HaiBunda

PARENTING

Dear Bunda, Jangan Remehkan Lonjakan Kasus Positif COVID-19

Faidah Umu Safuroh   |   HaiBunda

Minggu, 27 Dec 2020 17:21 WIB
Ilustrasi/ Foto: iStock
Jakarta -

Di momen libur Natal dan Tahun Baru, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta masyarakat Indonesia membatasi bepergian ke luar rumah. Sebab, bepergian dan aktivitas di luar rumah dapat meningkatkan risiko terpapar virus Corona.

Wiku menekankan mobilisasi masyarakat, apalagi di tempat ramai, sangat rentan menyebabkan penularan virus. Saat masyarakat berkerumun, besar kemungkinan orang yang terpapar COVID-19 menularkan ke orang lain.

Dipaparkan Wiku, penularan COVID-19 saat libur panjang akan menimbulkan efek domino. Salah satunya okupansi rumah sakit penanganan COVID-19 meningkat sehingga menyulitkan proses penanganan pasien.


"Lonjakan kasus positif bukanlah hal yang patut diremehkan mengingat lonjakan kasus ini membawa dampak lanjutan lainnya seperti berkurangnya jumlah tempat tidur di isolasi maupun ruang ICU, di mana di beberapa daerah kapasitasnya sudah di atas 70 persen terisi," kata Wiku dalam keterangan tertulis (27/12/2020).

Imbas lain yang dapat terjadi dari lonjakan kasus, lanjut Wiku, yakni beban petugas kesehatan yang menangani pasien COVID-19 semakin berat, serta bertambahnya potensi penularan dan meningkatkan risiko korban jiwa akibat COVID-19.

Wiku mengatakan pemerintah saat ini telah menyusun kebijakan perjalanan selama periode liburan panjang termasuk syarat testing bagi pelaku perjalanan menggunakan tes SWAB antigen yang diakui sebagai alat screening COVID-19 oleh Badan Kesehatan Internasional (WHO).

"Satgas menyadari beberapa bagian dari peraturan ini terkesan sulit dijalankan. Tapi masyarakat harus menyadari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah bertujuan melindungi masyarakat dan mencegah lonjakan kasus COVID-19," ulasnya.

Selama 10 bulan menghadapi pandemi, prinsip 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) menjadi cara utama untuk menghindari penularan COVID-19. Praktik 3M, imbuh Wiku, nantinya akan diperkuat dengan kehadiran vaksin COVID-19.

Jadi, untuk menjaga diri dari penularan COVID-19, Bunda harus selalu #IngatPesanIbu atau #IngatPesanBunda untuk mengimplementasikan prinsip 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencucitangan seperti yang dikampanyekan Satgas COVID-19.

(akn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Ciri Karakteristik Orang Egois dan Penyebab Mereka Bersikap seperti Itu

Mom's Life Nadhifa Fitrina

7 Ciri Karakteristik Orang yang Disukai Banyak Orang Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Alma & Alsa Anak Kembar Anisa Rahma, Sudah Pintar Nyanyi

Parenting Nadhifa Fitrina

Influencer Berprestasi Mischka Aoki Diterima Kampus Oxford & Stanford, Intip 5 Potretnya

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Semut Bersayap di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Membasminya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Karakteristik Orang Egois dan Penyebab Mereka Bersikap seperti Itu

7 Ciri Karakteristik Orang yang Disukai Banyak Orang Menurut Psikolog

Potret Terbaru Alma & Alsa Anak Kembar Anisa Rahma, Sudah Pintar Nyanyi

Influencer Berprestasi Mischka Aoki Diterima Kampus Oxford & Stanford, Intip 5 Potretnya

Semut Bersayap di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Membasminya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK