parenting
11 Contoh Puisi Hari Kartini Penuh Makna untuk Dibaca Anak Mengenang R.A Kartini
HaiBunda
Minggu, 19 Apr 2026 19:00 WIB
Daftar Isi
- 1. Contoh puisi Hari Kartini singkat
- 2. Puisi Ibu Kartini 3 bait yang menyentuh hati
- 3. Puisi R.A. Kartini untuk dibacakan anak di sekolah
- 4. Contoh puisi Hari Kartini 2026
- 5. Puisi mengenang perjuangan R.A. Kartini
- 6. Contoh puisi tentang perjuangan Raden Ajeng Kartini
- 7. Contoh puisi tentang pahlawan Indonesia
- 8. Contoh puisi hari Kartini 21 April 2015
- 9. Contoh puisi Kartini
- 10. Contoh puisi Kartini singkat
- 11. Contoh puisi yang bisa dibacakan saat hari Kartini
Bunda, Hari Kartini selalu diperingati setiap tanggal 21 April setiap tahunnya. Ada berbagai puisi Hari Kartini yang dibuat khusus untuk mengenang dan mengapresiasi perjuangan tokoh emansipasi wanita asal Rembang ini.
Tanggal 21 April sendiri, merupakan waktu kelahiran Kartini yang lahir di tahun 1879. Puisi menjadi salah satu cara untuk mengungkap kekaguman anak-anak bangsa atas ketokohannya dalam mendobrak tradisi pada masa itu.
Selain itu, biasanya sekolah-sekolah akan mengadakan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kartini. Ajang ini menjadi salah satu kesempatan bagi anak-anak untuk belajar membuat sebuah puisi.
Tak hanya itu, mereka juga dapat melatih kepercayaan diri mereka untuk tampil di depan umum dengan ikut serta dalam perlombaan membaca puisi Hari Kartini. Apakah Si Kecil juga akan mengikuti lomba baca puisi bertema Hari Kartiini?
Berikut kumpulan puisi Hari Kartini yang menyentuh hati dan bermakna indah. Kumpulan puisi di bawah ini cocok menjadi referensi bagi Si Kecil yang hendak mengikuti ajang perlombaan bertema puisi Hari Kartini di sekolah.
1. Contoh puisi Hari Kartini singkat
Puisi tentang R.A. Kartini dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026 berikut dikutip dari buku Kumpulan Puisi Tentang Pahlawan, penerbit Ananta Viday (2023).
R.A. Kartini
Raden Ajeng Kartini
Kau seorang putri sejati
Gigih berani mempertaruhkan diri
Demi memperjuangkan emansipasi
Cita-citamu sungguh mulia
Tak gentar tuk memerdekakan wanita
Tak takut meski dihadang senjata
Demi kebahagiaan para kaumnya
Agar haknya sejajar
Karenamu kaum hawa lebih bermakna
Dunia lebih ceria dalam genggamannya
Negeri ini pun kan bisa berjaya
Kau penerang dalam gelap gulita
Habis gelap terbitlah terang
Terbukti nyata dalam karyanya
2. Puisi Ibu Kartini 3 bait yang menyentuh hati
Puisi Ibu Kartini yang berisi kalimat menyentuh hati 3 bait berikut ini dikutip dari buku Puisi untuk Ibu Kartini, penerbit CV Jejak (2018).
Penyemangat Para Wanita
Raden Ajeng Kartini
Suaramu masih berdengung
Kau lahir di antara tembok-tembok pemisah rakyat kecil dan besar
Dulu, kaummu lemas terkunkang di balik lelaki
Perempuan hanya terlahir untuk menunggu tungku di dapur
Pikiran mereka terkurung dalam keegoisan
Kau memberontak
Kau meninggalkan sebuah jejak
Jejak penyemangat kaum hawa
Kau meningkatkan derajat wanita
Membangun semangat
Kau hapuskan dinding-dinding perbedaan
Hingga tiada perbedaan antara kaum Adam dan Hawa
Menelurkan sebuah harapan “Habis Gelap Terbitlah Terang”
Jasamu telah terpatri dalam insan pertiwi
Seribu kata dalam satu ungkapan
Bahwa jasamu tak akan mungkin terlupakan
Oleh para wanita Indonesia
3. Puisi R.A. Kartini untuk dibacakan anak di sekolah
Berikut Bunda, contoh puisi yang dapat Si Kecil bacakan di sekolah. Puisi tersebut dikutip dari buku Kartiniku, Kartinimu, Kartini Kita (Kumpulan Puisi), penerbit Cipta Media Nusantara (2022).
Terima Kasih Pahlawanku
Raden Ajeng Kartini
Nama dengan seribu keharuman
Nama dengan seribu kebanggaan
Nama dengan seribu keindahan
Sosok wanita tangguh nan pemberani
Melawan ganasnya keadilan
Dengan penuh tekad
Ia berjuang
Demi para wanita bangsa
Bagaikan dewi bagi para wanita
Bagaikan ibu peri yang menunjukkan kekuatannya
Bagaikan pelita di tengah gelapnya malam
Sosokmu yang pantang menyerah
Membawa kami, para wanita
Menjadi lebih dihargai
Menjadi lebih istimewa
Raden Ajeng Kartini
Beribu rasa terima kasih tidak cukup
Untuk kusampaikan padamu
Jasamu yang tak terhitung betapa berharganya
Bagi kita, para wanita
Karenamu, kita dapat berdiri di posisi sekarang
Posisi yang lebih tinggi sebelumnya
Atas dirimu, kami belajar
Bahwa para wanita bukan kaum lemah
Bukan kaum yang bisa diinjak-injak semai mereka
Kita, para wanita
Adalah kaum yang berani
Untaian doa dan terima kasih kukirim padamu
Pahlawanku…
Senang sekali bisa mengetahuimu
Bangga sekali dengan perjuanganmu
Kita, para Kartini muda
Akan melanjutkan perjuanganmu
Di masa kita
Terima kasih pahlawanku
4. Contoh puisi Hari Kartini 2026
Puisi dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026 berikut ini dikutip dari buku Puisi untuk Ibu Kartini, penerbit CV Jejak (2018).
Wanita Tangguh
Namamu kan harum mewangi
Kan selalu terkenang abadi
Pembela wanita sejati
Tanpa pamrih menjunjung tinggi martabat diri
Banyak hal yang dapat dipelajari
Dari diri sang Ibu Kartini
Wanita tangguh yang percaya diri
Yang memperjuangkan emansipasi
Ku lihat diri ini
Yang jauh dari sosok Ibu Kartini
Namun selalu berharap pasti
Selalu ada yang seperti Ibu Kartini
Wanita sejati teguh diri
Tetap berdiri walau badai menghantui
Tetap kokoh walau tembok mulai diroboh
Dan namanya tetap abadi
Tetap harum nan mewangi
Walau beliau telah pergi
Percayalah…
Habis gelap terbitlah terang
5. Puisi mengenang perjuangan R.A. Kartini
Berikut puisi Hari Kartini 4 bait untuk mengenang perjuangan sang tokoh emansipasi wanita yang dikutip dari buku Puisi untuk Ibu Kartini, penerbit CV Jejak (2018).
Sang Pioner Emansipasi Wanita
Ibu Kartini
Sang pioner emansipasi wanita
Sosokmu tak lekang oleh waktu
Dan akan tetap abadi selamanya
Semangat dan perjuanganmu
Melahirkan Kartini muda
Dengan segudang karya
Demi Indonesia tercinta
Meskipun kini kau telah berada di pusara
Semangatmu
Karya-karyamu
Akan terkenang abadi dalam sanubari wanita Indonesia
Terima kasih Ibu Kartini
Doa kami akan selalu bersamamu
6. Contoh puisi tentang perjuangan Raden Ajeng Kartini
Puisi berikut dikutip dari buku Kartiniku, Kartinimu, Kartini Kita (Kumpulan Puisi), penerbit Cipta Media Nusantara (2022).
