PARENTING
3 Pasien Anak di Indonesia Meninggal Usai Alami Hepatitis Akut 'Misterius', Simak Gejalanya
Tim HaiBunda | HaiBunda
Senin, 02 May 2022 13:40 WIBSetelah dipublikasikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) oleh WHO, kasus hepatitis akut 'misterius' kini sudah ditemui di Indonesia, Bunda. Bahkan tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr Ciptomangunkusumo akibat hepatitis akut tersebut dilaporkan meninggal dunia.
Laporan kematian tersebut dilaporkan dalam rentang dua pekan terakhir hingga 30 April 2022. Kementerian Kesehatan RI mengungkap ketiganya merupakan pasien rujukan dari Jakarta Timur dan Jakarta Barat.
Baca Juga : Jangan Sepelekan Gejala Hepatitis A pada Anak |
Kemenkes RI kini tengah melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap. Sementara Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melanjutkan penyelidikan epidemiologi.
"Selama masa investigasi, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang. Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid Minggu (5/1/2022).
Mengutip situs web Kemenkes, dr. Siti Nadia mengatakan bahwa jika anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, penurunan kesadaran, agar segera memeriksakan anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.
Untuk Bunda ketahui, sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB oleh WHO, jumlah laporan terus bertambah. Tercatat ada lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.
WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai 10 kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis of Unknown aetiology) pada anak-anak usia 11 bulan-5 tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.
Kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun. Sebanyak 17 anak di antaranya (10 persen) memerlukan transplantasi hati, dan 1 kasus dilaporkan meninggal. Gejala klinis pada kasus yang teridentifikasi adalah hepatitis akut dengan peningkatan enzim hati, sindrom jaundice (Penyakit Kuning) akut, dan gejala gastrointestinal (nyeri abdomen, diare dan muntah-muntah). Sebagian besar kasus tidak ditemukan adanya gejala demam.
Penyebab dari penyakit tersebut masih belum diketahui. Pemeriksaan laboratorium di luar negeri telah dilakukan dan virus hepatitis tipe A, B, C, D dan E tidak ditemukan sebagai penyebab dari penyakit tersebut. Adenovirus terdeteksi pada 74 kasus dil luar negeri yang setelah dilakukan tes molekuler, teridentifikasi sebagai F type 41. SARS-CoV-2 ditemukan pada 20 kasus, sedangkan 19 kasus terdeteksi adanya ko-infeksi SARS-CoV-2 dan adenovirus.
Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 Tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) tertanggal 27 April 2022.
Surat Edaran tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan dukungan Pemerintah Daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, sumber daya manusia (SDM) kesehatan, dan para pemangku kepentingan terkait kewaspadaan dini penemuan kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya.
Kemenkes meminta Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Laboratorium Kesehatan Masyarakat, dan Rumah Sakit untuk antara lain memantau dan melaporkan kasus sindrom Penyakit Kuning akut di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), dengan gejala yang ditandai dengan kulit dan sklera berwarna ikterik atau kuning dan urine berwarna gelap yang timbul secara mendadak dan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat serta upaya pencegahannya melalui penerapan perilaku hidup Bersih dan sehat.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Hasil Penelitian Terbaru RI Mengenai Hepatitis Misterius, Bukan Adenovirus?
Penjelasan Dokter soal Kemungkinan Penularan Hepatitis Akut Misterius pada Anak
Pasien Anak Meninggal Diduga Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Bertambah Jadi 5
Status Vaksin COVID-19 4 Anak di Indonesia yang Meninggal Diduga Hepatitis Misterius
TERPOPULER
Hukum Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idul Fitri Menurut Islam
7 Ciri Orang yang Memiliki Kecerdasan Berbicara Tinggi Menurut Ilmu Psikologi
Kate Middleton Sempat Rahasiakan Kehamilan Pertama, Baru Terungkap Alasannya
Waspada Campak
Kapan Sebaiknya Anak Diberi Hadiah Uang daripada Barang? Ini Kata Pakar
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Aira Yudhoyono Anak Annisa Pohan & AHY Lulus Masuk UI, Ikuti Jejak Sang Bunda
Hukum Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idul Fitri Menurut Islam
7 Ciri Orang yang Memiliki Kecerdasan Berbicara Tinggi Menurut Ilmu Psikologi
Waspada Campak
Fenomena 'Quiet Cracking', Saat Karyawan Tetap Bekerja tapi Hatinya Sudah Tidak di Sana
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: 5 Berita Populer: Denada Ketemu Ressa, Ari Wibowo Klarifikasi Nikah
-
Beautynesia
Top 5 List: Tempat Wisata di Jogja yang Bisa Dikunjungi Bersama Keluarga saat Libur Lebaran
-
Female Daily
Inspirasi Outfit Lebaran Hari Kedua yang Adem, Stylish, dan Bisa Dipakai Lagi
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kisah Pengantin Gagal Senyum Usai Botox Jelang Nikah
-
Mommies Daily
17 Rekomendasi Film Keluarga untuk Libur Lebaran 2026, dari Jumbo hingga Mr. Bean’s Holiday