PARENTING
Kapan Bayi Mulai Bisa Merangkak? Simak Tahapan Si Kecil Belajar Merangkak Bun
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 15 May 2022 20:00 WIBSetiap orang tua tentunya ingin melihat tumbuh kembang anak dari hari ke hari mulai sejak lahir. Termasuk saat Si Kecil mulai bisa duduk tegak hingga belajar merangkak.
Merangkak adalah salah satu tonggak terbesar selama tahun pertama Si Kecil. Ketika Bunda memikirkan Si Kecil merangkak, mungkin Bunda membayangkan mereka menggunakan tangan dan kakinya untuk bergerak.
Ingin melihat Si Kecil mulai merangkak? Cari tahu kapan bayi mulai bisa merangkak dan apa artinya bagi perkembangan fisik mereka. Sebelum Bunda menyadarinya, Si Kecil akan merangkak dan mencoba melakukannya.
Berikut Bubun rangkum dari berbagai sumber tentang kapan waktu bayi merangkak hingga cara menstimulasi untuk merangkak. Simak penjelasan berikut ini ya, Bunda.
Kapan Si Kecil mulai merangkak?
“Merayap adalah pencapaian besar bagi bayi karena ini adalah langkah pertama menuju mobilitas mandiri,” kata Rallie McAllister, MD, salah satu peulis The Mommy MD Guide to Your Baby’s First Year, dikutip dari laman Parents.
Merangkak adalah pekerjaan yang sulit. Menurut McAllister, bayi membutuhkan untuk menggunakan pikiran dan tubuh mereka dan itu tergantung pada keterampilan motorik kasar, visual-spasial, dan kognitif.
Bayi mulai bisa merangkak antara usia 6 bulan hingga 10 bulan, meskipun beberapa mungkin melewatkan fase merangkak sama sekali dan langsung menarik, kemudian berjalan. Sebelum merangkak, bayi membutuhkan kontrol kepala dan leher yang kuat serta keseimbangan yang baik. Merangkak adalah upaya besar bagi bayi dan untuk mencapainya akan membutuhkan latihan berbulan-bulan.
Bayi yang baru lahir
Si Kecil mungkin tidak begitu menyukai waktu tummy time, tetapi latihan ini sangat penting dalam membantu mereka memperkuat seluruh tubuhnya. Hanya beberapa menit tummy time beberapa kali sehari akan membantu Si Kecil mendapatkan kekuatan.
Selain itu, tummy time juga membantu Si Kecil untuk kordinasi tubuhnya yang akan mereka butuhkan hingga akhirnya bisa duduk dan bergerak.
1 sampai 2 bulan
Jika Bunda rutin melakukan tummy time, hal itu akan membuat Si Kecil lebih mudah mengangkat kepala mereka dan memutarnya dari sisi ke sisi ketika berbaring tengkurap. Namun, masih perlu pengawasan Bunda lantaran Si Kecil belum memiliki banyak kendali atas tubuhnya.
3 sampai 6 bulan
Mulai sekitar usia 3 bulan, Si Kecil mulai berusaha untuk mengangkat kepala serta bahunya tinggi-tinggi dan menggunakan lengannya untuk menopang. Ini dapat membantu memperkuat otot yang akan mereka gunakan untuk berguling dan merangkak.
Setelah itu, Si Kecil akan belajar berguling atau tengkurap dengan sendirinya. Untuk stimulasi Si Kecil belajar merangkak, Bunda dapat meletakkan mainan di hadapannya atau di sisi lainnya.
Sekitar usia 5 sampai 6 bulan, mereka mungkin akan mulai berguling dengan lancar, kemudian duduk dengan bantuan Bunda atau duduk dengan kepala tegak di kursi bayi.
7 sampai 8 bulan
Setelah Si Kecil dapat duduk sendiri dengan baik, mereka akan berlatih berdiri dengan tangan dan lutut dari posisi duduk. Mereka cukup kuat mengangkat kepala untuk melihat sekeliling, keseimbangan mereka bagus, dan otot mereka siap untuk merangkak.
9 sampai 10 bulan
Saat Si Kecil belajar bergerak dengan percaya diri dari posisi duduk ke posisi merangkak, mereka akan segera menyadari bahwa mereka dapat berayun maju mundur dan mendorong dengan lutut untuk merangkak.
Lalu, bagaimana membantu Si Kecil untuk merangkak? Simak di halaman selanjutnya, ya Bunda.
Simak juga video dampak jika Si Kecil hanya suka makan telur:
CARA MEMBANTU MENDORONG BAYI UNTUK MERANGKAK
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bayi Merangkak Usia Berapa? Simak Tahapan, Gaya, dan 3 Cara Stimulasinya
Alasan Bayi 7 Bulan Merangkak Mundur, Bunda Tak Perlu Khawatir
Lucunya Lomba Merangkak, Ortu Umpan Anak dengan HP sampai Dompet
Asah Kemampuan Merangkak Si Kecil & Dapatkan Hadiah Jutaan Rupiah
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu
Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Catokan Motion-Responsive: Beneran Bikin Rambut Sehalus Klaimnya?
-
Beautynesia
6 Kebiasaan Hemat Orang Dulu yang Perlu Diikuti oleh Orang Zaman Sekarang
-
Female Daily
Ini 4 Tips Memaksimalkan Setiap Sudut Rumah yang Bisa Kamu Tiru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 12 Agustus: Taurus Manis di Bibir, Scorpio Lagi Mesra
-
Mommies Daily
10 Cara Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Anak Remaja Menurut Ahli, Bijak Mengelola Uang