Terang Harapan Bagi Kaumnya
Cita-cita tinggi, namun dibatasi…
Jangankan cita-cita, membayangkan saja mereka tak bisa…
Wanita…
Itulah mereka…
Apa keinginanmu wahai wanita? Sudah lupakanlah itu…
Begitulah harapan mereka diabaikan…
Kala itu hanya gelap bagi mimpi dan kelam bagi harapan…
Cita yang dilupakan…
Penuh dengan larangan…
Penuh dengan pandangan sebelah mata… Bagaikan tanda pembatas mimpi…
Hingga cahaya itu datang memberi terang terang…
Raden Ajeng Kartini, begitulah namanya dari seorang wanita sejati…
Usahanya menembus batas mimpi…
Tekadnya mengubah negeri…
Bebaskan cita kaumnya…
Sungguh itulah yang terjadi…
Munculkan sinar cahaya dalam kelamnya gelap…
Seperti katanya, sehabis gelap terbitlah terang…
Tangkaplah, genggamlah pesan ini wahai kaum wanita…
Aku pria…
Bodoh! Itulah kataku bagimu…
Pikirmu kalian setara dengan pria?
Sungguh, sejak lama kalian tak setara…
Kalian lebih dari pria…
Kalianlah ratu…
Kalian lebih dari itu…
7. Contoh puisi tentang pahlawan Indonesia
Puisi berjudul Sang Pelopor tentang pahlawan Indonesia yaitu R.A. Kartini berikut ini dikutip dari buku Kartiniku, Kartinimu, Kartini Kita (Kumpulan Puisi), penerbit Cipta Media Nusantara (2022).
Sang Pelopor
Ibu Kartini…
Kau pahlawan wanita di Indonesia
Kaulah sang pelopor dunia
Kaulah puteri Indonesia
Ibu Kartini…
Kaulah pembela bangsa
Kaulah pembela kaum wanita
Demi merdekanya negara Indonesia
Ibu Kartini…
Kaulah pahlawan yang mulia
Sungguh besar cita-citamu
Sungguh mulia akhlakmu
Ibu Kartini…
Hingga mati kan kukenang dirimu
Kan kujaga bumi pertiwimu
Kaulah sang pelopor dunia
8. Contoh puisi hari Kartini 21 April 2015
Puisi berjudul 21 April 2015 yang dikutip dari buku Semesta Kisah Kehidupan: Kumpulan Puisi Guru dan Siswa oleh Karsilah, penerbit Deepublish (2015).
21 April 2015
21 April adalah hari yang bersejarah bagi kaum wanita di bumi Nusantara
Raden Ajeng Kartini... telah dilahirkan
Kelahiranmu adalah pelita bagi makluk di dunia bumi Nusantara ini
Kelahiranmu adalah berkah mulia yang tak terhingga
Kelahiranmu bagikan rembulan yang bersinar saat purnama
Tanpa kelahiranmu kaumu akan nistha sepanjang masa
Kini cita-citamu telah terbukti
Membawa bangsa bersinar atas partisipasi jasa kaum wanita
Walaupun engkau telah tiada
Pastilah engkau kan melihatnya
Sinar cahaya yang telah kau pancarkan
Tak kan pudar sepanjang masa untuk kaumnya
Keharuman yang kau tabur tak kan punah dimakan jaman
Dan akan selamanya di catat Tuhan Yang Maha Esa sebagai Amal
9. Contoh puisi Kartini
Puisi berjudul Kartini yang tak terlupakan yang dikutip dari buku Seuntai Ungkapan Hati: Kumpulan Puisi oleh Akbal Marfianda, penerbit CV Jejak (2023).
Kartini yang Tak Terlupakan
Hari Kartini
Hari lahirmu
Engkau di utus Allah sebagai Pahlawan
Engkau dilahirkan sebagai penolong perempuan
Engkaulah sang putri bangsa
Ibu kita Kartini
Ibu yang memperjuangkan hak-hak perempuan
Ibu yang mendirikan sekolah bagi para perempuan
Hingga...
