sign up SIGN UP search


parenting

Hati-hati Bunda, Dad-Shaming Bikin Para Ayah Tidak Percaya Diri

Siti Hafadzoh Rabu, 11 Nov 2020 12:03 WIB
High angle view of cheerful parents having fun while tickling their daughters on sofa in the living room. caption
Jakarta -

Sama seperti Bunda, Ayah juga punya peran penting dalam pengasuhan anak. Tidak hanya ibu yang sering dikritik dalam mengasuh anak, para ayah juga mengalami hal yang sama lho.

Ternyata, para ayah tak luput dari kritik berlebihan yang bisa disebut dad-shaming lho. Dad-shaming membuat para ayah jadi tidak percaya diri nih.

Berdasarkan penelitian dari C.S. Mott Children, Michigan, Amerika Serikat, justru yang melakukan dad-shaming ini adalah sesama orang tua. Mengutip Mommies Daily, perilaku seperti ini juga terjadi di Indonesia, Bunda.


Dalam penelitian tersebut, sebagian besar ayah mengatakan bahwa dad-shaming membuat mereka ingin kurang terlibat dalam mengasuh anak. Apalagi kalau kritik datang dari orang tua lain, ayah akan kehilangan percaya dirinya.

Bukan cuma dari orang lain, Bunda juga mungkin melakukan dad-shaming lho. Meskipun konteksnya bercanda dan tidak disadari, ini bisa melukai kepercayaan diri seorang ayah.

Makanya, hati-hati memilih kata ya ketika mau kritik suami tentang cara ia mengasuh anak. Jangan sampai kalimatnya terkesan meremehkan ayah.

Nah, kalau Bunda tahu suami mengalami dad-shaming, ini yang perlu dilakukan:

1. Menyarankan suami supaya tidak mudah tersinggung.

2. Ajak suami untuk berpikiran terbuka ketika mendengar kritik. Siapa tahu, apa yang dikatakan orang lain memang benar adanya.

3. Kalau kritik terasa benar, ajak suami untuk merenungkannya dan minta saran dari yang lebih ahli.

4. Bantu suami untuk mencari informasi tentang pola pengasuhan yang benar.

5. Bekerja sama dalam mengurus dan mengasuh anak.

Lihat juga cerita Lenna Tan yang kompak dengan mantan suami dalam mendidik anak berikut ini, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi