sign up SIGN UP search


parenting

7 Hal yang Mungkin Jadi Penyebab Anak Muntah Malam Hari, Jangan Panik Bun

Dewi Ratna Senin, 11 Oct 2021 13:45 WIB
Ilustrasi anak sakit atau muntah di malam hari caption

Suatu ketika, ada momen di mana Si Kecil yang seharian tampak baik-baik saja, tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan muntah. Keadaan seperti ini bukanlah pertanda baik, meskipun itu terjadi di siang atau malam hari. Bunda harus cari tahu penyebab anak muntah malam hari agar tahu cara mengatasinya.

Meski Bunda bisa saja segera membersihkan muntahan dan Si Kecil tampak merasa lebih baik setelahnya, tapi hal ini bisa menjadi masalah kesehatan lainnya. Dilansir dari Healthline, berikut ini tujuh kemungkinan penyebab anak muntah malam hari yang perlu Bunda ketahui:

1. Keracunan makanan

Terkadang muntah hanyalah reflek tubuh untuk menolak sesuatu yang masuk ke dalamnya, untuk semua alasan yang benar. Anak Bunda, atau siapa saja, bisa mengonsumsi sesuatu yang seharusnya tidak mereka makan.


Menjadi salah satu penyebab anak muntah malam hari, makanan yang dimasak maupun tidak, sama-sama punya kemungkinan mengandung racun. Biasanya keracunan ini bisa terjadi dari makanan yang:

  • Disimpan terlalu lama
  • Tidak dimasak dengan benar (bisa saja mereka mengonsumsinya di luar rumah)
  • Sesuatu yang Si Kecil temukan di ransel mereka dari beberapa hari lalu

Memang sulit untuk memastikan makanan yang mana yang menyebabkan Si Kecil keracunan hingga muntah. Selain itu, keracunan makanan juga bisa menyebabkan gejala seperti sakit perut, keram perut, mual, pusing, demam, berkeringat, dan juga diare.

2. Flu perut

Flu perut merupakan penyakit yang umum dan menular pada anak-anak. Penyakit ini bisa menyerang di malam hari, bahkan jika pada siang harinya Si Kecil tampak baik-baik saja. Virus yang memicu flu perut inilah yang jadi penyebab anak muntah malam hari.

Ketika mengalami muntah karena flu perut ini, Si Kecil mungkin juga mengalami gejala lainnya. Biasanya flu perut ini diikuti dengan deman ringan, keram perut, sakit kepala, serta diare.

3. Sensitif terhadap Makanan

Salah satu penyebab anak muntah di malam hari bisa jadi juga karena sensitif terhadap makanan. Hal ini terjadi ketika sistem kekebalan Si Kecil bereaksi berlebihan terhadap makanan, meski makanan itu tampak tidak berbahaya.

Jika Si Kecil sensitif terhadap suatu makanan, mereka mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun, hingga satu jam setelah memakannya. Dalam kasus ini, makan malam atau camilan sebelum tidur juga bisa jadi penyebab anak muntah malam hari.

Bunda bisa cek apakah Si Kecil baru saja memakan sesuatu yang sensitif. Beberapa di antaranya mungkin bisa terselip dalam camilan olahan seperti kerupuk, atau makanan yang mengandung susu, keju, cokelat, gandum dalam roti, biskuit, atau pizza, telur, dan juga kedelai.

Alergi makanan yang lebih serius biasanya bisa menyebabkan gejala lain seperti tuam, pembengkakan, atau masalah pernapasan. Bahkan kondisi ini juga bisa menjadi keadaan darurat medis.

4. Batuk

Si Kecil yang sedang batuk mungkin hanya mengalami gejala ringan di siang hari. Namun terkadang batuk bisa memburuk dan menjadi penyebab anak muntah di malam hari. Kondisi ini bisa terjadi dalam keadaan Si Kecil batuk kering maupun basah.

Batuk basah, yang biasanya terjadi karena pilek atau flu, pasti disertai dengan banyak lendir. Cairan ini bisa masuk ke perut dan terkumpul saat Si Kecil tidur. Inilah yang akhirnya jadi penyebab anak muntah malam hari, karena banyak lendir di dalam perut dapat menyebabkan mual.

Mother Giving Medicine to Sick Son Lying Bed. Caring Mom Giving Sick Boy Pills. Worried Mother Giving Glass of Water to Ill Kid. Hospital Concept. Healthy Concept. Parent Concept.Ilustrasi penyebab anak muntah di malam hari/ Foto: Getty Images/iStockphoto/vadimguzhva

5. Rasa mulas

Rasa mulas bisa terjadi pada bayi maupun anak-anak dari usia 2 tahun ke atas. Si Kecil mungkin mengalaminya sesekali dan bukan berarti mereka punya masalah kesehatan anak. Namun, rasa mulas bisa mengiritasi tenggorokan, memicu batuk dan menjadi penyebab anak muntah malam hari.

Beberapa makanan yang mungkin membuat Si Kecil, atau bahkan Bunda sendiri, jadi mual, termasuk gorengan, makanan berlemak, keju, cokelat, permen, jeruk dan olahannya, tomat dan juga sausnya.

Jika Si Kecil sering mengalami mulas, mereka mungkin juga akan mengalami gejala lainnya, seperti sakit tenggorokan, batuk, bau mulut, sering masuk angin, infeksi telinga, sesak napas, serak, berderak di dada, kehilangan email gigi, hingga gigi berlubang.

6. Penderita asma

Jika Si Kecil menderita asma, mereka mungkin akan sering batuk dan mengi di malam hari. Ini terjadi karena udara dari paru-paru dan saluran pernapasan jadi lebih sensitif di malam hari. Gejala asma yang menyerang inilah yang menjadi penyebab anak muntah malam hari.

Gejala ini bisa lebih buruk jika Si Kecil juga menderita pilek atau alergi. Selain yang sudah disebut tadi, Si Kecil yang terserang asma mungkin juga akan terserang sesak pada dada, mengi, napas berbunyi atau bahkan sulit bernapas, sulit tidur, kelelahan, hingga perasaan cemas.

7. Mendengkur

Bunda perlu perhatian dengan cara tidur Si Kecil, apakah mendengkur, baik itu ringan hingga cukup serius. Pada beberapa kasus, dengkuran ini bisa hilang seiring bertambahnya usia. Namun, jika Si Kecil juga mengalami jeda pernapasan yang signifikan di sela dengkurannya, mungkin saja anak Bunda mengalami sleep apnea.

Saat menderita sleep apnea, Si Kecil mungkin harus bernapas lewat mulut, terutama di malam hari. Hal ini biasanya menyebabkan tenggorokan kering, batuk dan sering juga jadi penyebab anak muntah malam hari.

Untuk diketahui juga, anak-anak yang menderita asma atau alergi mungkin cenderung jadi pendengkur, karena mereka lebih sering mengalami hidung tersumbat.

Nah, itu tadi tujuh kemungkinan penyebab anak muntah malam hari. Jika hal ini terjadi pada Si Kecil, mungkin salah satu poin di atas adalah alasannya. Bunda bisa membawa anak ke dokter untuk konsultasi, jika muntah terjadi intens dan cukup mengganggunya.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!