PARENTING
Umur 3 Tahun Belum Bisa Bicara, Kenali Ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Mutiara Putri | HaiBunda
Kamis, 04 Jan 2024 19:05 WIBSetiap anak tumbuh dan berkembang dengan caranya masing-masing. Meski begitu, beberapa anak disebut mengalami keterlambatan berbicara jika mereka tidak mencapai tahap perkembangan tertentu.
Beberapa anak mungkin fokus mempelajari satu keterampilan terlebih dahulu dibandingkan dengan anak lainnya. Namun, jika anak tidak banyak bicara dan membentuk kalimat dua kata pada tahapan yang seharusnya, Bunda mungkin harus segera menemui dokter.
Jika anak mengalami keterlambatan bicara, bukan berarti ada sesuatu yang salah. Mereka mungkin hanya mengalami keterlambatan pada perkembangannya.
Perkembangan bicara anak usia 3 tahun
Melansir dari laman Healthline, pada tahun ketiga hidupnya, anak seharusnya sudah mulai menggunakan dua sampai tiga kombinasi kata dengan lebih teratur. Tak hanya itu, anak usia 3 tahun pada umumnya dapat menggunakan 1.000 kata, Bunda.
Di usia ini juga harusnya anak sudah memiliki kosa kata yang cukup untuk menyebutkan sebagian besar benda di sekitarnya. Bunda pun seharusnya bisa memahami ucapan Si Kecil.
Lebih dari itu, anak yang berusia 3 tahun harusnya sudah bisa memiliki keterampilan bicara sebagai berikut:
- Menyebut dirinya dengan namanya
- Memanggil orang lain dengan namanya
- Menggunakan kata benda, kata sifat, dan kata kerja dalam kalimat tiga atau empat kata
- Membentuk jamak
- Mengajukan pertanyaan
- Bercerita
- Mengulang lagu anak-anak
- Menyanyikan sebuah lagu
Tanda dan tanda anak 3 tahun terlambat bicara
Ada beberapa tanda yang terlihat pada anak 3 usia 3 tahun ketika mereka mengalami keterlambatan bicara, Bunda. Berikut ini deretannya:
- Belum menguasai setidaknya 200 kata
- Tidak menanyakan nama sesuatu
- Sulit dipahami meskipun Bunda tinggal bersama
- Tidak dapat mengucapkan kata-kata yang telah dipelajari sebelumnya
Penyebab anak terlambat bicara
Mengutip dari laman Expressable, ada beberapa hal yang menyebabkan Si Kecil mengalami keterlambatan bicara. Berikut ini ulasannya:
1. Masalah pendengaran
Gangguan pendengaran apapun bisa berdampak langsung pada perkembangan bicara dan bahasa. Jika seorang anak tidak bisa mendengar semua bunyi dalam bahasanya, hal ini akan memengaruhi kemampuannya mendengar kata-kata dengan jelas dan memaknai maknanya.
Tak hanya itu, Si Kecil juga akan kesulitan dalam mempelajari cara mengucapkan kata-kata. Jika anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan bicara dan bahasa, Bunda juga bisa memeriksakan pendengarannya.
2. Masalah oral-motorik
Beberapa anak mengalami kesulitan dengan gerakan oral motoriknya. Ini mengacu pada kemampuan mengkoordinasikan bibir, lidah, dan rahang untuk produksi ucapan.
3. Memiliki suatu ketidakmampuan
Keterlambatan bicara dan bahasa bisa terjadi dengan sendirinya, Bunda. Bisa saja hal ini terjadi karena beberapa kondisi ketidakmampuan seperti gangguan spektrum autisme, ADHD, disabilitas intelektual, dan disabilitas perkembangan.
4. Masalah neurologis
Jika seorang anak memiliki masalah neurologis yang mendasarinya, hal ini juga dapat memengaruhi kemampuannya untuk berbicara dengan jelas. Beberapa di antaranya adalah cerebral palsy, distrofi otot, dan cedera otak traumatis.
5. Faktor lingkungan
Anak-anak perlu bermain setiap hari, Bunda. Mereka perlu dirangsang dan dilibatkan dalam aktivitas bermain yang berbeda untuk mengembangkan keterampilan bahasanya.
Jika seorang anak tidak sering diajak bicara, tidak mendengar bahasa yang dicontohkan, dan tidak memiliki kesempatan untuk bermain, mereka mungkin lebih berisiko mengalami keterlambatan dalam berkomunikasi.
Cara mengatasi terlambat bicara pada anak
Menurut laman Healthline, ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi keterlambatan bicara pada anak. Berikut ini deretannya:
- Bicaralah langsung dengan anak meski hanya untuk menceritakan apa yang Bunda lakukan.
- Gunakan isyarat dan menunjuk objek saat Bunda mengucapkan kata-kata yang sesuai.
- Bacakan Si Kecil buku.
- Nyanyikan sebuah lagu sederhana yang mudah diulang.
- Berikan perhatian penuh saat berbicara dengan anak.
- Bersabarlah saat Si Kecil mencoba berbicara dengan Bunda.
- Saat seseorang mengajukan pertanyaan pada anak, jangan bantu menjawabnya.
- Ulangi kata-kata dengan benar dan tidak mengkritik kesalahannya.
- Biarkan anak berinteraksi dengan anak yang bisa berkomunikasi dengan baik.
- Ajukan pertanyaan dan berikan pilihan
- Beri anak waktu untuk merespons pertanyaan.
Bunda juga memiliki pengalaman dengan anak yang memiliki kondisi terlambat bicara? Bagikan kisahnya di kolom komentar, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Kegiatan Sederhana untuk Menumbuhkan Empati pada Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Rekomendasi Permainan Menyenangkan untuk Balita, Bisa Asah Kreativitas juga Lho!
Rekomendasi Pilihan Buku untuk Anak 1-6 Tahun Sesuai Kemampuan Berpikirnya
Asah Kreativitas Anak dengan 10 Kreasi Origami Bentuk Hewan Yuk Bunda
Bawang Merah Bawang Putih, Dongeng Anak yang Sarat Pesan Moral
TERPOPULER
Cerita Haruka Jalani Operasi Pengangkatan Tumor di ibu Jari Tangannya
Mengenal Kondisi Vasospasme, Puting Sakit saat Menyusui
Intip Penerbangan Pesawat Listrik, Biayanya 40 Kali Lebih Murah
150 Nama Bayi Terinspirasi Langit dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Mengenal Cyclospora Skinny, Tren Diet Ekstrem yang Bikin Orang Sengaja Diare demi Kurus
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
7 Karakteristik Anak Gen Beta dan Cara Mendidiknya, Disebut Lebih Cepat Beradaptasi
Mengenal Cyclospora Skinny, Tren Diet Ekstrem yang Bikin Orang Sengaja Diare demi Kurus
150 Nama Bayi Terinspirasi Langit dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Mengenal Kondisi Vasospasme, Puting Sakit saat Menyusui
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Selain Buat Kebab, Kulit Tortilla Ternyata Bisa Jadi Menu Sarapan Sehat
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Review Huda Beauty Lip Contour Stain & Faux Filler Gloss: Lip Combo Viral yang Layak Masuk Wishlist?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Terlihat Kurus, Moon Chae Won Dibuat Terlihat Lebih Berat 3 Kg Saat Makeup
-
Mommies Daily
12 Rekomendasi Bra Menyusui yang Nyaman, Seamless hingga Big Size