sign up SIGN UP search


parenting

5 Cara Mengatasi Mata Merah pada Si Kecil, Perhatikan Lingkungannya Bun

Nanie Wardhani Jumat, 01 Oct 2021 19:40 WIB
Tired school girl rubbing her eyes, holding eyeglasses, exhausted from studying at home and doing homework, sitting in front of laptop with notebook. Homeschooling, distance education due to covid-19 caption

Mata adalah salah satu organ terpenting yang ada pada tubuh manusia. Jika mata Si Kecil mengalami rasa sakit dan atau gatal karena mata merah, mungkin Bunda jadi bertanya-tanya bagaimana cara mengatasi mata merah tersebut. Apakah harus memakai obat atau bisa diobati sendiri secara alami di rumah? 

Mata sering dianggap sebagai jendela jiwa setiap orang. Oleh karena itu wajar saja jika Bunda tidak ingin mata Si Kecil menjadi merah dan perih. Mata merah bisa terjadi ketika pembuluh darah di permukaan mata melebar atau membesar. Hal ini dapat terjadi ketika benda atau zat asing masuk ke mata atau telah terjadi infeksi.

Bunda jangan khawatir, mata merah biasanya bersifat sementara dan hilang dengan cepat. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Bunda lakukan untuk mempermudah proses penyembuhannya, dilansir dari Healthline.


Solusi jangka pendek untuk mata merah

Obat yang tepat untuk mata merah adalah tergantung pada penyebab spesifiknya. Umumnya, satu atau lebih dari beberapa solusi berikut ini akan meringankan ketidaknyamanan sebagian besar kasus mata merah.

1. Kompres hangat

Rendam handuk dalam air hangat dan peras. Area di sekitar mata sangat sensitif, jadi jaga suhu pada tingkat yang wajar, jangan terlalu panas ya Bunda. Letakkan handuk di mata Si Kecil selama sekitar 10 menit. Panas dapat meningkatkan aliran darah ke area tersebut. Hal ini juga dapat meningkatkan produksi minyak pada kelopak mata Si Kecil. Ini memungkinkan matanya untuk menciptakan lebih banyak pelumasan.

2. Kompres dingin

Jika kompres hangat tidak berhasil, Bunda dapat mengambil pendekatan sebaliknya. Handuk yang direndam dalam air dingin dan diperas juga dapat meredakan gejala mata merah dalam jangka pendek. Kompres dingin dapat meredakan pembengkakan dan mengurangi rasa gatal akibat iritasi. Pastikan untuk menghindari suhu ekstrem di area sekitar mata Si Kecil, atau Bunda dapat memperburuk masalah.

Solusi jangka panjang untuk mata merah

Jika Si Kecil sering mengalami mata merah dan teriritasi, Bunda mungkin perlu berpikir lebih dari sekadar mengompresnya. Berikut adalah beberapa perubahan gaya hidup yang dapat meredakan gejala pada Si Kecil. Bunda juga harus berbicara dengan dokter Si Kecil jika masalah berlanjut.

1. Ganti lensa kontak atau kacamata

Jika Si Kecil mengalami mata merah kronis dan dia memakai lensa kontak atau kacamata, masalahnya mungkin melibatkan kacamata Si Kecil. Bahan yang ditemukan di dalam lensa tertentu dapat meningkatkan kemungkinan infeksi atau iritasi. Jika Bunda baru saja mengganti lensa atau menggunakan jenis lensa yang sama dalam periode yang cukup panjang dan mengalami kemerahan, maka sebaiknya Bunda memeriksanya ke dokter.

2. Perhatikan pola makan Si Kecil

Jika Si Kecil tidak tetap terhidrasi, hal ini dapat menyebabkan matanya memerah. Umumnya, seseorang membutuhkan sekitar delapan gelas air sehari untuk menjaga keseimbangan cairan yang tepat.

Makan makanan pemancing inflamasi dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan mata merah. Makanan olahan, produk susu, dan makanan cepat saji semuanya dapat menyebabkan peradangan jika dimakan secara berlebihan. Bunda dapat meredakannya dengan membatasi jumlah yang Si Kecil makan atau menambahkan lebih banyak makanan penurun peradangan ke dalam menu makanannya.

Penelitian telah menemukan bahwa makanan yang kaya asam lemak omega-3 dapat mengurangi peradangan. Ini biasanya ditemukan pada ikan, seperti salmon, biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti biji rami. Si Kecil juga bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung omega-3.

3. Waspadai lingkungan sekitarnya

Lingkungan Si Kecil juga dapat memengaruhi matanya. Jika dia terus-menerus dikelilingi oleh alergen, seperti serbuk sari atau asap, mungkin itu adalah akar masalahnya. Udara kering, kelembapan, dan angin juga bisa berpengaruh.

Dilansir dari Medical News Today, terdapat beberapa tips tambahan untuk meredakan mata merah di rumah. Beberapa di antaranya adalah:

  • Hindari riasan mata, atau pilih riasan mata hipoalergenik. Berbagai produk hipoalergenik tersedia untuk dibeli secara online.
  • Oleskan tetes antihistamin jika mata merah disebabkan oleh alergi, misalnya alergi musiman. Ini juga tersedia untuk pembelian online.
  • Jika Bunda berencana menggunakan obat tetes mata, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan terlebih dahulu. Sebab beberapa obat tertentu justru dapat meningkatkan kemerahan.

Untuk mencegah mata merah menjadi memburuk:

  • Hindari asap, serbuk sari, debu, dan pemicu lainnya.
  • Jangan memakai lensa kontak sampai mata merah benar-benar hilang.
  • Selalu bersihkan lensa dengan benar dan jangan gunakan kembali lensa sekali pakai.
  • Cuci tangan secara teratur dan hindari menyentuh mata, untuk mencegah infeksi.
  • Cuci pakaian, sarung bantal, dan handuk secara teratur.
  • Mandi sebelum tidur atau setelah masuk dari luar jika Si Kecil memiliki alergi musiman.
  • Kenakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari serbuk sari atau debu saat berada di luar.

Demikian beberapa cara dan tips untuk mengatasi mata merah yang dapat dilakukan di rumah ya, Bunda. Semoga bermanfaat dan mata merah Si Kecil dapat segera pulih.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!