sign up SIGN UP search


parenting

Serba-serbi Bayi Susah Tidur: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kinan Jumat, 23 Apr 2021 13:02 WIB
Ilustrasi bayi menangis caption

Beberapa bayi susah tidur, sementara sebagian lainnya dapat tidur lebih nyenyak dan lama. Unik ya Bunda, setiap bayi sebenarnya memiliki pola tidur dan bangun masing-masing. Nah, apa sebenarnya yang menyebabkan bayi susah tidur?

Dikutip dari NHS, ada beberapa hal yang perlu dipahami orang tua tentang pola tidur bayi. Termasuk salah satunya penyesuaian agar kebutuhan istirahat orang tua juga tak terganggu.

Berikut ulasan serba-serbi bayi susah tidur dan cara mengatasinya:


Bagaimana tips mengatasi masalah bayi susah tidur?

Agar bayi bisa tidur malam lebih pulas, maka konsep pengenalan siang dan malam perlu dikenalkan sejak dini. Ajari bayi bahwa waktu malam berbeda dari siang hari.

Pada siang hari, buka tirai, aktif ajak bermain dan jangan terlalu khawatir dengan kebisingan sehari-hari saat bayi tidur.

Kemudian pada malam hari, terapkan suasana yang mendukung bahwa ini sudah waktunya tidur. Misalnya meredupkan lampu, upayakan tidak banyak suara di kamar, dan tidak mengajaknya bermain.

Menurut National Health Service UK, secara bertahap akan belajar bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur. Diharapkan dengan begitu masalah bayi susah tidur dapat diminimalkan risikonya.

Di mana bayi sebaiknya tidur?

Selama 6 bulan pertama bayi harus berada di kamar yang sama dengan Bunda saat tidur, baik siang maupun malam. Khususnya pada pekan awal kelahirannya, di mana bayi mungkin lebih cepat tertidur di pelukan Bunda.

Setelah itu, agar masalah bayi susah tidur dapat dihindari, biasakan ia untuk tidur malam dengan suasana yang tenang. Bunda bisa menempatkannya di ranjang khusus bayi agar pergerakannya lebih leluasa.

Selain menghindari kemungkinan bayi susah tidur karena tak nyaman, tidur di ranjang sendiri juga membuatnya terhindari dari risiko tertimpa tubuh Bunda.

Bayi susah tidur saat baru lahir, mungkinkah?

Pada dasarnya, bayi baru lahir akan tidur nyenyak sepanjang siang dan malam. Nah, agar bayi susah tidur di malam hari dapat dihindari, biasakan membuat pola istirahat yang konsisten. 

Jangan lupa sesuaikan jam tidur dengan jadwal menyusu juga ya, Bunda. Dengan begitu, bayi susah tidur akibat lapar atau haus pun juga bisa dihindari.

Menetapkan rutinitas untuk bayi susah tidur

Pada umumnya, bayi dapat mulai diperkenalkan dengan pola tidur saat memasuki usia 3 bulan. Meski awalnya terasa sulit, namun menetapkan rutinitas tidur yang tenang dan teratur membantu mencegah masalah bayi susah tidur di kemudian hari.

Jangan lupa siapkan bayi untuk tidur dengan berbagai rutinitas yang membuatnya lebih nyaman. Beberapa di antaranya seperti:

  • Membasuh diri, bisa dengan dilap basah air hangat
  • Mengganti pakaian malam dan popok baru
  • Membiarkan bayi berbaring di tempat tidur
  • Membaca cerita pengantar tidur
  • Meredupkan lampu dalam ruangan untuk menciptakan suasana yang tenang
  • Menyanyikan lagu pengantar tidur

Seiring bertambahnya usia anak, menjaga rutinitas sebelum tidur ini juga membuatnya lebih mudah terlelap. Nantinya, ia akan bangun lebih berenergi dan siap beraktivitas kembali. 

Close up of unrecognizable young mother with her crying newborn baby son in sling at homeIlustrasi bayi susah tidur. (Foto: iStock)

Berapa lama bayi membutuhkan tidur?

Seperti halnya orang dewasa, pola tidur bayi dan anak-anak juga berbeda-beda. Sejak lahir, beberapa bayi membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit tidur daripada yang lain. 

Namun jumlah rata-rata waktu tidur yang dibutuhkan bayi selama periode 24 jam, termasuk tidur siang, di antaranya:

Bayi baru lahir

Total tidur harian bayi bervariasi, tetapi umumnya bisa dari 8 jam hingga 16 -18 jam. Bayi akan terbangun pada malam hari untuk menyusu. Suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin juga bisa mengganggu tidurnya.

3 hingga 6 bulan

Beberapa bayi pada usia ini umumnya tidur selama 8 jam atau lebih di malam hari. Pada usia 4 bulan, mereka mungkin menghabiskan sekitar dua kali lebih lama untuk tidur di malam hari dibandingkan pada siang hari.

Masih diyakini bahwa membedong dapat mencegah bayi susah tidur di usia ini. Namun, dikutip dari studi Pediatric Patient Education, tidak aman membedong bayi saat mereka mulai mampu berguling. 

Akibatnya yang bisa terjadi membedong justru membuat bayi semakin susah tidur nyaman.  

6 hingga 12 bulan

Untuk bayi berusia 6 bulan hingga satu tahun, menyusu di tengah malam mungkin tidak sesering dulu. Sebagian bayi juga akan tidur hingga 12 jam di malam hari. 

Namun beberapa faktor dapat membuatnya tak nyaman dan terbangun, misalnya saat lapar atau sedang tahap tumbuh gigi. 

Demikian ulasan tentang bayi susah tidur dan pola adaptasi istirahat sesuai usianya. Terapkan jadwal tidur yang konsisten agar ia lebih cepat mengenal pola tidurnya ya, Bunda.

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi