PARENTING
Aturan Jadwal Makan Anak 1-3 Tahun agar Cepat Naik Berat Badannnya
Kinan | HaiBunda
Rabu, 17 Apr 2024 21:40 WIBAgar cepat gemuk dan kebutuhan nutrisi hariannya terpenuhi, anak perlu memiliki jadwal makan yang sesuai dan konsisten. Tak terkecuali pada anak usia 1 hingga 3 tahun. Seperti apa aturan jadwal makan anak agar cepat gemuk?
Perlu diketahui bahwa setiap anak memiliki kebutuhan kalori dan pola makan yang berbeda-beda. Maka dari itu, Bunda perlu menyesuaikan juga dengan karakteristik masing-masing anak.
Selain itu, pastikan setiap makanan mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Sajikan juga makanan dengan variasi menu yang menarik dan menyenangkan untuk anak.
Seberapa sering anak usia 1-3 tahun perlu makan?
Dikutip dari What to Expect, sebagian besar anak usia 1 hingga 3 tahun memerlukan tiga kali makan utama dan dua hingga tiga kali camilan sehat sehari.
Tawarkan makanan ringan pada waktu yang teratur setiap hari, bukan berdasarkan permintaan anak. Mulailah dengan jadwal camilan sebelum jam makan siang dan sore hari, tambahkan camilan ketiga jika jam makan malam masih agak panjang.
Kunci dari pengaturan jadwal makan anak agar cepat gemuk adalah konsisten. Menyajikan makanan pada waktu yang teratur dan dapat diprediksi akan mencegah anak menjadi pemarah karena terlalu lapar.
Rutinitas juga memudahkan anak mengetahui kapan waktu makan berikutnya. Ini juga berguna untuk mengontrol berat badan anak dari kegemukan dan obesitas.
Contoh jadwal makan anak usia 1-3 tahun
Adanya jadwal makan yang dapat diprediksi akan membuat anak tetap bersemangat dan lahap, sehingga membantu menjaga tingkat energi dan suasana hatinya tetap stabil.
Seperti disebutkan sebelumnya, rata-rata jadwal makan anak usia 1-3 tahun agar cepat gemuk mencakup tiga kali makan utama dan dua hingga tiga kali camilan, dengan jarak waktu makan sekitar dua hingga tiga jam.
Ini harus sesuai dengan rutinitas anak secara keseluruhan, termasuk kapan ia biasanya bangun, bangun dari tidur siangnya dan pergi tidur di malam hari. Berikut contohnya, Bunda:
Makan pagi (07.00 - 08.00):
- Sarapan dengan menu bubur nasi dengan ayam suwir dan wortel
- Susu UHT
Camilan pagi (10.00 - 11.00):
- Buah potong (pisang, apel, atau pepaya)
- Biskuit
Makan siang (12.00 - 13.00):
- Nasi putih
- Ikan goreng
- Sayur bayam atau sup ayam
Camilan sore (15.00 - 16.00):
- Yoghurt
- Roti gandum
Makan malam (18.00 - 19.00):
- Nasi putih
- Telur dadar
- Tumis brokoli
- Susu UHT
Camilan malam (20.00 - 21.00):
- Buah potong (melon, semangka, atau anggur)
Tips mengatur pola makan anak agar cepat gemuk
Selain mengatur jadwal makan, pastikan juga Bunda menerapkan tips-tips berikut untuk membantu anak agar cepat gemuk:
1. Konsisten dengan jadwal makan
Buatlah jadwal makan yang konsisten dan patuhi sebisa mungkin. Agar anak tidak bingung, hindari melewatkan waktu makan terlalu sering.
2. Sajikan makanan bergizi seimbang
Pastikan setiap makanan mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Sajikan juga menu-menu yang bervariasi agar anak tidak bosan, serta beri tampilan yang menarik untuk bantu meningkatkan nafsu makan anak.
3. Perhatikan porsi makan
Berikan anak porsi makan yang sesuai dengan usianya, tidak perlu terlalu banyak karena justru bisa membuat anak tidak nafsu makan.
Cukup tawarkan lebih banyak makanan jika anak masih terlihat lapar. Hindari juga memaksa anak untuk makan jika mereka sudah mengatakan kenyang.
4. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan
Hindari gangguan saat makan, seperti sambil menonton televisi atau bermain gadget. Sebisa mungkin, ajak anak untuk makan bersama keluarga agar lebih menikmati waktu saat melahap makanan.
Buatlah waktu makan menjadi momen yang menyenangkan dan bebas stres.
Demikian ulasan tentang pengaturan jadwal makan anak agar cepat gemuk. Jika perlu, lakukan konsultasi juga dengan dokter terutama jika anak memiliki masalah terkait pola makan dan nutrisinya, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Jangan Lengah Bun, Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Sebabkan Anak Cacingan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Fase Kritis dalam Perkembangan Otak Si Kecil, Bunda Perlu Tahu
Ingin Tetap Dekat dengan Anak hingga Dewasa? Lakukan 7 Hal Ini
Porsi Makan Anak Usia 1-3 Tahun dan Cara Menghitung Kandungan Gizinya, Bunda Perlu Tahu
3 Cara Mudah Mengasah Kepercayaan Diri Anak Sejak Usia Dini
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Jam Tangan Rose Gold Kristal: Nyaman Dipakai Harian?
-
Beautynesia
Rekomendasi Playlist Lagu K-Pop untuk Bikin Semangat di Pagi Hari
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Lagi Naik Daun, Ha Young Tuai Kontroversi Karena Kakeknya Diduga Pro Jepang
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif