PARENTING
Mengenal Internalizing Behavior, Pemicu Anak Penakut, Depresi & Tertutup
Mutiara Putri | HaiBunda
Jumat, 29 Sep 2023 04:00 WIBSalah satu perilaku yang mungkin dimiliki oleh anak adalah internalizing behavior. Ini merupakan tindakan yang mengerahkan energi problematis ke dalam diri sendiri, Bunda.
Dengan kata lain, seseorang yang menunjukkan internalizing behavior melakukan hal-hal yang merugikan untuk diri. Mereka tidak menyerang orang lain atau yang dikenal dengan istilah perilaku eksternalisasi.
Menurut psikolog klinis, Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog, internalizing behavior atau perilaku internalizing merupakan perilaku yang cenderung termanifestasi secara internal. Dengan begitu, hal ini tidak tampak secara jelas bagi orang lain.
Perilaku ini tentu sangat kontras perilaku externalizing. Perilaku ini umumnya melibatkan tindakan yang lebih terlihat dan tampak dari luar.
"Perilaku internalizing adalah jenis perilaku yang cenderung termanifestasi secara internal atau dalam diri individu, sehingga tidak selalu tampak secara jelas bagi orang lain," ujar Psikolog Danang pada HaiBunda saat dihubungi melalui WhatsApp, baru-baru ini.
"Ini adalah kontras dengan perilaku externalizing, yang melibatkan tindakan yang lebih terlihat dan tampak di luar diri individu," sambungnya.
Ciri internalizing behavior
Dalam kesempatan yang sama, Danang menjelaskan beberapa ciri anak mengalami internalizing behavior. Berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:
1. Ketidakmampuan mengatasi emosi
Danang mengungkapkan bahwa anak dengan perilaku ini sulit untuk mengatasi emosinya. Selain itu, mereka juga cenderung menahan perasaan daripada mengekspresikannya.
"Anak-anak dengan perilaku internalizing mungkin sulit dalam mengatasi emosi mereka dan cenderung menahan perasaan mereka daripada mengekspresikannya. Ini bisa termasuk cemas, depresi, atau stres yang mereka pendam," ujarnya.
2. Perilaku pasif
Anak yang memiliki perilaku internalizing cenderung menghadapi masalah dengan cara yang pasif. Mereka bisa saja menarik diri dari situasi sosial atau menghindari konfrontasi.
3. Ketakutan atau kekhawatiran berlebihan
Danang menjelaskan bahwa internalizing behavior dapat membuat anak mengalami rasa takut dan khawatir yang berlebihan, Bunda. Hal ini juga berkaitan dengan hal-hal yang mungkin tidak mengancam mereka.
"Anak-anak dengan perilaku internalizing seringkali mengalami ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan, bahkan terkait dengan hal-hal yang mungkin tidak menjadi ancaman," tuturnya.
4. Perasaan rendah diri
Anak yang memiliki perilaku internalizing umumnya memiliki harga diri yang rendah, Bunda. Mereka juga kerap menganggap dirinya tidak berharga.
5. Kehilangan minat dalam aktivitas
Lebih lanjut, Danang menyebut bahwa anak yang memiliki perilaku ini bisa kehilangan minat dalam aktivitas yang biasanya mereka sukai. Anak juga akan menarik diri dari lingkungannya.
"Anak-anak dapat kehilangan minat dalam aktivitas yang biasanya mereka nikmati dan menarik diri dari lingkungan sosial mereka," ujar psikolog yang berpraktik di RSJ Menur Surabaya.
6. Masalah kesehatan fisik
Perilaku internalizing yang dimiliki anak umumnya bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik. Misalnya gangguan tidur hingga gangguan makan.
"Perilaku internalizing dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik, seperti gangguan tidur, sakit kepala, atau gangguan makan," jelas Danang.
7. Kemungkinan depresi atau cemas
Jika anak memiliki perilaku internalizing berlanjut dalam jangka waktu yang panjang, tentu akan memengaruhi kesejahteraan anak. Mereka bisa mengalami depresi atau kecemasan.
"Jika perilaku internalizing berlanjut dalam jangka waktu yang lama dan sangat memengaruhi kesejahteraan anak, itu bisa menjadi tanda adanya depresi atau kecemasan yang memerlukan perhatian dari seorang profesional kesehatan mental," papar pria yang telah menerbitkan lebih dari 10 buku psikologi ini.
Nah, Bunda itulah pengertian dan ciri-ciri internalizing behavior yang mungkin terjadi pada anak. Semoga informasinya bermanfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Trauma pada Anak: Ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Manfaat Anak Bermain dengan Ayah, Bikin Si Kecil Lebih Cerdas
Perubahan Mental dan Fisik Anak Laki-laki & Perempuan saat Memasuki Fase Pubertas
7 Dampak Abaikan Emosi Anak yang Bisa Pengaruhi Psikologisnya saat Dewasa
Perlukah Asuransi Kesehatan untuk Anak? Pakar Keuangan Menjawab
TERPOPULER
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Cara Mengenali Anak yang Sedang Mengalami Masalah Emosional & Mungkin Butuh Bantuan
Tips Makeup 5 Menit buat Antar Anak Sekolah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Tips Makeup 5 Menit buat Antar Anak Sekolah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Filter Air Purifier Original vs Kompatibel, Beneran Beda atau Cuma Beda Harga?
-
Beautynesia
Kenalan Lebih Dekat dengan Kim Si A, Aktris Muda yang Miliki Filmografi Solid
-
Female Daily
Berlokasi di Plaza Indonesia, Maison Francis Kurkdjian Resmi Buka Butik Pertama di Indonesia!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kontroversi Robot Humanoid Tampil di Fashion Show, Banjir Kritik
-
Mommies Daily
Mau Eksplor BSD? Ini 10+ Restoran, Cafe, dan Tempat Seru untuk Weekend