PARENTING
4 Cara Mengeluarkan Ingus Bayi dengan Aman, Bukan Sering Disedot Bun
Melly Febrida | HaiBunda
Jumat, 08 Jan 2021 16:17 WIBJakarta - Melihat bayi ingusan karena pilek tentu enggak tega ya, Bunda. Mereka terlihat enggak nyaman karena tidur pun jadi terganggu.
Bayi belum paham bagaimana cara mengeluarkan ingusnya. Tapi, Bunda tentu nggak tega kalau hidung si Kecil mampet. Bagaimana cara mengeluarkan ingus bayi?
Ingus pada dasarnya sistem penyaringan yang membantu mengeluarkan bakteri berbahaya dan infeksi virus dari tubuh. Jadi semua lendir itu membuat bayi tetap sehat. Tetapi, penampilannya tetap menjijikkan, itulah sebabnya orang tua perlu mengetahui cara mengatasi pilek.
Cara yang mudah membersihkan ingus itu dengan menyeka hidung menggunakan kain basah, apalagi jika dipadukan dengan sedikit minyak untuk membantu meringankan iritasi kulit.
Dikutip Fatherly, ketika anak pilek, orang tua juga bisa mengajak bermain meniup hidung, ini bisa diajari ke anak usia 1 tahun untuk melakukannya sendiri. Tentunya dengan disertai lagu atau suara konyol.
Ketika ingus dan lendir menjadi lebih kental, tentu anak merasa tidak nyaman. Bunda bisa mengatasinya dengan mandi air hangat yang nyaman, dan para orang tua dianjurkan untuk menggunakan humidifier ruangan di kamar anak-anak untuk membantu mengencerkan lendir. Menjaga anak tetap terhidrasi juga membantu mengurangi lendir yang kental.
Karen Gill, MD., ahli pediatri mengatakan humidifier adalah cara yang bagus untuk membantu memecah lendir, khususnya saat memilih kabut dingin. Bunda dapat membiarkannya menyala sepanjang hari, tetapi terutama saat bayi sedang tidur.
"Dan bahkan jika Anda tidak memiliki humidifier, Anda dapat menjalankan pancuran air panas untuk menghasilkan uap dan duduk di kamar mandi bersama anak Anda selama beberapa menit. Anda bisa melakukan ini beberapa kali sehari," kata Gill dilansir Health Line.
Saat lendir menjadi lebih kental, anak menjadi lebih sulit untuk tidur dengan nyaman. Saat itulah orang tua bisa menggunakan alat bantu. Salah satunya dengan menggunakan alat hisap, tetapi alat ini harus digunakan paling banyak beberapa kali sehari, dengan tetes garam sehingga membantu mengencerkan lendir.
Jika anak menunjukkan tanda-tanda iritasi, hentikan penggunaan alat sedot untuk menghindari kerusakan saluran hidung.
"Anda tidak perlu terlalu sering menyedot: Ini sebenarnya memberitahu tubuh untuk membuat lebih banyak ingus," kata Sarah Stampflee, asisten manajer perawat di Randall Children’s Hospital NICU di Portland, Oregon.
Menurutnya, alasan seseorang mengeluarkan ingus adalah untuk mengeluarkan virus atau bakteri. "Jadi semakin banyak Anda menghisap ingus, semakin banyak mereka akan berproduksi," ujarnya.
Hal ini diperparah dengan fakta bahwa alat penghisap yang paling lembut bisa berubah menjadi seperti alat penyiksaan abad, bayi jadi menjerit-jerit ketika ditembaki orang tuanya yang hanya mencoba memberi anaknya kelegaan. Ini dapat membahayakan secara fisik dan psikologis.
“Saya tidak akan merekomendasikan karena itu tidak menyenangkan dan mereka bisa menerima pesan campur aduk yang dapat menimbulkan kecemasan ketika mereka melihat [alat],” kata Stampflee.
Berikut beberapa cara mengeluarkan ingus bayi:
- Cobalah untuk membiasakan diri. Bahkan jika Bunda bisa menangani masalah dengan penuh percaya diri, bayinya masih akan mengeluarkan banyak lendir.
- Jangan menyedot hidung bayi setiap saat. Pengisapan yang terlalu banyak hanya akan memicu produksi ingus.
- Perhatikan konsistensi. Lendir yang kental bisa menghalangi pernapasan dan terkadang menjadi tanda penyakit.
- Perhatikan warna. Lendir bening itu kotor, tapi halus. Lendir berwarna hijau atau kuning kemungkinan merupakan pertanda adanya masalah. Lendir ungu adalah tanda bahaya.
Simak informasi mengenai ingus bayi di halaman selanjutnya, Bunda!
Bunda, simak yuk membuat obat alami untuk pilek anak dalam video di bawah ini:
Cara Tangani Ingus Bayi Bening dan Encer
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Rumahan Keluarkan Dahak Anak, Pakai Uap Air Panas Bun
5 Masalah Pernapasan pada Bayi Baru Lahir, Kapan Harus ke Dokter?
5 Langkah Aman Mengeluarkan Ingus Bayi, Bunda Perlu Tahu
Cara Keluarkan Dahak Saat Bayi Flu atau Batuk
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu
Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Catokan Motion-Responsive: Beneran Bikin Rambut Sehalus Klaimnya?
-
Beautynesia
6 Kebiasaan Hemat Orang Dulu yang Perlu Diikuti oleh Orang Zaman Sekarang
-
Female Daily
Ini 4 Tips Memaksimalkan Setiap Sudut Rumah yang Bisa Kamu Tiru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 12 Agustus: Taurus Manis di Bibir, Scorpio Lagi Mesra
-
Mommies Daily
10 Cara Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Anak Remaja Menurut Ahli, Bijak Mengelola Uang