sign up SIGN UP search


parenting

Penjelasan Dokter soal Kemungkinan Penularan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Ratih Wulan Pinandu   |   Haibunda Kamis, 12 May 2022 16:20 WIB
Ilustrasi anak dirawat di rumah sakit Ilustrasi hepatitis misterius/ Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d
Jakarta -

Kemunculan hepatitis akut menjadi momok baru bagi orang tua. Ada kekhawatiran jika hapatitis akut ini menular dan mengintai kesehatan anak-anak.

Hal ini tentu wajar Bunda rasakan, mengingat kasus kematian anak dengan hepatitis akut terus bertambah. Sebelumnya dilaporkan 3 anak di DKI Jakarta meninggal akibat hepatitis 'misterius'. Kini, kasusnya bertambah hingga 15 dengan dugaan hepatitis, dan 5 di antaranya meninggal dunia.

Perlu Bunda ketahui bahwa penyakit hepatitis akut ini diduga kemungkinan besar berasal dari adenovirus 41, yang kemudian menyerang saluran pencernaan. Namun, hingga saat Kementerian Kesehatan RI hingga Organisasi Kesehatan Dunia, WHO masih terus mencari tahu penyebab sebenarnya.


Hingga saat ini, pemerintah sudah melakukan penelitian, bekerjasama dengan WHO untuk mendeteksi penyebab penyakit hepatitis akut ini, Bunda.

"Sekarang penelitian sudah dilakukan bersama-sama oleh Indonesia bekerja sama dengan WHO dan bekerja sama dengan Amerika dan Inggris untuk mendeteksi secara cepat penyebab penyakit ini," kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers virtual, Senin (9/5/2022).

Bekerjasama dengan Amerika dan Inggris untuk meneliti apakah ada pengaruh adenovirus strain 41 dalam hepatitis akut ini. "Kemungkinan besar adalah adenovirus strain 41. Tapi ada juga banyak kasus yang tidak ada adenovirus strain 41 ini. Jadi kita masih melakukan penelitian ini bersama-sama dengan Inggris dan Amerika Serikat untuk memastikan penyebabnya," lanjutnya.

Banner 5 Tanda Janin Meninggal

Lalu, apakah penyakit hepatitis akut tersebut menular? Hal ini penting Bunda dan Ayah pahami mengingat anak-anak sering bermain dengan temannya di luar rumah ya.

Bukan tidak mungkin anak-anak akan bertukar makanan dan minuman dengan temannya, tanpa sepengetahuan orang tua masing-masing. Belum lagi, para balita yang masih senang memasukkan berbagai benda di sekitarnya ke dalam mulut.

Nina Dwi Putri SpA(K) dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta orangtua untuk mewaspadai cara penularan hepatitis akut. Terutama pada anak-anak yang masih melakukan kontak dengan teman atau saudaranya di luar rumah.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI!

Teruskan menyimak informasi mengenai hepatitis akut dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!