PARENTING
5 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Memicu Penyakit Diabetes pada Anak
Meita Fajriana | HaiBunda
Minggu, 09 Jul 2023 16:44 WIBAda beberapa penyakit pada anak yang timbul akibat kesalahan pengasuhan dari orang tua. Penyakit ini bisa berupa sakit fisik maupun mental, Bunda.
Kekeliruan pengasuhan seperti kebiasaan orang tua sehari-sehari yang kemudian diterapkan kepada Si Kecil secara konsisten dan terus menerus, salah satunya ternyata dapat memicu penyakit diabetes pada anak.
Melansir dari laman Parents, gejala awal diabetes tipe 1 dan tipe 2 pada anak sering tidak terdeteksi. Bahkan kebiasaan orang tua dalam mengasuh anak dapat memengaruhi munculnya penyakit ini. Untuk itu, pentingnya hal ini diperhatikan oleh para orang tua agar anak terhindar dari penyakit diabetes.
Kebiasaan orang tua bisa memicu diabetes pada anak, terutama diabetes tipe 2. Berbeda dengan tipe 1, diabetes tipe 2 dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat. Pada anak, gaya hidup dan pola makan mereka tergantung pada kebiasaan orang tuanya.
"Indikator umum diabetes identik dengan masa kanak-kanak pada umumnya. Pada masa ini anak membentuk kebiasaan makan dan kebiasaan gaya hidup, yang berpengaruh pada kesehatannya di masa depan," kata Maya Feller ahli nutrisi yang berbasis di New York, Amerika Serikat dikutip dari laman Parents.
Penyebab diabetes pada anak
Melansir dari laman Healthline, kelebihan berat badan terkait erat dengan perkembangan diabetes tipe 2. Anak-anak yang kelebihan berat badan memiliki kemungkinan peningkatan resistensi insulin.
Saat tubuh berjuang untuk mengatur insulin, gula darah tinggi menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang berpotensi serius. Selain itu, genetika juga dapat memengaruhi. Misalnya, risiko diabetes tipe 2 meningkat jika salah satu atau kedua orang tua memiliki kondisi tersebut.
Kebiasaan orang tua yang memicu diabetes pada anak
Tanpa disadari beberapa kebiasaan orang tua juga berpotensi untuk memengaruhi risiko diabetes pada anak. Apa saja? Berikut rangkumannya seperti dilansir berbagai sumber:
1. Anak diberi banyak asupan gula
Gula penting untuk tubuh yaitu sebagai sumber energi. Namun, orang tua sebaiknya memberikan asupan gula yang sesuai untuk anak. Termasuk karbohidrat yang juga mengandung gula.
Karbohidrat diolah menjadi glukosa dalam tubuh dan memiliki indeks glikemik lebih rendah dari gula biasa. Sumber karbohidrat pun sangat bervariasi yang bisa Bunda berikan kepada anak dengan tepat dan sesuai kebutuhan mereka.
2. Makanan sebagai iming-iming agar anak tidak rewel
Orang tua sebaiknya tidak menggunakan makanan dan minuman, terutama yang tinggi kalori, sebagai iming-iming agar anak tidak rewel. Banyak orang tua yang memilih cara mudah untuk meredakan anak rewel. Salah satu cara termudah adalah memberi makanan.
Tak hanya berisiko bikin anak jadi kegemukan dan risiko diabetes tinggi, tapi juga menimbulkan efek lain kepada mental yang dipengaruhi oleh kebiasaan tersebut. Hal ini juga dapat memicu masalah makan pada anak, lho Bunda
3. Makanan dijadikan hadiah
Di samping iming-iming agar anak tidak rewel, ada pula orang tua yang menjadikan makanan sebagai hadiah atas prestasi anak. Memberikan apresiasi atas prestasi anak tidak salah, tetapi orang tua tidak dianjurkan memberikan makanan sebagai hadiah.
Anak dapat menganggap bahwa dengan prestasi atau keberhasilan, ia bisa makan sepuasnya. Hal ini bisa berdampak negatif saat ia dewasa nanti.
Anak akan sulit mengendalikan perilaku makan yang berisiko membuatnya terkena penyakit diabetes, hingga gangguan psikologis atau gangguan makan misalnya seperti bulimia atau anoreksia.
4. Membebaskan anak jajan makanan manis
Berdasarkan data Riskesdas Indonesia tahun 2018, tingkat konsumsi makanan manis di Indonesia sangat tinggi yakni sekitar 87,9 persen. Sementara itu, tingkat konsumsi minuman manis sekitar 91,49 persen.
Belum lama ini, ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), mengungkapkan kebiasaan buruk anak mengonsumsi junkfood dan makanan tinggi gula menjadi pemicu utama peradangan dalam tubuh. Alhasil, anak mudah terserang berbagai penyakit, termasuk diabetes.
"Junkfood sangat tinggi gula dan inflamatif. Anak-anak sekarang itu sudah banyak yang kena hipertensi, diabetes melitus tipe II karena ini," jelas ketua IDAI saat konferensi pers, baru-baru ini.
Untuk itu, perlu bagi orang tua tidak membiasakan diri membebaskan anak jajan makanan manis setiap hari.
5. Melewatkan sarapan anak
Seperti penjelasan sebelumnya, pola makan anak sangat bergantung pada orang tuanya. Anak akan mencontoh langsung kepada Ayah dan Bunda. Jika orang tua sering melewatkan sarapan, tentu anak juga tidak terbiasa sarapan bahkan hingga dewasa nantinya.
Melansir dari laman Reader’s Digest, Ellen Calogeras, seorang edukator diabetes di Cleveland Clinic Diabetes mengungkapkan orang yang sering melewatkan sarapan berisiko terkena diabetes tipe 2. Sebab, melewatkan makan di pagi hari dapat mengganggu kadar insulin, sehingga tubuh lebih sulit untuk mengontrol gula darah.
Nah, itulah lima kebiasaan orang tua yang dapat memicu penyakit diabetes pada anak, bagaimana apakah Bunda melakukan salah satunya?
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan untuk anak. Langsung aja yuk, Bun klik di sini.
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Rabies pada Anak: Gejala hingga Cara Mengobati
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kasus Diabetes pada Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Usia Balita Tercatat 19 Persen
Diabetes Bisa Serang Anak-anak, Simak Penyebabnya hingga Tandanya
Jangan Salah, Anak dan Remaja Juga Bisa Idap Diabetes Tipe 2
Gejala dan Penyebab Diabetes Tipe 1 pada Anak
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam
Sejarah Respon Internasional terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
Serunya Belajar Dapat Cuan dari Affiliate di Gathering Sister at Home
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Jam Diver Solar yang Cocok buat Liburan Pantai 2026
-
Beautynesia
5 Cara Menjadi Teman yang Baik agar Pertemanan Awet dan Selalu Positif
-
Female Daily
no na Tampil Memukau di Head In The Clouds 2026, Intip Fashion Colorful Mereka
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Bando Zig Zag Era 90-an Tren Lagi, Dipakai Model Miu Miu Hingga Hailey Bieber
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love