sign up SIGN UP search


parenting

Tata Cara, Doa dan 10 Ucapan Aqiqah untuk Anak

Annisa Afani Selasa, 25 Aug 2020 20:25 WIB
Baby, Newborn, Hand, Pregnant, Sleeping caption
Jakarta -

Aqiqah merupakan ibadah yang dilakukan umat Muslim sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas kelahiran anak. Aqiqah dilambangkan dengan penyembelihan hewan ternak dan dibagikan kepada tetangga, kerabat, serta orang-orang terdekat.

Ustaz Adi Hidayat Lc, MA mengatakan bahwa aqiqah terkait dengan dua hal. Pertama, bentuk syukur kita kepada Allah SWT karena diberi anak.

"Dan permohonan doa kepada Allah dengan ikhtiar memohon semoga sifat-sifat hewani anak dipotong lebih dini, sehingga mudah diarahkan di masa yang akan datang," katanya dikutip dari YouTube Hamba Allah.


Hukum aqiqah

Aqiqah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ini hukum melaksanakannya sesuai dengan pendapat mayoritas ulama seperti Imam Malik, Imam Syafi'i, dan Imam Ahmad adalah sunah muakkad atau diutamakan bagi orang yang mampu. Dengan begitu, orang mampu dianjurkan untuk dapat melaksanakannya sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Sementara beberapa ulama seperti Imam Laits dan Hasan Al-Bashri berpendapat bahwa hukum aqiqah adalah wajib dilaksanakan. Namun pendapat mereka dianggap sangat lemah dan ditolak oleh sebagian besar ulama, Bunda.

Ustaz Buya Yahya pun mengatakan bahwa hukum aqiqah tidak wajib, tapi sunah muakkad. Ibadah ini disunahkan kepada ayah atau wali orang tua untuk anaknya.

"Beban aqiqah itu sunah bukan kewajiban. Aqiqah itu disunahkan bersama atau dibarengi pencukuran rambut di usia anak 7 hari kalau punya uang. Tapi jangan maksain namanya juga sunah," ucapnya, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV.

Tata cara aqiqah 

1. Waktu pelaksanaan

Aqiqah dilakukan pada hari ketujuh terhitung sejak bayi dilahirkan, Bunda. Misalnya bayi lahir pada hari Sabtu, maka walinya disunahkan aqiqah pada Jumat pekan depan.

Namun sunah aqiqah ini tidak hilang meski sudah lewat dari tujuh hari pertama sejak bayi dilahirkan. Menurut pendapat ulama Hambali, jika aqiqah tidak bisa dilaksanakan pada hari ke tujuh, maka dapat dilaksanakan pada hari ke-14 dan ke-21

"Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh, ke-14, atau ke-21." (Hadis riwayat Baihaqi dan Thabrani)

Namun ulama Syafi'i mengatakan bahwa aqiqah dapat dikerjakan kapanpun, asal anak masih belum memasuki masa balig. Jika anak sudah memasuki masa tersebut, maka tanggung jawab aqiqah pada orang tua pun menjadi gugur, dan anak dapat melakukannya untuk diri sendiri.

"Kalau anak sudah balig, enggak lagi dibebankan ke orang tua. Kita boleh melakukannya (aqiqah untuk diri sendiri), jatuhnya jadi sedekah," ujar Ustaz Buya Yahya.

2. Syarat hewan untuk aqiqah

Syarat hewan aqiqah bagi anak perempuan dan laki-laki memiliki perbedaan, Bunda. Jika mampu, hewan yang disembelih untuk aqiqah anak laki-laki berjumlah dua ekor. Sedangkan bagi anak perempuan, cukup satu ekor saja.

Namun jika orang tua bayi laki-laki hanya mampu satu ekor, maka hal tersebut pun tidak masalah. Selain itu, hewan ternak yang dipilih biasanya kambing atau domba. Syaratnya sama dengan hewan qurban, yakni telah berusia 2 tahun, sehat, dan tidak cacat.

