PARENTING
Gripe Water untuk Bayi Bisa Atasi Kolik, Benarkah? Cek Manfaat, Efek Samping, Cara Pakai
Humidatun Nisa' | HaiBunda
Minggu, 25 Jun 2023 11:05 WIBBayi yang terus menangis, bisa menjadi tanda sedang mengalami kolik, Bunda. Menurut dr. Mira Dewita, Sp.A, kolik yang terjadi pada bayi dikenal sebagai kolik infantil.
Kondisi ini merupakan salah satu gangguan yang kerap terjadi pada bayi. Kondisi kolik infantil didefinisikan sebagai kondisi di mana bayi menangis dalam waktu yang lama dan sulit ditenangkan. Hal ini biasanya bukanlah kondisi berat, mengkhawatirkan, dan memang umum dialami oleh bayi.
Bayi yang alami kolik bisa menangis dengan intens selama 3 jam atau lebih per hari, selama 3 hari atau lebih per minggu. Ia akan menangis terus menerus dan mungkin mengepalkan tangan dan menekuk kaki selama episode menangis.
Kolik infantil ini dimulai saat bayi berusia sekitar 2-3 minggu dan dapat berlangsung hingga bayi berusia sekitar 4 bulan.
Sebuah ulasan di Verywell Family menyatakan bahwa penyebab pasti kolik belum diketahui, namun salah satu cara yang bisa digunakan untuk menguranginya adalah dengan gripe water, Bunda.
Yuk ketahui lebih lanjut tentang gripe water, benarkah bisa mengatasi kolik? Simak terus agar Bunda memahami manfaat, efek samping dan cara pakainya ya. Simak sampai selesai, Bunda.
Mengenal gripe water
Gripe water merupakan suplemen cair yang dijual bebas yang umum diberikan kepada bayi di seluruh dunia yang rewel atau kolik. Faktanya, satu penelitian menemukan bahwa mayoritas bayi di India diberi gripe water dalam 6 bulan pertama kehidupan oleh orang tua atau pengasuhnya.
Kandungan gripe water
Sebagian besar gripe water yang tersedia di pasaran mengandung campuran herbal berikut:
- Adas
- Jahe
- Kamomil
- Peppermint
- Lemon
Manfaat gripe water
Banyak orang yang menggunakan gripe water untuk meredakan sakit perut, dengan keyakinan bahwa sakit perut disebabkan oleh masalah perut atau gas pada bayi. Secara teori, ramuan ini akan membantu meredakan gas, sehingga menghilangkan rasa tidak nyaman yang menyebabkan bayi menangis.
Mengutip dari What to Expect, gripe water sudah ada sejak lama. Ini pertama kali digunakan pada tahun 1840-an di Inggris untuk mengobati penyakit malaria yang dikenal sebagai demam fen. Campuran asli soda kue, alkohol, dan herbal menjadi populer di kalangan ibu dan pengasuh Inggris pada tahun 1850-an.
Banyak yang berpikir bahwa gripe water membantu menenangkan bayi yang rewel. Saat ini, alkohol bukanlah bagian dari gripe water karena para ilmuwan tahu bahwa memberikan alkohol kepada bayi bisa sangat berbahaya.
Catatan penting, gripe water diklasifikasikan sebagai suplemen dan bukan obat, sehingga tidak diatur oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. Artinya, tidak ada jaminan bahwa produknya akan mengandung bahan yang tercantum pada labelnya.
Efek samping gripe water
Dapat dikatakan sebagian besar formula gripe water pada umumnya tidak membahayakan. Walaupun penggunaannya meluas karena dipercaya dapat meringankan sakit perut dan kembung pada Si Kecil, namun tidak ada penelitian yang memadai yang menunjukkan bahwa gripe water efektif dalam meredakan sakit perut.
Karena bahan dalam gripe water bisa bervariasi, sulit untuk mengeluarkan pernyataan menyeluruh terhadap semua gripe water. Namun secara keseluruhan, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa gripe water secara langsung berbahaya bagi bayi. Namun, ada kandungan di dalam gripe water yang bisa menjadi perhatian.
Risiko penggunaan gripe water
Risiko penggunaan gripe water mungkin termasuk hal berikut:
- Dapat menyebabkan reaksi alergi
- Bisa memperkenalkan bakteri ke dalam sistem pencernaan bayi
- Apabila diberikan terlalu cepat setelah lahir, gripe water dapat menghambat proses menyusui dan menunda suplai ASI.
Cara pakai gripe water
Disarankan agar Bunda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter dalam menggunakan gripe water, juga harus lebih cermat membaca aturan penggunaannya sebagaimana tertulis dalam kemasan. Instruksi akan mencakup informasi tentang berapa banyak gripe water yang harus diberikan kepada bayi.
Dalam penggunaan gripe water pada bayi, sebaiknya tanpa dicampur dengan apapun, seperti ASI atau susu formula. Sebagian besar bayi menyukai rasa manis dari gripe water sehingga tidak akan memuntahkannya, seperti yang mereka lakukan pada beberapa obat lain.
Alternatif selain gripe water
Karena banyak profesional medis berhati-hati terhadap penggunaan gripe water, orang tua mungkin ingin mempertimbangkan cara alternatif untuk menenangkan bayi mereka.
Metode lain termasuk:
- Membedong bayi
- Memberikan tekanan lembut pada perut bayi
- Menggosok perut bayi dengan gerakan melingkar yang lembut untuk membantu mengeluarkan gas
- Jika memberi susu formula, pertimbangkan untuk beralih ke merek yang lebih lembut seperti yang diarahkan oleh dokter anak
- Jika menyusui, ibu mungkin ingin mengubah pola makannya untuk menghilangkan makanan yang dapat menyebabkan gas atau sakit perut, seperti makanan pedas, susu, dan sayuran tertentu
- Mengalihkan perhatian bayi
- Menggunakan bunyi mainan
Terdapat juga alternatif obat lain, seperti obat tetes gas, yang digunakan beberapa orang tua. Namun, tidak ada bukti yang membuktikan bahwa produk ini lebih cocok untuk bayi tertentu daripada gripe water. Orang tua harus selalu berkonsultasi dengan dokter anak sebelum menggunakan obat herbal apa pun.
Apa pun yang dipilih orang tua, masa kolik dalam kehidupan bayi akan berlalu. Meskipun mungkin terasa seperti selamanya saat bayi mengalami kolik, kolik hampir selalu sembuh dengan sendirinya saat bayi berusia 3-4 bulan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Perlu Tahu, 5 Ciri Kolik pada Bayi serta Cara Tepat Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Ciri-ciri Kolik pada Bayi dan Cara Mengatasinya
Gejala Bayi Kolik Seperti Anak Vanessa Angel, Begini Mengatasinya
Bunda Perlu Tahu, Makanan Ini Bisa Picu Kolik pada Bayi
8 Manfaat Pijat untuk Bayi Kolik
TERPOPULER
Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya
Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah
Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian
Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?
5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel 316 Terbaik, Lebih Aman, Tahan Panas & Karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV dengan Coverage Natural
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Intip Nasib Terkini Neverland, 11 Tahun Setelah Michael Jackson Meninggal
Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya
Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian
Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?
Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Kulineran di Kampung Daun, Fadi Cobain Nasi Bakar Teri Petai
-
Beautynesia
Jakarta X Beauty 2026 Kembali Hadir, 70 Persen Diisi Deretan Brand Lokal!
-
Female Daily
Belanja Lebih Praktis, Kini TUMI Resmi Hadir di ZALORA!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Vera Wang Rayakan Ultah Ke-77, Makin Fresh dengan Rambut Blonde
-
Mommies Daily
Walkaway Wife Syndrome: Kenapa Suami Sering Kaget saat Istri Minta Cerai?