Seorang Ibu yang memperjuangkan gerakan emansipasi
Yang hingga saat ini masih kita rasakan persamaan itu
Laki-laki bisa jadi Presiden Perempuan juga bisa jadi Presiden
Hingga saat ini perempuan sangat dihormati oleh siapapun tanpa membedakan
Ibu Kartini...
Jasamu tak kan pernah kami lupakan
Semoga kamu tenang disana
Menuju surga firdaus yang nan indah.
10. Contoh puisi Kartini singkat
Berikut puisi Hari Kartini lebih dari 4 bait untuk mengenang perjuangan sang tokoh emansipasi wanita yang dikutip dari buku Puisi untuk Ibu Kartini, penerbit CV Jejak (2018).
Kartini Pengejar Mimpi
Oleh: Afif Maulana
Kartini kartini pengejar mimpi
Menyusuri bukit penuh duri
Memikul mimpi yang terangkai suci
Semangatnya membelah langit dan bumi
Menggoreskan pena di dalam hati
Kartini-kartini pengejar mimpi
Terbangkan nama ibu pertiwi
Melangkah kaki di atas lautan api
Tak gentar walau musuh menghalangi
Melangkah kaki dalam kesunyian diri
Kartini yang senantiasa mengejar mimpi
Takkan lupa akan janji suci nan abadi
Senantiasa menari sepanjang khatulistiwa
Senantiasa mengukir seluas samudera
Senantiasa bersimpuh dalam doa
Kartini-kartini pengejar mimpi
Ciptakan sejarah sepanjang masa
Tiupkan seruling syahdu irama
Sinarkan lentera terangi cakrawala
Berjuang dalam sepenuh nyawa
Kartini-kartini pengejar mimpi
Engkaulah wajah-wajah ibu pertiwi
11. Contoh puisi yang bisa dibacakan saat hari Kartini
Berikut puisi Hari Kartini 4 bait untuk mengenang perjuangan sang tokoh emansipasi wanita yang dikutip dari buku Puisi untuk Ibu Kartini, penerbit CV Jejak (2018).
R.A. Kartini
Oleh: Ahmad Maulana
Engkau adalah puteri yang berjiwa pahlawan
Rela mengorbankan jiwa, serta ragamu
Tak gentar melawan takdirmu
Untuk memajukan negeri ini
Engkau adalah sosok srikandi
Yang rela mengorbankan harta, dan bendamu
Tidak pernah merasa letih dalam
Memperjuangkan negara ini
Engkau adalah pahlawan dari kaummu
Cita-citamu amatlah mulia
Demi mewujudkan tunas bangsa
Kebanggaan agama serta negara
Nah Bunda, itulah kumpulan puisi Hari Kartini yang dapat dijadikan sebagai referensi pilihan dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026. Semoga melalui puisi Hari Kartini di atas juga dapat menjadi pengingat bagi anak-anak mengenai bagaimana perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak yuk fakta menarik tentang Kartini dalam video di bawah ini:
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Jelang Ujian Semester, Ajari Si Kecil Doa Memohon Ilmu Bermanfaat
Parenting
11 Contoh Pidato Hari Kartini 2026 Penuh Semangat & Inspiratif untuk Acara Sekolah
Parenting
Pengertian Kesetaraan Gender dalam Pandangan Islam dan Contoh yang Bisa Diajarkan ke Anak
Parenting
Anak Sudah Kenal Huruf, Cynthia Lamusu Bahagia tapi Bingung
Parenting
Berapa Usia Ideal Anak Masuk TK A? Bunda Perlu Tahu Nih
5 Foto
Parenting
5 Potret Anak Seleb Rayakan Hari Kartini, Gemas Pakai Baju Adat
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kisah Simalakama RA Kartini; Sembunyikan Status Ibu demi Selamatkan Wajah Ayah
Kisah RA Kartini Dikurung di Rumah Saat Berusia 12 Tahun
Kartini Ilhami Kiai Terjemahkan Al-Qur'an ke Bahasa Jawa