PARENTING
Mycoplasma Pneumoniae pada Anak: Gejala, Penyebab, Penularan dan Pengobatannya
Dr. Dian Sulistya Ekaputri, Sp.A | HaiBunda
Rabu, 20 Dec 2023 21:20 WIBBelakangan gangguan saluran pernapasan pada anak meningkat yang dikenal dengan nama Mycoplasma pneumonia. Ini merupakan penyakit yang penyebab utamanya adalah bakteri Mycoplasma pneumoniae.
Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai pneumoniae atau radang paru-paru. Pada anak-anak, infeksi ini bisa menjadi masalah serius, oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab, gejala, dan pengobatannya.
Usia paling berisiko terkena Mycoplasma pneumonia
Mycoplasma pneumoniae dapat memengaruhi anak-anak dari berbagai rentang usia, tetapi cenderung lebih umum terjadi pada anak-anak yang lebih besar, khususnya mereka yang berusia antara 5 hingga 15 tahun. Meskipun demikian, infeksi ini tidak terbatas pada rentang usia tersebut dan bisa juga mempengaruhi anak-anak yang lebih muda atau bahkan bayi.
Penyebab Mycoplasma Pneumoniae pada Anak
Mycoplasma pneumoniae adalah jenis bakteri yang memiliki sifat unik, yaitu tidak memiliki dinding sel bakteri. Karena hal ini, mereka tidak dapat dihancurkan oleh antibiotik yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi bakteri lainnya. Bakteri ini menyebar melalui droplet udara saat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Anak-anak usia prasekolah dan sekolah lebih rentan terhadap infeksi ini, karena sistem kekebalan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan. Selain itu, interaksi sosial di sekolah atau tempat bermain dapat meningkatkan risiko penularan.
Gejala Mycoplasma Pneumoniae pada Anak
Gejala infeksi Mycoplasma pneumoniae pada anak bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga parah. Gejala yang umum meliputi:
- Batuk Kering: Batuk yang bisa menjadi semakin parah dan tidak merespon pengobatan batuk biasa.
- Demam: Anak bisa mengalami demam tinggi, kadang-kadang disertai menggigil.
- Sesak Napas: Kesulitan bernapas atau napas yang cepat bisa terjadi, terutama pada kondisi yang lebih parah.
- Nyeri Dada: Anak mungkin mengeluh nyeri di dada, terutama saat bernapas atau batuk.
- Selain itu, anak juga bisa mengalami gejala seperti sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala, dan mual.
Infeksi Mycoplasma ini sifatnya ringan dibandingkan dengan kuman yang lain, sehingga seringkali penderitanya dikatakan sedang mengalami walking pneumonia, alias meskipun terkena pneumonia masih dapat berjalan-jalan.
Diagnosis
Diagnosis infeksi Mycoplasma pneumoniae pada anak umumnya dilakukan melalui pemeriksaan fisik, riwayat kesehatan, serta tes darah dan tes dahak. Dokter juga mungkin melakukan tes lain seperti chest X-ray untuk melihat kondisi paru-paru.
Tes darah
Tes darah dapat membantu dalam mendiagnosis infeksi Mycoplasma pneumoniae. Tes ini dapat mengukur jumlah sel darah putih yang mungkin meningkat sebagai respons terhadap infeksi. Selain itu, tes darah juga bisa mencakup pengujian untuk melihat adanya antibodi terhadap bakteri Mycoplasma pneumoniae.
Tes dahak atau sputum
Dalam beberapa kasus, dokter dapat meminta anak untuk mengeluarkan dahak atau sputum dari paru-paru mereka. Sampel ini kemudian akan dianalisis di laboratorium untuk mendeteksi keberadaan bakteri Mycoplasma pneumoniae.
Tes tambahan
Dokter juga dapat memesan tes tambahan seperti tes serologi atau tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi bakteri secara langsung. Tes PCR dapat lebih sensitif dan spesifik dalam mendeteksi DNA atau materi genetik dari Mycoplasma pneumoniae.
Pemeriksaan radiologi
Dokter dapat merujuk anak untuk menjalani pemeriksaan radiologi seperti foto rontgen dada. Hal ini bisa membantu dokter melihat adanya perubahan pada paru-paru yang bisa terkait dengan infeksi, meskipun foto rontgen seringkali tidak spesifik untuk Mycoplasma pneumoniae. Tampilan rontgen pada Mycoplasma seringkali menunjukkan diskongruensi dengan klinis penderita, yakni pada rontgen tampak bercak yang parah, namun anak masih beraktivitas normal.
Tatalaksana Medikamentosa
Simak pengobatan anak yang terkena bakter Mycoplasma pneumoniae di bawah ini:
Antibiotik:
- Makrolida: Seperti azitromisin, klaritromisin, atau eritromisin. Biasanya merupakan pilihan utama untuk mengobati infeksi Mycoplasma pneumoniae pada anak.
Obat-obatan Simptomatik: - Antipiretik: Parasetamol atau ibuprofen dapat digunakan untuk menurunkan demam dan mengurangi rasa tidak nyaman.
- Obat Batuk: Dokter dapat meresepkan obat batuk untuk membantu meredakan batuk yang kuat atau mengganggu tidur anak.
Tatalaksana Non-Medikamentosa:
Berikut detail pengobatannya:
Istirahat dan asupan cairan:
- Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup untuk membantu tubuhnya melawan infeksi.
- Berikan banyak cairan, seperti air atau jus, untuk mencegah dehidrasi.
Perawatan diri:
- Ajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
- Pastikan anak mencuci tangan secara teratur untuk mencegah penyebaran infeksi.
Perawatan tambahan dan pemeriksaan lanjutan:
- Jika anak mengalami gejala parah atau tidak merespons pengobatan, dokter mungkin memerlukan pemeriksaan lanjutan atau perawatan di rumah sakit.
Follow-Up:
- Penting untuk mengikuti petunjuk dokter terkait pengobatan dan melakukan kunjungan follow-up sesuai jadwal untuk memastikan pemulihan yang baik.
Pencegahan Penyebaran:
- Anak harus tetap di rumah sampai gejalanya membaik dan tidak lagi menularkan infeksi kepada orang lain.
Pencegahan dan Perawatan
Untuk mencegah infeksi Mycoplasma pneumoniae pada anak, penting untuk mengajarkan kebiasaan baik seperti mencuci tangan secara teratur, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, serta menjaga jarak fisik dengan orang yang sedang sakit.
Bagi anak-anak yang telah terinfeksi, istirahat yang cukup, asupan cairan yang memadai, dan konsumsi makanan bergizi penting untuk pemulihan yang optimal. Penting juga untuk mematuhi petunjuk dokter terkait pengobatan dan menjaga anak tetap di rumah sampai mereka pulih sepenuhnya untuk mencegah penyebaran infeksi kepada orang lain.
Infeksi Mycoplasma pneumoniae pada anak dapat menjadi masalah serius, tetapi dengan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang tepat, sebagian besar anak-anak pulih sepenuhnya. Penting bagi orang tua untuk memperhatikan gejala infeksi saluran pernapasan pada anak dan segera menghubungi dokter jika mencurigai adanya infeksi Mycoplasma pneumoniae. Pencegahan melalui kebersihan dan perhatian pada perawatan yang tepat juga kunci untuk mengurangi risiko penularan dan memastikan pemulihan yang cepat bagi anak-anak yang terinfeksi.
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali Ciri Demam Berdarah pada Anak Serta Obat dan Makanan yang Bantu Penyembuhan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Seberapa Bahayakah Mycoplasma Pneumonia pada Anak? Ini Jawaban Dokter
Kisah Anak 6 Tahun Idap Mycoplasma Pneumonia, Keluhkan Sensasi Aneh di Perut
Mycoplasma Pneumonia Rentan Menyerang Anak Usia Sekolah, Ini Gejala & Cara Mengobatinya
Mycoplasma Pneumonia Serang 6 Anak RI, Kemenkes Ungkap Awal Gejalanya
TERPOPULER
Tiba di Jakarta, Anne Curtis Sempatkan Foto di Bundaran HI Berlatar TransJakarta
Potret Terbaru Amora Lemos yang Kini Beranjak Remaja, Ikuti Jejak Krisdayanti Jadi Penyanyi
10 Pekerjaan yang Cocok untuk Orang Introvert, Bisa Dikerjakan dari Rumah
11 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Minum Kopi Hitam, Salah Satunya Tak Suka Basa-basi
3 Kata yang Bisa Bikin Orang Merasa Nyaman, Menurut Psikolog
REKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Tiba di Jakarta, Anne Curtis Sempatkan Foto di Bundaran HI Berlatar TransJakarta
Potret Terbaru Amora Lemos yang Kini Beranjak Remaja, Ikuti Jejak Krisdayanti Jadi Penyanyi
10 Pekerjaan yang Cocok untuk Orang Introvert, Bisa Dikerjakan dari Rumah
11 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Minum Kopi Hitam, Salah Satunya Tak Suka Basa-basi
3 Kata yang Bisa Bikin Orang Merasa Nyaman, Menurut Psikolog
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Serum Kamu Cepat Berubah Warna? Ini Cara Simpan Skincare Aktif yang Benar
-
Beautynesia
3 Cara Mengenali Anak yang Tumbuh Besar Dimanjakan Orang Tua Dilihat dari Ucapannya
-
Female Daily
Lebih dari Sekadar Penutup Kepala, Ini Cerita UNIQLO Hijab dalam Menemani Perjalanan Perempuan Berhijab Indonesia!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Penampilan Sienna Miller dengan Putri Cantiknya yang Disebut Calon Fashionista
-
Mommies Daily
Game untuk Melatih Otak Orang Dewasa, Bisa Dimainkan Saat Waktu Senggang