja?
Melly Febrida | HaiBunda
Selasa, 28 Jul 2020 08:27 WIBSelama pandemi Corona, kebanyakan orang tua jadi lebih sering belanja online untuk anak-anaknya. Isinya bisa bermacam-macam, entah itu mainan atau paket belajar. Maksudnya agar anak-anak tetap sibuk dan terhibur meski di rumah saja. Namun, pertanyaan yang muncul apakah dengan cara ini anak-anak menjadi manja setelah pandemi berakhir?
Psikiater anak dan remaja Dr. Amy Ursano, M.D., mengatakan bahwa anak-anak di masa pandemi tentu menghadapi kehidupan yang berbeda. Anak-anak tak memiliki kesempatan seperti dahulu lagi, untuk tumbuh dan belajar secara kognitif, sosial, dan emosional. Dan anak mungkin saja merasa kesepian dan terisolasi.
"Gangguan dan kesempatan untuk membangun harga diri dengan tantangan baru bisa sangat kuat," kata Ursano dilansir Romper.
Dengan kata lain, apa yang orang tua habiskan untuk membeli mainan baru itu tidak sia-sia. Semuanya itu digunakan untuk membangun kepercayaan anak. Bunda termasuk yang cukup beruntung dapat membeli mainan atau instrumen baru pada saat anak-anak lebih sedikit memiliki kesempatan belajar di luar rumah.
Tentu saja, tidak ada yang tahu sampai kapan semua ini akan berlangsung. Tetapi Ursano mengatakan ada hal-hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak-anak mereka tetap seimbang sekarang.
"Memilih mainan bersama, menjelajahi situs web, dan bermimpi bersama tentang kesenangan ... pertimbangkan untuk berbicara dengan mereka mengenai anggaran dan pilihan," sarannya.
Namun, kalau Bunda melihat anak jadi bertingkah, jangan panik. "Perilaku ini bukan tanda Anda memanjakan mereka. Ini hanyalah pesan bahwa 'ini sulit, dan kadang-kadang menakutkan, dan sering menjengkelkan, dan saya butuh bantuan,'" kata Ursano.
Selama Bunda terus menunjukkan kepada anak-anak bahwa mereka dicintai, mereka akan baik-baik saja ketika semua ini berakhir, bahkan jika mereka dikelilingi tumpukan mainan baru.
Sama halnya yang disampaikan pekerja sosial klinis Kathryn Smerling, Ph.D. Menurutnya, membeli mainan bukan berarti memanjakan anak-anak.
"Tetapi memberi mereka sesuatu untuk menjaga mereka terhubung," kata Smerling.
Smerling bilang, memiliki banyak mainan tidak akan menyebabkan seorang anak manja. Memanjakan anak juga tergantung pada orang tua.
Pada dasarnya, anak-anak itu cerdas. Smerling bilang, anak-anak itu tahu dengan situasi saat ini hanya sementara. Jika Bunda tidak memanjakan anak dalam keadaan normal, Bunda dapat meyakini bahwa anak-anak tidak akan berkembang menjadi manja selama masa pandemi.
Yang terpenting, menetapkan "batas yang tepat" dan membicarakan semua perasaan yang muncul, termasuk perasaan orang lain di dalam keluarga.
"Anak-anak yang manja sering tidak menghargai perasaan orang lain. Mereka mengutamakan perasaannya," kata Smerling.
Menurutnya, ketika anak-anak 'memiliki' segalanya masih dapat berbagi, murah hati, dan penuh hormat maka Bunda bisa menggunakan hadiah mainan baru ke anak sebagai kesempatan untuk mengajar anak tentang kemurahan hati.
Kapan perlu khawatir?
Sejatinya, anak di bawah umur 5 tahun wajar jika manja dengan orang tuanya. Namun, dr Priscilla Johannika pernah menuliskan ketika sudah melewati usia tersebut dan kemanjaan anak tak kunjung hilang, Bunda perlu khawatir terhadap sikap si kecil.
"Jika seorang anak di atas usia 5 tahun melemparkan barang karena dia tidak mendapat apa yang diinginkan, ini nggak wajar, Bun. Sebab, pada usia ini anak sudah dapat memanipulasi sesuatu," kata Priscilla beberapa waktu lalu.
Simak juga panduan memilih mainan anak sesuai usia dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Manfaat Mainan Skuter untuk Balita, Salah Satunya Bangun Percaya Diri Anak
Tak Hanya Anak Perempuan, Main Boneka Juga Bagus untuk Perkembangan Anak Laki-laki
3 Manfaat Bermain Pop It, Salah Satunya Atasi Stres Anak saat Pandemi
Jangan Salah Pilih Bun, Ini Rekomendasi Mainan Edukasi Anak Sesuai Usia
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang yang Cepat Lelah saat Bersosialisasi Menurut Psikolog
5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan
Alyssa Daguise Simpan Kolostrum di Spuit Kecil, Memang Sepenting Itu?
30 Soal Pengolahan Data Kelas 5 SD dan Kunci Jawabannya Lengkap
9 Doa untuk Orang yang Mau Melahirkan Supaya Lancar dan Bayi Sehat Sempurna Sesuai Sunnah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Susu Stainless Steel Terbaik Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
15 Rekomendasi Merek Vitamin Ibu Hamil Trimester 1, Anti Lemas & Bikin Bayi Cerdas
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan
30 Soal Pengolahan Data Kelas 5 SD dan Kunci Jawabannya Lengkap
Konsumsi Zat Besi Tidak Meningkatkan Peluang Hamil? Ini Hasil Studi Terbaru
Ciri Kepribadian Orang yang Cepat Lelah saat Bersosialisasi Menurut Psikolog
Alyssa Daguise Simpan Kolostrum di Spuit Kecil, Memang Sepenting Itu?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sinopsis 'Doctor on the Edge', Drama Baru Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun
-
Beautynesia
7 Manfaat Rutin Bangun Pagi 30 Menit Lebih Awal
-
Female Daily
Long Weekend Idea: Food Crawl ke Pasar Baru Jakarta yang Ternyata Punya Banyak Hidden Gem
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pendapatan Jennie Usai Tinggalkan YG Bikin Melongo, Rp 260 M Dalam 2 Tahun
-
Mommies Daily
Tanggung Jawab Anak Sesuai Usia: Daftar Tugas di Rumah dari Balita hingga Remaja