3. Mencukur rambut dan pemberian nama

Dalam proses aqiqah juga dilakukan pemberian nama sambil mencukur rambut anak, Bunda. Hal ini menjadi anjuran dan disebut dalam hadist Rasulullah SAW, "Setiap anak tergadaikan dengan aqiqah. Sembelih aqiqahnya pada hari ketujuh lalu cukur rambut serta berikan nama."

Sementara itu, doa saat mencukur rambut bayi saat aqiqah, yakni:

"Bismillahirohmanirrohiim alhamdulillahirobbil 'aalamiin allahuma nurussamawati wanurussyamsi walqomari allahuma syirullahi nurunnubuwati rosulallahi salallahu alaihi wasalama walhamdu lillahi robbil 'alamin."

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, cahaya langit, matahari dan bulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian Rasulullah SAW dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Adapun tata cara mencukur harus dimulai dari sebelah kanan ke kiri, dan rambut bayi dicukur semua (gundul). Setelah itu, memberikan nama bayi dan berilah nama yang baik untuk buah hati. Ini sesuai sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

"Sesungguhnya kalian pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak kalian, maka baguskanlah namamu." (HR Muslim)

4. Menyembelih hewan aqiqah

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan cara yang baik kepada tiap-tiap segala sesuatu. Maka apabila kamu membunuh, hendaklah membunuh dengan cara yang baik dan jika kamu menyembelih, hendaklah menyembelih dengan cara yang baik dan hendaklah ia memudahkan (kematian) binatang yang disembelihnya." (HR Muslim).

Sementara itu, doa yang dibaca saat menyembelih hewan aqiqah, yaitu:

"Bismillah wallahu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahuma taqabbal minni. Hadzihi 'aqiqatu... (sebutkan nama bayi)."

Artinya: Dengan menyebut nama Allah. Allah Maha Besar. Ya Allah, dari dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dari kami. Inilah aqiqahnya... (nama bayi)

5. Bacaan doa untuk bayi yang diaqiqah

Sementara itu, bacaan doa untuk anak yang diaqiqah:

"U'iidzuka bi kalimaatillaahit min kulli syaitooni wa haammah. Wa min kulli 'ainin laammah."

Artinya: Saya perlindungan engkau, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang prima, dari tiap-tiap godaan syaitan, serta tiap-tiap pandangan yang penuh kebencian.

Adapun doa lain dalam aqiqah atau doa walimatul aqiqah yang biasanya dibacakan, yakni:

"Ahummahfadzhu min syarril jinni wal insi wa ummish shibyâni wa min jamî'is sayyiâti wal 'ishyâni wahrishu bihadlânatika wa kafâlatika al-mahmûdati wa bidawâmi 'inâyatika wa ri'âyatika an-nafîdzati nuqaddimu bihâ 'alal qiyâmi bimâ kalaftanâ min huqûqi rububiyyâtika al-karîmati nadabtanâ ilaihi fîmâ bainanâ wa baina khalqika min makârimil akhlâqi wa athyabu mâ fadldlaltanâ minal arzâqi. Allâhummaj'alnâ wa iyyâhum min ahlil 'ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur`âni wa lâ taj'alnâ wa iyyâhum min ahlisy syarri wadl dloiri wadz dzolami wath thughyâni."

Artinya: Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummu shibyan, serta gejala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindungan-Mu yang lestari. Dengan hal tersebut, aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada di antara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, kebaikan, dan Al-Qur'an. Jangan jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela."

6. Makan dan membagikan hewan aqiqah

Setelah tata cara itu dilakukan, terakhir adalah makan bersama atau membagikan daging aqiqah. Daging aqiqah yang diberikan harus dalam keadaan matang, bukan mentah seperti daging qurban.

Bayi Baru LahirBayi Baru Lahir/ Foto: iStock

Ucapan aqiqah

Sementara itu, Bunda dan Ayah bisa mempersiapkan beberapa ucapan aqiqah untuk anak sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, yang biasanya ditulis dalam secarik kertas atau kartu ucapan dengan foto buah hati yang biasanya disertakan bersamaan dengan kotak nasi. Dalam ucapan tersebut disematkan ucapan syukur kepada Allah, nama bayi dan tanggal lahir, serta doa untuk buah hati.

Nah berikut ini 10 ide ucapan aqiqah saat melakukan aqiqah anak tercinta, dikutip dari berbagai sumber:

1. "Alhamdulillah telah lahir putera/puteri kami bernama (nama anak) yang lahir pada (tanggal lahir anak). Tiada kata paling berharga selain doa, semoga putra/putri kami menjadi anak yang saleh/salehan, berbakti kepada orang tua, dan berguna bagi bangsa."

2. "Bismillahirrohmanirrahiim. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga bisa melaksanakan aqiqah putra/puti kami: (nama dan tanggal aqiqah). Semoga Allah SWT menjadikannya anak salah/salehan, berbakti kepada orang tua dan bermanfaat bagi agama dan bangsa. Amin."

3. "Bismillahirrohmanirrahiim. Alhamdulillah telah lahir anak kedua kami tercinta (nama anak) pada (tanggal lahir anak). Tiada kata terindah selain doa restu semoga anak kami menjadi anak yang saleh/salehah, berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama dan bangsa."

4. "Aqiqah anak kami yang pertama. (Nama anak dan tanggal lahir). Semoga menjadi anak yang saleh/salehan, berbakti kepada kedua orang tua, berguna bagi agama, nusa dan bangsa. Aamiin Ya Rabbal Alamiin."

5. Bismillahirrohmanirrahiim. Tasyakuran & Aqiqah. Putri/Putra kami yang bernama (nama anak, tanggal acara dan jam serta alamat diadakannya aqiqah). Semoga kelak bisa menjadi anak saleh/salehah, berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama, masyarakat, bangsa & negara. Amin."

6. "Bismillahirrohmanirrahiim. Alhamdulillah atas berkat rahmat dan ridha Allah SWT telah lahir anak kami yang pertama dan kami beri nama (nama anak dan tanggal lahir). Semoga menjadi anak yang saleh/salehah, berbakti kepada kedua orang tua, dan berguna bagi agama, nusa, bangsa dan negara. Aamin."

7. "Bismillahirrohmanirrahiim. Assalamualaikum Wr Wb. Tengadah jemari kehadirat Allah SWT, Ucapan syukur atas pertolongan-Nya sehingga lahir dengan selamat anak kami yang pertama pada hari (tanggal lahir). Dalam menuntun titian hidup kami sebagai amanah-Nya untuk dibesarkan dan dibina dengan besar hati pula kami beri nama (nama anak). Semoga langkah anak kami dalam menuju hidup dan kehidupan mengutamakan kepatuhannya kepada Allah, Rasulullah, kedua orang tua, agama, dan bangsa. Amin. Wassalamualaikum Wr Wb."

8. "Alhamdulillah Aqiqah anak kami: (nama anak dan tanggal lahir). Kami mengharapkan doa Bapak/Ibu/Saudara/Saudari. Semoga Allah menjadikannya anak yang saleh/salehah. Amin Ya Robbal Alamin."

9. "Bismillahirrohmanirrahiim. Seja tasyakur bini' matilah kana lahirna pun anak anu kahiji (nama dan tanggal lahir anak). Pidu'a ani diseja ti sadayana mugia pun anak sing janten mutangkalih anu salehah/saleh. Aamiin."

10. "Puji lan syukur tansah diparingi ngarsane Gusti Allah SWT tumrap sedoyo rezeki, Kuwasan lan Kuwasae, sampun lair Putri Katelu: (nama anak). Dina lan tanggal lair (tanggal lahir anak). Proses aqiqah sampun ditindakake kados engkang sampun ditindakake. Boten enten tembung luwih sae engkang saged diujar saliyane nyuwun berkah supoyo Ananda (nama anak) ditresnani kados engkan alim lan dikabdi kagem tiang sepuh. Mugunani kagem kelairan, bangsa lan kulawarga. Amin."

Bunda, simak juga pertimbangan sebelum memberikan nama anak dalam video berikut

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi