PARENTING
Anak di Atas 2 Tahun Perlukah Diberi Susu UHT? Ini Kata Dokter
Mutiara Putri | HaiBunda
Selasa, 30 Jan 2024 04:00 WIBAnak-anak yang berusia di atas 2 tahun sudah bisa diberikan jenis susu lainnya selain ASI. Lantas, perlukah anak diberikan susu jenis Ultra-high-temperature (UHT)?
Menurut dokter spesialis anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, anak yang berusia di atas 1 tahun bisa diberikan ASI maupun jenis susu lainnya. Meski begitu, pemberian susu bukanlah hal yang utama.
Susu pada balita dan batita boleh diberikan maksimal 30 persen dari total kebutuhan kalorinya. Sementara itu, 70 persen sisanya harus berupa makanan padat.
"Pemberian susu pada anak di atas usia 1 tahun baik ASI maupun susu lainnya bukan yang utama karena hanya boleh diberikan maksimal 30 persen dari total kebutuhan kalori. Dan 70 persen sisanya harusnya berupa makanan padat," katanya pada HaiBunda, belum lama ini.
"Jadi pemberian susu di dalam konteks makanan anak usia batita dan balita adalah sumber kalsium dan sumber protein dengan asam amino esensial yang lengkap," sambungnya.
Bolehkah anak usia 2 tahun diberikan susu UHT?
Dalam kesempatan yang sama, dr. Aisya menyebut bahwa susu UHT boleh diberikan pada anak ketika usianya di atas 1 tahun. Selain itu, varian rasa yang disarankan adalah full cream.
"Susu UHT boleh diberikan pada Si Kecil ketika usianya di atas 1 tahun. Jadi susu UHT yang diberikan pada anak di atas 1-2 tahun yang disarankan itu full cream," kata dokter yang juga berpraktik di RS UNS ini.
"Karena kalau full cream dia rasa lebih mampu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral untuk perkembangannya," sambung dr. Aisya.
Ketika usianya sudah lebih dari 2 tahun, Si Kecil baru bisa dikenalkan dengan susu skim secara bertahap. Meski begitu, pastikan Si Kecil mendapatkan makanan bervariasi dengan gizi seimbang.
"Setelah masuk ke usia 2 tahun baru Si Kecil bisa di perkenalan dengan susu semi skim secara bertahap asalkan makanan yang dikonsumsinya bervariasi dan bergizi seimbang serta Si Kecil tumbuh, berkembang dengan baik," ucap dr. Aisya.
Melansir dari laman WebMD, susu skim merupakan susu tanpa lemak yang tidak kental. Susu tanpa lemak ini menjadi pilihan karena lebih rendah lemak serta kalori dibandingkan dengan susu murni, Bunda.
Pada awal 1980-an, masyarakat Amerika Serikat mulai memperhatikan jumlah lemak yang terdapat pada makanan mereka. Tak sedikit yang mengira bahwa semakin banyak lemak pada makanan maka semakin banyak pula lemak yang disimpan dalam tubuh sehingga membuat berat badan bertambah.
Susu skim dianggap sebagai bahan padat nutrisi di mana di dalamnya mengandung banyak vitamin dan mineral meski sedikit kalori. Faktanya, susu skim adalah salah satu sumber makanan yang mengandung banyak kalsium, yakni sekitar 325 mg per cangkir.
Lantas, apa manfaat susu bagi anak? Simak selengkapnya pada laman berikutnya ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/mua)
SEBAGAI SUMBER ENERGI