HaiBunda

PARENTING

Tips Mengelola Emosi Bunda Selama di Rumah Agar Si Kecil Tetap Happy

Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Jumat, 18 Dec 2020 11:41 WIB
Ilustrasi work from home/ Foto: Getty Images/iStockphoto/dragana991
Jakarta -

Sudah hampir 10 bulan virus COVID-19 melanda Indonesia, sehingga membuat aktivitas anak-anak lebih banyak dilakukan di luar rumah. Mau enggak mau, hal itu membuat interaksi Bunda bersama si kecil jadi lebih banyak ya.

Bersama anak-anak selama 24 jam, tentu membuat Bunda dan Ayah harus memberikan perhatian ekstra kepada mereka. Kalau masih ada Ayah yang WFH setidaknya pekerjaan jadi lebih ringan ya, Bunda. Tapi bagaimana dengan Bunda yang harus menghadapi anak-anak sendirian? Rasanya semua serba enggak terkontrol ya, Bunda.

Melihat rumah berantakan, dan anak-anak susah diarahkan saat sekolah daring bisa bikin emosi Bunda meledak-ledak ya? Nah, untuk menjaga kesehatan mental tetap terjaga, Psikolog Dr. Seto Mulyadi pun menawarkan tips GEMBIRA nih, Bunda.


Ini merupakan salah satu jurus membuat anak-anak tetap happy meski di rumah saja, dan juga menjaga Bunda dan Ayah lebih stabil emosinya.

Dikutip dari laman Covid19.go.id, GEMBIRA merupakan singkatan dari Gerak, Emosi cerdas, Makan dan minum sehat, Beribadah di rumah, Istirahat, Rukun dan Aktif berkarya, Bunda. Menerapkan jurus GEMBIRA secara tidak langsung akan ikut membangun suasana positif di rumah.

"Selama masa #dirumahaja, masyarakat didorong untuk tetap bergerak, di antaranya berolahraga, melakukan pekerjaan rumah seperti menjaga kebersihan rumah," kata Seto Mulyadi atau karib disapa Kak Seto.

Menjaga kesehatan emosi juga tak kalah penting lho, Bunda. Kenapa? Hal itu bertujuan agar Bunda enggak cepat marah-marah di rumah, dan anak pun tidak murung saat bosan melanda.

Bicarakan dengan Ayah atau anggota keluarga yang lain, bagaimana cara mengisi waktu yang menyenangkan di masa pandemi seperti ini. Misalnya, menawarkan bakar jagung di perkarangan atau mendirikan tenda mini di belakang rumah untuk menciptakan suasana ala liburan.

"Penting juga untuk menata emosi dengan cerdas agar ungkapan perasaan orang tua tidak merusak persahabatan dengan putra putri tercinta," imbuh Seto memberi saran.

Tak ketinggalan, Kak Seto juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar anggota keluarga di masa pandemi. Saling mengungkapkan kasih sayang, diimbangi dengan melakukan berbagai kegiatan agar aktif berkarya, ternyata bisa menjaga mental tetap sehat lho.

Nah, bagaimana jika Bunda atau Ayah merasa sudah sangat kesulitan menahan emosi kepada anak? Simak cara menganalisa dan mengatasinya dari psikolog anak berikut yuk! Buka di halaman selanjutnya ya.

Bunda, pahami yuk cara mengekspresikan kasih sayang di tengah pandemi dalam video di bawah ini:



(rap/som)
Pahami pemicu Bunda dan Ayah Emosi

Pahami pemicu Bunda dan Ayah Emosi

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Fakta Menarik, Ternyata Bayi IVF Punya 'Jejak Genetik' yang Unik di DNA-nya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Datang 15 Menit Lebih Awal saat Janjian

Mom's Life Amira Salsabila

Terpopuler: Pertanyaan Gewa Ini Bikin Mutia Ayu Luluh dan Putuskan Perlihatkan Wajah Sang Putri

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Danang DA Ajak Istri Wujudkan Keinginan Makan Pho di Vietnam

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Kamala Anak Cici Panda yang Hobi Naik Motor Bareng Sang Ayah

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sempat Turun 9 Kg setelah Melahirkan, Nita Vior Rela BB Naik lagi Demi Menyusui Si Kecil

Manga One Piece Hiatus Lagi, Ini Jadwal Kembalinya

Fakta Menarik, Ternyata Bayi IVF Punya 'Jejak Genetik' yang Unik di DNA-nya

Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Datang 15 Menit Lebih Awal saat Janjian

Terpopuler: Pertanyaan Gewa Ini Bikin Mutia Ayu Luluh dan Putuskan Perlihatkan Wajah Sang Putri

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK