Saat ini ada banyak kegiatan tambahan yang dapat Bunda perkenalkan pada Si Kecil, salah satunya les balet. Nah, kapan sebenarnya waktu tepat untuk memperkenalkan balet pada Si Kecil?
Dikutip dari Romper, usia terbaik untuk memulai les balet yakni kapan pun anak tertarik melakukannya. Beberapa tempat les balet menawarkan kelas sejak usia 2 tahun, jadi jika menurut Bunda anak akan menyukai kegiatan ini maka tak ada salahnya untuk mendaftarkan mereka.
Menurut direktur Abbott Academy di Joffrey Academy of Dance, Suzanne Lopez, umumnya kelas khusus untuk anak usia dini lebih spesifik disebut movement classes. Kegiatannya lebih banyak mengarah pada gerakan pra-balet.
"Pelatihan pra-balet dapat dimulai pada usia 5 tahun, yaitu saat minat untuk menari biasanya mulai muncul. Pelatihan yang sebenarnya rata-rata dimulai pada usia 8 tahun," imbuh Lopez.
Pada usia berapa terlambat untuk memulai les balet?
Usia anak untuk dapat mendaftar di kelas bergantung pada ketentuan masing-masing tempat les balet. Rata-rata setiap tempat les balet memiliki kelas untuk pemula, di mana anak-anak dapat mempelajari dasar balet tanpa memandang usia mereka.
Menurut Lopez, sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk memulai les balet. "Orang tua hanya perlu menemukan tempat yang dapat menyambut anak pada usia berapa pun. Selama anak memiliki minat terhadap hal tersebut, selalu ada tempat baginya untuk menari balet," tuturnya.
Manfaat anak mengikuti les balet
Tak sekadar menari dan bergerak, ada beberapa manfaat yang bisa didapat Si Kecil saat mengikuti kegiatan seperti les balet. Berikut ulasannya:
1. Fleksibilitas
Kelas balet balita biasanya berfokus pada fleksibilitas. Anak akan belajar untuk menggerakkan tubuhnya dengan lebih lentur secara bertahap, Bunda.
2. Kekuatan otot
Kekuatan otot sangat penting untuk mampu melakukan pose balet yang tepat. Seperti diketahui, fleksibilitas harus dibarengi dengan kekuatan untuk mengoptimalkan latihan balet Si Kecil.
3. Disiplin
Saat mengikuti les balet di usia dini, berarti anak kali pertama diperkenalkan dengan figur otoritas yang bukan orang tuanya. Maka dari itu, anak juga belajar tentang disiplin dan pengendalian diri. Misalnya, anak akan belajar cara berbagi ruang dengan orang lain dan mengantre.
4. Percaya diri
Selain menghilangkan kebiasaan buruk dan kendali emosi, disiplin juga mengajarkan anak membangun kepercayaan diri melalui penguatan positif. Instruktur tari yang berpengalaman akan menciptakan banyak kesempatan untuk meningkatkan rasa percaya diri Si Kecil saat belajar gerakan balet.
5. Hubungan sosial dan pertemanan
Pertemanan antarpenari di kelas balet biasanya sangat kuat karena terbentuk melalui kerjasama tim dan kecintaan terhadap tari. Di kelas balet ini, anak akan bertemu dengan teman sebaya berdasarkan minat yang sama.
Tips memilih tempat les balet untuk anak
Jika Bunda tidak aktif dalam kegiatan menari tapi ingin mendaftarkan Si Kecil, Lopez menyarankan untuk menentukan prioritas terlebih dahulu saat mencari tempat les balet.
Perhatikan lokasi dan kualitas tempat les balet tersebut. Yang tak kalah penting, cari rekomendasi dan baca ulasan dari orang-orang terpercaya.
Kesimpulannya, kapan waktu tepat anak mulai les balet sebenarnya bergantung pada minat dan kebutuhan anak. Bunda tidak perlu terburu-buru untuk melakukannya pada usia 2 tahun atau merasa terlambat jika mereka tiba-tiba menunjukkan minat terhadap balet pada usia 13 tahun.
Pastikan saja anak benar-benar memiliki minat terhadap kegiatan tersebut, sehingga setiap gerakan balet yang diajarkan akan dilakukan dengan tepat dan memiliki manfaat bagi tumbuh kembangnya juga.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Tak Selalu Negatif! Ini 5 Manfaat Anak Bermain Gadget, Tetap Harus Ditemani, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Permainan Tradisional Seru, Ajak Anak Bermain Yuk Bunda!
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
Doa Penuntun Tidur Anak agar Jauh dari Mimpi Buruk dan Gelisah
TERPOPULER
5 Potret Manisnya Raina Anak Kedua Rossa, Curi Perhatian & Bikin Penasaran Netizen
Pendaftaran LPDP Tahap II Dibuka, Bolehkah Bawa Keluarga ke Negara Tujuan?
Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Rendah dari Kebiasaan Sehari-hari
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
Daftar Jingle MPLS untuk Tahun Ajaran 2026/2027, Lengkap dengan Lirik Lagunya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV dengan Coverage Natural
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Manisnya Raina Anak Kedua Rossa, Curi Perhatian & Bikin Penasaran Netizen
Pendaftaran LPDP Tahap II Dibuka, Bolehkah Bawa Keluarga ke Negara Tujuan?
Daftar Jingle MPLS untuk Tahun Ajaran 2026/2027, Lengkap dengan Lirik Lagunya
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
Member F4 Vanness Wu Umumkan Pernikahan Pasca 8 Th Cerai, Sosok Istri Baru Jadi Sorotan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Kulineran ala Fadi Iskandar: Cobain Bekasam-Menu Nusantara di Bandung
-
Beautynesia
4 Kebiasaan Orang Tidak Bahagia Menurut Ilmu Psikologi
-
Female Daily
Lip Liner Trick, Cara Overline Bibir agar Terlihat Lebih Penuh tapi Tetap Natural!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Lisa BLACKPINK Berkuda Usai Dikabarkan Putus dari Pacar Miliarder
-
Mommies Daily
7 Posisi Seks yang Nyaman untuk Pasangan Plus Size, Lebih Aman dan Minim Cedera