HaiBunda

PARENTING

5 Tanda Anak Buta Warna, Termasuk Sering Pilihan Pakaian & Kaus Kaki Tidak Matching

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Senin, 11 Dec 2023 19:50 WIB
Ilustrasi Anak Buta Warna/Foto: Getty Images/iStockphoto/Ivan_Karpov
Jakarta -

Kondisi buta warna merupakan kondisi yang umum terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Lantas, seperti apa tanda Si Kecil mengalami buta warna?

Menurut dokter mata anak, dr. Patrick Burke menggambarkan buta warna sebagai bentuk 'kekurangan warna'. Hal ini karena sebagian besar orang masih bisa melihat beberapa warna.

"Buta warna lebih tepat disebut 'kekurangan warna' karena sebagian besar orang dengan kondisi ini masih dapat melihat beberapa warna dibandingkan tidak melihat warna sama sekali," ungkapnya melansir dari laman Romper.


"Ini hasil genetik yang memengaruhi sel-sel yang mendeteksi warna pada mata kita. Hal ini membuat sangat sulit dan tidak mungkin membedakan warna-warna tertentu, dan menyebabkan dua warna berbeda terlihat persis sama," sambungnya.

Defisiensi warna menyebabkan warna merah dan hijau sering terlihat sama. Selain itu, beberapa dapat muncul dalam warna seperti ungu dan cokelat yang mengandung sedikit warna merah dan hijau.

Penyebab buta warna

Buta warna merupakan suatu kondisi yang diturunkan. Kata dokter mata di Children's National Hospital, Dr. Mohamed Jaafar, buta warna adalah kondisi resesif terkait X yang diwariskan melalui gen dari keluarga Bunda.

"Buta warna adalah kondisi resesif terkait X yang diwariskan melalui garis ibu. Biasanya hasilnya seperti kakek dari pihak ibu memilikinya (buta warna), ibu biasanya tidak memilikinya, dan kemudian muncul pada cucunya," ungkapnya.

Tanda anak mengalami buta warna

Sulit untuk mengidentifikasi apakah anak mengalami buta warna atau tidak. Berikut ini beberapa tanda yang mungkin terlihat jika anak mengalami buta warna:

  1. Anak sulit membedakan warna, terutama warna merah dan hijau.
  2. Mereka memilih pakaian, seperti kaus kaki, yang tidak serasi.
  3. Anak sensitif terhadap cahaya yang terang.
  4. Anak kesulitan fokus mewarnai lembar kerja.
  5. Anak menggunakan warna yang salah untuk barang-barang umum, seperti hijau untuk mewarnai hidran kebakaran.

Lantas, apa yang harus Bunda lakukan jika anak mengalami buta warna? Simak selengkapnya pada laman berikutnya. ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(mua/fir)
BERI LABEL HINGGA SELALU ADA UNTUK ANAK

BERI LABEL HINGGA SELALU ADA UNTUK ANAK

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

3 Cara yang Bisa Bunda Lakukan saat Anak Didiagnosis Obesitas

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Menyusui Indah Ramadhani

4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

83 Nama Bayi Heroik dari Tokoh Dunia, Penuh Makna Kuat dan Inspiratif

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK