parenting

Kenapa Anak Down Syndrome Memiliki Wajah Mirip? Ketahui Penyebab dan Ciri-cirinya

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Senin, 20 Mar 2023 08:05 WIB

Jakarta -

Anak-anak dengan kondisi down syndrome memiliki wajah dan mirip dan kerap dijuluki dengan seribu wajah. Lantas apa yang menyebabkan hal ini?

Down syndrome atau sindrom down (SD) merupakan kelainan genetik trisomi di mana terdapat kromosom ekstra pada kromosomĀ 21. Kelainan ini paling sering terjadi dan paling mudah dikenali, terutama melalui wajahnya.

Anak dengan kondisi down syndrome kerap dikaitkan dengan berbagai kelainan. Misalnya saja disabilitas intelektual, kelainan jantung bawaan, dan penyakit pada beberapa organ tubuh lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurut dokter spesialis anak, dr. Dian Sulistya Ekaputri, Sp.A, anak dengan down syndrome juga bisa mengalami perubahan perkembangan otak. Selain itu, hal ini juga bisa mengganggu kognitif anak, komunikasi, konsentrasi, hingga kontrol tubuh.

"Kromosom ekstra tersebut menyebabkan jumlah protein tertentu juga berlebih sehingga mengganggu pertumbuhan normal dari tubuh dan menyebabkan perubahan perkembangan otak yang sudah tertata sebelumnya," kata Dian pada HaiBunda, belum lama ini.

"Kondisi tersebut mengakibatkan menyebabkan gangguan kognitif, komunikasi, konsentrasi, memori, kemampuan melaksanakan tugas, perkembangan motorik, dan kontrol tubuh," sambung Dian.

Penyebab anak down syndrome miliki wajah mirip

AnakĀ down syndrome memiliki karakteristik wajah yang serupa. Hal ini karena kromosom ekstra yang memengaruhi pertumbuhan seperti rahang atas hingga jaringan ikat kepala.

"Anak dengan SD memiliki karakteristik wajah serupa karena kromosom ekstra yang memengaruhi pertumbuhan rahang atas (bagian tengkorak), tulang rawan, dan jaringan ikat di kepala," ujar Dian.

Ciri wajah anak down syndrome

Ada beberapa ciri wajah anak dengan kondisi down syndrome yang bisa Bunda perhatikan. Berikut ini deretannya menurut dr. Dian:

  • Bentuk kepala relatif lebih kecil dibandingkan dengan anak normal dengan area datar di bagian tengkuk.
  • Ubun-ubun berukuran lebih besar dan menutup lebih lambat (rata-rata usia 2 tahun).
  • Bentuk mata sipit dengan sudut bagian tengah membentuk lipatan.
  • Bentuk mulut yang kecil dan lidah besar sehingga tampak menonjol keluar.
  • Saluran telinga bisa lebih kecil sehingga mudah buntu dan menyebabkan gangguan pendengaran jika tidak diterapi.

Kondisi down syndrome sendiri sudah bisa dideteksi sejak masa kehamilan, Bunda. Lantas, apa saja jenis pemeriksaannya?

Simak selengkapnya pada laman berikutnya ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Simak juga video tes kehamilan untuk cek kelainan janin termasuk down syndrome berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT