PARENTING
7 Cara Mendidik Anak Perempuan Secara Islam
Annisa Afani | HaiBunda
Minggu, 02 Aug 2020 14:37 WIBMemiliki dan merawat anak perempuan atau laki-laki itu pada dasarnya sama saja. Keduanya merupakan anugerah terindah yang telah Allah SWT titipkan kepada kita, Bunda.
Ustaz Abu Salma Muhammad mengatakan bahwa mendidik anak itu harus dengan memberikan contoh dan keteladanan yang baik. Sebab, anak-anak akan meniru apa yang dilihat dan didengarnya.
"Dan mendidik anak laki-laki dan perempuan itu berbeda," katanya, dikutip dari Yufid TV.
Dia mengatakan bahwa Islam itu meletakkan perhatian yang luar biasa terhadap perempuan. Ustaz Abu Salma Muhammad menuturkan bahwa ada hadist dari Rasulullah SAW yang menyatakan, jika ada orang tua yang diuji dengan dua orang putri, kemudian bersabar dan mendidiknya maka mereka bisa menjadi penghalang dari api neraka.
Hal itu seperti yang diriwayatkan dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, "Barang siapa diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, kelak mereka akan menjadi penghalang dari api neraka."
Hal ini bertujuan agar Bunda dan Ayah dapat membesarkan anak perempuan menjadi generasi yang salehah. Karena sebagaimana yang pernah Rasullah SAW katakan, bahwa penduduk terbanyak di neraka adalah kaum perempuan. Sebab, perempuan memiliki sifat yang mudah terjerumus ke dalam hal-hal buruk.
Seperti HaiBunda rangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara Rasulullah mendidik anak perempuannya yang dapat kita tiru lho, Bunda.
1. Ajarkan ilmu tauhid
Ilmu tauhid atau konsep ketuhanan adalah dasar dari agama Islam, Bunda. Oleh sebab itu, ilmu ini menjadi hal yang utama dan wajib bagi orang tua untuk mengenalkan Allah kepada anak.
Ajarkan juga pada anak untuk mengucapkan kalimat Lailaha illaallah dengan cara berulang-ulang, sehingga anak menjadi terbiasa dan familiar untuk mendengarkannya. Bunda bisa menambahkan kosakata baru, yakni Muhammad Darrasullullah.
Dari Ibn Abbas dijelaskan Rasullullah SAW bersabda:
"Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat "Lailaha-illaallah". Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, "Lailaha-illallah. Sesungguhnya barang siapa awal dan akhir pembicaraannya "Lailah-illallah", kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya."
2. Ajarkan ilmu agama
Ilmu agama yang dimaksud ialah salat, puasa, serta mengaji, Bunda. Tidak perlu menunggu anak perempuan untuk dewasa terlebih dahulu untuk belajar agama.
Karena mengajarkan anak pada ilmu agama ini sebaiknya sejak dini, bahkan saat usianya masih balita. Sebagai contohnya, Bunda bisa mengajarinya membaca Al-Quran dengan menyekolahkannya ke madrasah mengaji.
Sedangkan untuk ilmu salat dan puasa, meskipun kewajibannya dilakukan saat ia telah baligh, Bunda bisa memulai mengajarkan sejak kecil. Ajari secara bertahap, mulai dengan cara berwudu, mengenalkan tentang arah kiblat, serta beberapa bacaan hingga gerakan salat.
Selain itu, juga ajarkan membaca doa, terutama doa-doa harian, Bunda. Misalnya doa sebelum dan sesudah makan, doa tidur, doa bercermin, doa keluar rumah, masuk kamar mandi dan sebagainya.
3. Ajarkan cara berbakti kepada orang tua
Rasulullah SAW mengajarkan cara berbakti kepada orang tua kepada anak-anaknya. Karena seperti yang kita ketahui, hal ini sangat penting mengingat durhaka pada orang tua termasuk dalam perbuatan dosa besar.
4. Ajarkan pekerjaan rumah tangga
Dalam mendidik anak perempuan, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan perihal pekerjaan rumah tangga. Misalnya memasak, mencuci pakaian dan bersih-bersih rumah.
Ini penting dalam Islam karena kodrat seorang perempuan dalam Islam adalah menjadi istri bukan mencari nafkah untuk keluarganya.
5. Berikan pendidikan yang layak
Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan, "Barang siapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga dewasa. Maka ia akan datang pada hari kiamat bersamaku." Kemudian Anas bin Malik berkata: Nabi menggabungkan jari-jari jemari beliau."
Dalam hadist tersebut menjelaskan bahwa orang tua wajib mengayomi anak perempuannya, Bunda. Mengayomi ini dapat diartikan sebagai bentuk untuk memberikan pendidikan yang layak, baik agama maupun umum seperti ilmu bahasa, matematika, sains, atau sosial.
Meskipun pada akhirnya menjadi ibu rumah tangga, perempuan juga berhak memperoleh pendidikan yang baik. Apabila perempuan memiliki pendidikan dalam ilmu agama dan umum, dia bisa membentuk generasi rabbani yang cerdas.
6. Ajari cara berpakaian menutup aurat
Diriwayatkan dari Aisyah RA: bahwa Asma' binti Abi Bakar menemui Rasulullah SAW dengan kondisi berpakaian pendek, maka berpalinglah Rasulullah SAW seraya berkata, "Wahai Asma', sesungguhnya wanita, apabila telah baligh, tidak pantas terlihat kecuali ini dan ini (beliau menunjuk wajah dan kedua telapak tangannya)." (HR. Abu Daud)
Nah, dari hadist tersebut, Rasulullah telah menjelaskan dan mengajarkan kepada umatnya yang perempuan, termasuk anak-anaknya untuk berpakaian secara Islami, yakni menutup aurat.
7. Mengajarkan adab dan pergaulan yang baik
Orang tua harus memberitahu tentang batasan bergaul dengan laki-laki, menjaga pandangannya dan berpenampilan tidak menyerupai laki-laki.
Ustaz Abu Salma Muhammad mengatakan, ketika anak perempuan berusia 7-10 tahun maka dekatkan dengan ibunya untuk mengenal seksualitasnya, bangga dengan ibunya dan tahu apa yang dilakukan dan dikenakan ibunya untuk dipelajari. Dan ketika menjelang baligh dekatkan dengan Ayahnya.
"Karena kalau anak perempuan dekat dengan bapaknya, akan menjadi sosok yang butuh laki-laki dalam hatinya, menjadi sosok yang tangguh dan enggak mudah digoda laki-laki lain," ujarnya.
Dengan didikan, kebiasaan serta ilmu yang diajarkan padanya, semoga dapat diterapkannya hingga dewasa dan menjadi perempuan salehah.
Bunda, simak juga cara mendidik anak agar tidak menjadi korban bullying dalam video berikut:
(AFN/jue)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Manfaat Ayah Turut Mengasuh Anak Perempuan, Bagus untuk Masa Depan Si Kecil
Tantangan Direktur RS Grace Tahir Mendidik Tiga Anak Perempuan
Bun, Waspadai 5 Tipe Ayah Toxic dalam Mendidik Anak Perempuan
Cara Mendidik Anak Laki-laki dalam Agama Islam
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Alat Penerjemah AI Genggam Ini Diklaim Kuasai 148 Bahasa, Beneran Bisa Diandalkan?
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif