HaiBunda

PARENTING

Demi Kesehatan Anak, Bunda Jangan Sampai Termakan Hoaks di Era Pandemi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 03 Aug 2020 16:00 WIB
Demi Kesehatan Anak, Bunda Jangan Sampai Termakan Hoaks di Era Pandemi/ Foto: Thinkstock
Jakarta -

Pandemi Corona belum berakhir, terkadang informasi simpang-siur bikin panik sendiri. Setuju ya, Bunda? Namun, untuk membuat diri ini relaks, Bunda dan keluarga setidaknya mematuhi protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh Kasub Advokasi Hukum dan Humas Kementerian Kesehatan RI Rico Mardiansyah, S.H., M.H. Ia mengatakan, prinsipnya memang di tengah pandemi ini, protokol kesehatan itu harus dipatuhi, Bunda.

"Protokol kesehatan ada 4 poin, intinya. Yang pertama yaitu pakai masker, masker kesehatan atau masker kain tiga lapis," ujarnya di acara #NGOVEE: Persiapan Anak Kembali Ke Sekolah saat New Normal, Selasa (28/7/2020).


"Yang kedua, yaitu cuci tangan atau antiseptik yang berbasis alkohol. Ketiga, jaga jarak yaitu 1 meter minimal mengurangi kontak fisik. Walaupun sebagai manusia kan kita suka bersosialisasi ya, salaman. Nah itu dihindari juga," lanjutnya.

Yang keempat adalah jaga kesehatan. Bunda perlu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin konsumsi vitamin, istirahat cukup, dan olahraga. Sepanjang empat poin ini diterapkan di mana saja, setidaknya aman.

Eits, ada yang enggak kalah penting nih. Memang menjaga kesehatan diri sendiri itu adalah kuncinya, namun untuk kita para bunda, orang tua dari anak-anak, pengetahuan terhadap literasi kesehatan sangat penting.

"Nah, makanya kadang-kadang suka banyak hoaks nih di bidang kesehatan. Jadi kalau bicara hoaks kesehatan ternyata itu masuk ke tiga besar hoaks yang ada di seluruh dunia," kata Rico.

ilustrasi ibu melihat gadget/ Foto: thinkstock

Mengapa penting? Orang tua harus meningkatkan literasi kesehatannya supaya aware dan waspada kalau beberapa informasi ada yang tidak sepenuhnya benar. "Ada kan yang 'Kalau kita makan ini kita bisa terhindar lho dari Corona'" ucap Rico.

Menurut Rico, kalau kita enggak pernah tahu itu benar atau enggak, bisa jadi kecemasan dan nantinya bisa salah menerapkan protokol kesehatan juga, Bunda. Atau bahkan, kalau hoaks datang kita bisa mendadak cemas, kena serangan panik. Duh, jangan sampai ya?

"Untuk itu literasi tentang kesehatan itu harus ditingkatkan para orang tua. Kita bisa filter informasi betul atau enggak itu berarti kita harus tahu dahulu dong basic informasinya apa sih," ujar Rico.

Nah, saat ini sudah banyak dari sisi pemerintah atau swasta yang menyediakan informasi-informasi kesehatan yang bisa meningkatkan literasi. Kalau kita sudah paham, kita bisa mengurangi angka re-share atau pembagian lagi berita hoaks, Bunda.

Jadi demi kesehatan anak dan keluarga, jangan sampai Bunda termakan hoaks ya!

Simak juga asupan alami untuk meningkatkan imunitas tubuh:



(aci/jue)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK