sign up SIGN UP search


parenting

5 Masalah Pernapasan pada Bayi Baru Lahir, Kapan Harus ke Dokter?

Mutiara Ananda Minggu, 08 Nov 2020 18:41 WIB
Blurred of image baby sick with thermometer caption

Jakarta - Masalah pernapasan umum dialami beberapa bayi lahir. Meskipun biasanya masalah ini hanya berlangsung sebentar, tapi beberapa bayi mengalami masalah yang lebih rumit lho, Bunda. Wah, kalau sudah begini pasti bikin panik banget ya.

Pernapasan bayi yang bari lahir memiliki suara dan pola yang berbeda, Bunda. Beberapa orang tua tidak bisa membedakan mana pernapasan bayi yang normal dan mana yang bermasalah. 

Dilansir laman First Cry, Dokter Spesialis Anak, dr. Arti Sharma, menjelaskan bahwa ada beberapa penyebab yang bisa menyebabkan gangguan pada pernapasan bayi yang baru lahir.


"Penyebab masalah pernapasan pada bayi yang baru lahir adalah karena paru-paru bayi belum berkembang sepenuhnya. Selain itu, prematuritas bisa jadi penyebab utama lainnya," katanya.

Dokter Sharma juga menjelaskan, beberapa penyebab lain gangguan pernapasan pada bayi yang baru lain adalah seperti pneumonia, infeksi paru bawaan, takipnea transien atau napas bayi cepat dalam waktu singkat, kekurangan oksigen, dan penyakit pernapasan lainnya.

Tanda dan Gejala

Tanda dan Gejala pada bayi yang memiliki masalah pernapasan cenderung berbeda nih, Bunda. Ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan dan beberapa tanda lain yang cukup aman dan tidak perlu dikhawatirkan. Yuk lihat tanda dan gejalanya dalam ulasan di bawah ini:

1. Batuk dan serak

Suara batuk yang serak saat bernapas, menandakan bahwa bayi Bunda memiliki infeksi pada tenggorokan atau saluran bronkial. Penyumbatan ini biasa disebabkan karenan lendir yang berada jauh di dalam hidung dan batang tenggorokan.

2. Desah asma

Asma tidak hanya menyerang orang dewasa lho, Bunda. Bayi juga bisa menderita penyakit ini. Bayi yang menderita asma biasanya mengalami sesak napas yang tidak teratur disertai dengan keluarnya suara mencicit saat menghembuskan napas.

3. Hidung tersumbat

Salah satu masalah pernapasan yang paling umum pada bayi adalah karena hidung yang tersumbat di malah hari. Hal ini bisa menyebabkan kesulitan saat tidur dan menyusu. Kondisi ini terbilang sangat normal dan tidak serius.

4. Suara melengking

Jika ada suara tinggi yang keluar saat bayi bernapas, ini dianggap normal dan tidak berbahaya ya, Bunda. Kondisi ini disebabkan oleh jaringan berlebih di sekitar laring bayi.

5. Bernapas cepat

Bayi memiliki pola pernapasan yang tidak menentu nih, Bunda. Mereka cenderung bernapas dengan cepat dan terengah-engah. Ini adalah hal normal dan sering terjadi. Jika tidak ada riwayat penyakit, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan.

Dilansir Verry Well Family, bayi lebih sering bernapas melalui hidung daripada mulut. Ini memungkinkan mereka untuk bernapas dan makan pada saat bersamaan. Pada bayi yang baru lahir, biasanya mereka akan bernapas secara eksklusif melalui hidung sampai 6 bulan. Pada usia satu tahun, mereka akan lebih banyak bernapas melalui mulut.

Saat bayi tidur, mereka akan bernapas dengan ritme yang lebih pendek dan jeda yang singkat. Biasanya ini akan berlangsung selama lima hingga 10 detik.

Hubungi Dokter

Kondisi pernapasan bayi memang tidak boleh di anggap enteng ya, Bunda. Jika bayi mengalami batuk terus menerus, demam tinggi disertai pilek, lesu, masalah pencernaan, mendengkur, tulang rusuk bayi menonjol, dan kondisi serius lainnya, Bunda perlu segera hubungi dokter.

Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda.

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi