HaiBunda

PARENTING

Konten 'Aku Bukan Homo' di YouTube Kids Bikin Resah, Ini Respons Kominfo

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 14 Sep 2021 21:35 WIB
Ilustrasi Konten 'Aku Bukan Homo' Muncul di YouTube Kids/ Foto: iStock
Jakarta -

Melindungi anak dari konten dewasa di media sosial memang bukan perkara mudah. Bunda harus ekstra hati-hati menjaga buah hati agar tidak melihat konten dewasa secara enggak sengaja.

Belum lama ini, konten video bermuatan LGBT muncul di YouTube Kids. Video berjudul 'Sindu - Aku Bukan Homo Official Music Video (18+)' ini diunggah oleh akun Sinduatiga.

Akun ini terbilang baru di YouTube karena baru bergabung pada 9 September 2021, Bunda. Video bermuatan LGBT itu pun hanya konten satu-satunya yang diunggah pemilik akun tersebut.


Kemunculan video ini pertama kali diketahui dari laporan seorang Bunda di media sosial. Pemilik akun Instagram @chri***** ini sempat membuat keluhan di media sosial sambil mengunggah potongan video.

Melalui Instagram Stories miliknya, Bunda ini bercerita bahwa dia tak sengaja mendapati konten bermuatan LGBT di tontonan putrinya. Saat itu, sang putri tengah menonton film anak dari YouTube.

Menurut sang Bunda, video berjudul 'Sindu - Aku Bukan Homo' tiba-tiba muncul dalam bentuk iklan di sela film. Dalam video dewasa itu, ada beberapa adegan yang menurutnya tak pantas ditonton anak-anak.

Unggahan Bunda ini pun menjadi viral di media sosial. Saat dihubungi HaiBunda, Senin (13/9/21), Bunda pemilik akun tersebut tak bersedia memberikan komentar. Ia telah menyerahkan semuanya kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.

Tak lama setelah unggahan ini, banyak netizen menjadi resah dan meminta video tersebut segera di take down atau diblokir. Benar saja, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) langsung bertindak dan merespons dengan melakukan pemblokiran.

Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemutusan akses terhadap konten tersebut melalui koordinasi dengan pengelola platform, dalam hal ini adalah YouTube.

"Kementerian Kominfo meminta seluruh platform digital untuk lebih serius menjaga keamanan ekosistem digital dari konten yang melanggar peraturan perundang-undangan," kata Dedy.

Dalam keterangannya, Dedy juga menyampaikan imbauan pada masyarakat untuk berani melapor bila menemukan hal serupa. Bagaimana cara pengaduannya?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Simak video berikut agar Bunda bisa selalu waspada dengan konten berbau seksual yang berdampak negatif pada anak:

(ank/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Puncak El Nino Diprediksi Terjadi Akhir Tahun, IDAI Ingatkan Dampaknya bagi Anak

Parenting Pritadanes

Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda Dikaruniai Anak Pertama, Arti Nama Bayinya Unik

Kehamilan Annisa Karnesyia

Curhat Acha Septriasa Sering Terpisah Beda Negara dengan Anak, Sedih Tak Bisa Selalu Peluk Bridgia

Parenting Annisa Karnesyia

Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya

Mom's Life Amira Salsabila

Tips Memilih Rumah Sakit untuk Melahirkan agar Persalinan Aman dan Nyaman

Kehamilan Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?

7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!

Puncak El Nino Diprediksi Terjadi Akhir Tahun, IDAI Ingatkan Dampaknya bagi Anak

Momen Teuku Ryan Rayakan Ulang Tahun Sang Putri Moana dengan Cara Tak Biasa

Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK