HaiBunda

PARENTING

Selain Protokol Kesehatan, Antisipasi COVID-19 dengan 3K

Abu Ubaidillah   |   HaiBunda

Kamis, 22 Oct 2020 16:20 WIB
Selain Protokol Kesehatan, Antisipasi COVID-19 dengan 3K/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis
Jakarta -

Pandemi COVID-19 masih terjadi di Indonesia dan membuat masyarakat harus selalu waspada. Demikian pula saat menjaga si kecil dari wabah berbahaya ini, sebagai anggota keluarga yang dekat dengan buah hati, Bunda juga perlu menjaga kesehatan diri dengan sebaiknya.

Seperti yang disarankan oleh Psikolog Edward Andriyanto Sutardhio, M.Psi. Edward mengatakan bahwa masyarakat bisa mengantisipasi virus Corona dengan menerapkan 3K, yaitu kaji informasi, kelola emosi, dan kembangkan sumber daya. Pasien yang terkonfirmasi positif juga dapat mempercepat proses penyembuhan dengan menerapkanĀ tips tersebut. Simak ulasannya.

1. Kaji informasi

Pertama, perlu mengkaji seluruh informasi yang masuk. Pastikan haya informasi yang dapat diandalkan dan positif yang masuk ke dalam pikiran.


2. Kelola emosi

Kedua, perlu mengatur seluruh emosi agar lebih rileks, tenang, dan lebih nyaman sehingga memiliki kekuatan untuk melawan penyakit yang menyerang imunitas tubuh itu.

3. Kembangkan sumber daya

Ketiga, perlu mengembangkan sumber daya dengan cara mencari hobi atau sesuatu yang menyenangkan. Sumber daya paling penting berada di sekeliling yang bisa membantu masyarakat lebih baik, lebih sehat, dan lebih mampu menghadapi situasi sulit ini.

Upaya 3K dan protokol kesehatan ini harus selalu Bunda terapkan kepada keluarga di rumah, baik untuk mengantisipasi atau membantu mempercepat proses penyembuhan COVID-19. Sebab, Edward menyebut dukungan berupa suara dari orang terdekat bisa membangkitkan hormon positif.

"Suara bisa bangkitkan hormon positif. Tapi bukan asal suara. Melainkan suara dari orang yang dikasihi. Ketika diperdengarkan suara kerabatnya itu pasien merasa menjadi lebih baik," ujarnya seperti dikutip dari laman covid19.go.id, Kamis (22/10/2020).

Edward juga mengatakan selama ini pihaknya melakukan pendampingan psikologis pada pasien COVID-19, tujuannya agar pasien bisa mengeluarkan pikiran negatif, kekhawatiran, dan ketidaknyamanan selama menghadapi Corona.

"Jadi mereka berpikir bagaimana saya berhasil, bisa duduk, bisa berdiri, lepas dari inkubasi. Jadi goal-goal (tujuan) jangka pendek bisa dilakukan sehingga pikiran tetap positif," pungkas Edward.

Selain itu, hal utama untuk menangkal COVID-19 adalah dengan tetap #jagajarak #pakaimasker, dan #cucitanganpakaisabun seperti kampanye #IngatPesanIbu yang dilakukan oleh Satgas COVID-19.



(prf/ziz)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

Mom's Life Nadhifa Fitrina

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

Mom's Life Arina Yulistara

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK