HaiBunda

PARENTING

Sering Dikira Sama, Ketahui Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk pada Anak

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Jumat, 17 Jan 2025 20:30 WIB
Ilustrasi Stunting dan Gizi Buruk/Foto: Getty Images/iStockphoto/Diego Cerro Jimenez
Jakarta -

Ada berbagai macam masalah kesehatan yang bisa berdampak pada tumbuh dan kembang anak. Di antaranya adalah stunting dan gizi buruk.

Meski kerap dikira sama, nyatanya stunting dan gizi buruk adalah dua hal yang berbeda. Namun, keduanya berhubungan dengan masalah nutrisi yang didapatkan oleh Si Kecil.

Dikutip dari laman yankes.kemkes.go.id, gizi buruk merupakan istilah yang kerap ditemukan dalam kasus malnutrisi. Hal ini adalah kondisi serius di mana asupan makan anak tidak sesuai dengan nutrisi yang semestinya diperlukan.


Kondisi ini tentu merupakan masalah serius yang tidak boleh diabaikan oleh Bunda dan Ayah. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2018, balita yang mengidap gizi buruk di Indonesia setidaknya sejumlah 13,8 persen di seluruh Indonesia.

Pengertian gizi buruk

Mirip dengan stunting, gizi buruk juga menandakan anak memiliki masalah pada pertumbuhannya, Bunda. Dikutip dari situs resmi gizi.kemenkes.go.id, gizi buruk adalah kekurangan gizi yang terjadi dalam jangka pendek karena kurangnya asupan makanan bergizi dan sering sakit.

Proses terjadinya gizi buruk pada bayi di bawah 6 bulan bisa dialami sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, pencegahan gizi buruk bisa dimulai sejak masa kehamilan hingga menyusui.

Bunda perlu pastikan ASI eksklusif diberikan pada bayi sampai usia 6 bulan dan dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) sampai 2 tahun. Tak hanya itu, pastikan juga anak mendapatkan asupan gizi seimbang sesuai dengan usianya, serta lengkapi dengan imunisasi dasar lengkap.

Ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan anak terkena gizi buruk, Bunda. Berikut ini deretannya:

  • Badan terlihat sangat kurus.
  • Ada pembengkakan minimal pada kedua punggung kaki yaitu tidak segera kembali bila ditekan.
  • Terkadang bisa terjadi pembengkakan pada seluruh tubuh.
  • Berat badan atau tinggi badan kurang -3.
  • Lingkar lengan atas kurang dari 11,5 cm pada balita usia 6 hingga 59 bulan.

Jika dibiarkan, gizi buruk juga bisa memberikan dampak pada pertumbuhan anak. Berikut ini deretannya:

  • Proses tumbuh dan kembang anak terganggu.
  • Daya tahan tubuh rendah.
  • Anak mudah sakit.
  • Risiko mengalami masalah kesehatan saat dewasa.
  • Kematian.

Lantas, apa bedanya stunting dengan gizi buruk?

(mua/fir)
Kondisi stunting pada anak

Kondisi stunting pada anak

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bukan Sekadar Percaya Diri, Ini 8 Ciri Kepribadian Orang Berkarisma Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Hati-hati Bun! Ini 5 Makanan yang Bisa Rusak Fungsi Ginjal

Mom's Life Amira Salsabila

Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian

Parenting Amira Salsabila

3 Film Anak tentang Kenaikan Yesus yang Wajib Ditonton Bareng Si Kecil

Mom's Life Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhillah

7 Manfaat Ibu Hamil Makan Brokoli dan Anjuran Konsumsinya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Hati-hati Bun! Ini 5 Makanan yang Bisa Rusak Fungsi Ginjal

Bukan Sekadar Percaya Diri, Ini 8 Ciri Kepribadian Orang Berkarisma Tinggi

7 Manfaat Ibu Hamil Makan Brokoli dan Anjuran Konsumsinya

10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket

3 Film Anak tentang Kenaikan Yesus yang Wajib Ditonton Bareng Si Kecil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK