sign up SIGN UP search


parenting

6 Obat Tradisional Batuk Pilek pada Anak, Jahe hingga Bawang Merah

Melly Febrida Rabu, 02 Sep 2020 11:37 WIB
Ginger tea,Asian herbal hot drink made from ginger root. It has been widely use as a herbal medicine in Asia,also usually used to prevent cold and help with digestion, upset stomach, diarrhea, nausea. caption
Jakarta -

Memasuki musim pancaroba, kita harus lebih waspada menjaga kesehatan. Terutama pada anak-anak yang memiliki riwayat alergi, karena biasanya lebih rentan terkena batuk dan pilek.

Kedua penyakit ini biasa menyerang tubuh di musim hujan. Saat si kecil sudah menunjukkan gejala batuk dan pilek, coba kita atasi dengan berbagai obat alami yuk.

Bunda bisa menggunakan obat tradisional untuk batuk dan pilek. Dilansir Pharmacy Times, ternyata hampir setiap anak mengalami batuk dalam setahun. Beberapa peneliti menemukan bahwa anak-anak bisa menderita batuk yang akut dan kronis pada beberapa waktu tertentu.


Para penulis The Archive of Disease in Childhood menyatakan bahwa batuk dapat terjadi berdasarkan infeksi bakteri atau infeksi saluran pernapasan.

Sementara dr.Meta Hanindita Sp.A dari RS Dr Soetomo Surabaya pernah mengatakan, sebenarnya batuk adalah salah satu mekanisme tubuh untuk menjaga saluran napas. Saat anak batuk, yang perlu Bunda lakukan adalah memberinya banyak cairan.

Selanjutnya, letakkan selimut kecil di bawah kepala supaya batita bisa bernapas lega. Bunda juga perlu menyiapkan wadah berisi air panas dalam ruangan yang tertutup, agar uap hangat bisa dihirup anak untuk melegakan pernapasannya.

Selain cara di atas, Bunda bisa mencoba beberapa obat tradisional untuk meredakan batuk dan pilek anak. Namun ingat, menurut Fitri R Ghozally dalam bukunya Mengenal Obat Tradisional, obat tradisional tersebut harus diberikan pada anak-anak yang sudah berusia 2 tahun ke atas. Ini menghindari dampak yang tidak diinginkan karena kondisi fisik anak-anak yang masih lemah, terutama pada bagian pencernaannya.

"Hindari pemakaian obat dalam, untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun. Segera pergi ke dokter jika anak sakit. Penggunaan obat tradisional sebagai obat luar bisa diberikan pada anak usia 6 bulan ke atas," kata Fitri.

Nah, Bunda yang ingin mencoba pengobatan tradisional batuk dan pilek pada anak, Fitri menyarankan beberapa ramuan di bawah ini. Bunda bisa menggunakan bahan seperti jahe, daun kembang sepatu, sirih, bahkan belimbing wuluh. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini:

A Chinese Peranakan dessert of glutinous rice balls in warm ginger soup. Served in vintage ceramic bowls with extra peanuts, also in vintage saucer. A few teaspoons are placed on a folded batik napkin. The meal is arranged on a rustic wooden table.Jahe untuk redakan batuk pilek anak/ Foto: iStock

1. Jahe

Obat tradisional untuk pilek, bisa menggunakan bahan jahe. Bahan yang Bunda perlukan yaitu seruas jahe, 4 cangkir air, dan gula aren secukupnya.

Cara membuatnya: kupas jahe dan cuci bersih, kemudian potong kecil. Setelah itu, masukkan ke dalam wadah yang sudah berisi 4 cangkir air. Rebus campuran dengan wadah tertutup sekitar 15 menit. Setelah dingin, saring lalu tambahkan gula aren secukupnya, aduk rata. Lalu minum.

Bunda bisa memberikan ramuan ini untuk anak usia 2-5 tahun, dua kali sehari sebanyak satu cangkir. Sedangkan anak usia 6-12 tahun, minum 2 kali sehari sebanyak 2 cangkir.

2. Jeruk nipis dan teh kental

Menurut Fitri, ramuan ini tidak boleh diberikan pada balita. Anak usia 6 tahun ke atas bisa meminumnya 3 kali sehari, sebanyak setengah cangkir.

Bahan yang Bunda perlukan adalah 6 sendok teh air jeruk nipis, secangkir air teh kental, gula batu secukupnya.

Cara membuat yakni dengan mencampur semua bahan hingga larut, lalu minum semuanya sampai habis.

3. Bawang merah

Bahan yang diperlukan adalah 2-3 siung bawang merah, 4 sendok teh minyak kelapa, 1 sendok makan garam dapur, 3 tetes minyak kayu putih.

Cara membuatnya, campur semua bahan menjadi satu dalam wadah yang bersih. Aduk rata, lalu oleskan pada bagian telapak kaki anak, punggung, dan dada.

4. Bangle

Ramuan ini menurut Fitri hanya untuk anak usia 3 tahun ke atas, Bunda. Bahan yang diperlukan yakni 1 ruas bangle, 5-7 buah cengkeh yang sudah masak, 3-4 siung bawang merah.

Cara membuatnya yakni mengupas bawang dan bangle, lalu cuci bersih. Campur dan tumbuk sampai halus. Saat anak sedang tidur, tempelkan ramuan pada bagian ubun-ubun.

5. Jahe dan gula batu

Bahan yang diperlukan yaini 1⁄2 ons rimpang jahe, satu sendok teh makan gula batu, dan 4 cangkir air.

Cara membuatnya adalah kupas jahe, cuci bersih lalu potong kecil-kecil. Masukkan semua bahan pada wadah tertutup, rebus hingga mendidih sekitar 20 menit. Setelah menyisakan dua cangkir air, masukkan gula batu. Setelah dingin, lalu minum.

Untuk anak usia 6-12 tahun minum 2 kali sehari 1 cangkir. Untuk anak usia 2-5 tahun minum 3 kali sehari sebanyak 1⁄2 cangkir.

6. Bunga belimbing wuluh

Bahan yang diperlukan yakni segenggam bunga belimbing wuluh, satu jari rimpang temu giring, satu jari rimpang kencur, satu jari kulit kayu manis, dua siung bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun sendok, 5 gelas air, dan madu secukupnya.

Cara membuat dengan mencuci bersih semua bahan, potong kecil semua bahan yang perlu dipotong. Campur semua bahan, masukkan dalam wadah tertutup yang sudah terisi 5 gelas air.
Rebus sampai mendidih hingga menyisakan 2 1⁄2 air. Angkat dari api dengan wadah tertutup rapat. Dinginkan, saring lalu campur dengan madu. Minum 3 x sehari sebanyak 3⁄4 gelas.

Selamat mencoba, Bunda. Semoga batuk dan pilek si kecil cepat sembuh ya.

Bunda, simak juga yuk bahan lain yang bisa digunakan untuk mengatasi batuk pilek dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi