PARENTING
Anak Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan karena Ketiduran, Harus Bagaimanakah? Ketahui Hukumnya
Mutiara Putri | HaiBunda
Rabu, 26 Feb 2025 09:20 WIBBulan Ramadhan akan segera tiba, Bunda. Kira-kira, Bunda sudah mengajarkan Si Kecil cara melafalkan niat puasa di bulan suci ini, belum?
Bulan Ramadhan menjadi salah satu waktu bagi umat Muslim untuk beriman dan menjalankan perintah Allah dengan menunaikan ibadah puasa. Selama berpuasa, tentu ada rukun-rukun yang perlu diperhatikan, termasuk niat puasa.
Bunda mungkin mengira bahwa niat puasa Ramadhan dibaca setiap harinya selama Ramadhan. Namun, sejumlah ulama menyatakan pendapat yang berbeda.
Dikutip dari buku Fiqih Praktis Puasa karya Buya Yahya, Mahzam Syafi'i menjelaskan bahwa saat datang waktu Ramadhan, maka wajib hukumnya untuk membaca niat puasa setiap malam sebelum terbitnya fajar.
Imam Syafi'i pun menyebut niat ini berlaku untuk satu hari puasa sehingga niat harus dibacakan setiap malam harinya selama bulan Ramadhan.
Sementara itu, Mahzab Malik menyebut umat Islam diperbolehkan untuk menggabungkan niat puasa hanya saat waktu awal Ramadhan. Namun, hal ini tidak diizinkan jika puasanya terputus dengan berbagai alasan, mulai dari haid, sakit, dan sebagainya. Jika terjadi, maka mereka harus memulai bacaan niat puasa yang baru, Bunda.
Berbeda dengan Mahzab Syafi'i, Mahzab Abu Hanifah menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara puasa wajib Ramadhan dengan puasa sunnah. Jadi, tidak ada kewajiban bagi umat Muslim untuk membaca niat puasa sejak malam hari.
Menurutnya, sah-sah saja jika seseorang berniat puasa Ramadhan setelah matahari terbit di pagi hari asalkan belum memasuki waktu tengah hari atau adzan dzuhur, serta ia belum melakukan hal yang membatalkan ibadah puasa.
Bacaan niat puasa Ramadhan
Berdasarkan anjuran dalam Mazhab Malik, bagaimana niat puasa Ramadhan diperbolehkan untuk digabung dalam satu kali bacaan doa, berikut adalah niat beserta artinya yang dapat dibaca sewaktu sahur pertama Ramadhan:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami'I syahri Ramadani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Ta'ala."
Kemudian, jika doa niat puasa Ramadhan yang ingin dilakukan adalah secara harian, maka niat tersebut dapat dilakukan saat malam atau sahur di tiap harinya. Berikut bacaan niat dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadani hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Yang artinya: "Saya berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta'ala."
Waktu melafalkan niat puasa Ramadhan dan tata caranya
Membaca niat puasa Ramadhan dianjurkan di waktu malam hari sebelum fajar muncul, Bunda. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pernyataan ini merujuk pada salah satu ajaran dalam Mahzab Syafi'i.
Dikutip dari Hasyiyatul Iqna-nya, dalam detikJatim, Syekh Sulaiman Al-Bujairimi menjelaskan:
ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا .ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر.
Artinya: "Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qada, atau puasa nazar. Syarat ini berdasar pada hadis Rasulullah SAW, 'Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.'"
Berdasarkan kutipan ini, ada baiknya jika Bunda dan Si Kecil membaca niat puasa Ramadhan di waktu malam hari, sebelum fajar terbit. Hal ini adalah upaya untuk menghindari permasalahan sah atau tidaknya ibadah puasa yang dijalani.
Namun, jika ada rasa tidak yakin bisa mengingat melakukan niat puasa Ramadhan setiap harinya, Bunda bisa membaca niat untuk puasa di satu bulan penuh seperti dalam ajaran Mahzab Maliki.
Niat puasa Ramadhan apakah harus diucapkan?
Membaca niat merupakan salah satu rukun dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Oleh karena itu, ibadah puasa yang dijalani dianggap sah jika telah mengucapkan niat.
Merujuk pada laman Kementerian Agama Sulawesi Barat, jika ada di antara umat Islam yang tidak melafazkan atau membaca niat puasa di mulut, tetapi sudah berniat di dalam hatinya, maka puasa Ramadhan tetap sah dijalani.
Namun, jika seorang Muslim sama sekali tidak melakukan doa niat baik di mulut maupun hatinya, maka dipastikan puasa Ramadhan yang dijalani tidak sah dilakukan, meskipun ia tidak makan dan minum hingga Maghrib berkumandang.
Puasa yang tidak sah ini akan dihitung sebagai utang puasa, Bunda. Oleh karena itu, mereka perlu melakukan puasa qadha di kemudian hari selepas Ramadhan selesai.
Bagaimana jika lupa melafalkan niat puasa Ramadhan?
Berdasarkan buku Dahsyatnya Puasa Wajib & Sunah Rekomendasi Rasulullah karya Amirulloh Syarbini dan Sumantri Jamhari, Imam Maliki, Imam Syafi'i, dan Ahmad, berpendapat bahwa hendaknya mereka yang tidak berniat puasa Ramadhan pada malam hari karena lupa tetap berpuasa di siang harinya, Bunda.
Namun, bagi mereka yang lupa membaca niat tetap wajib meng-qadha puasanya di hari yang niatnya dilupakan tersebut. Sementara itu, apabila tidak berniat puasa di malam hari karena disengaja, maka puasanya dianggap tidak sah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Tips Mengajarkan Anak Berpuasa
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Permainan Tradisional Seru, Ajak Anak Bermain Yuk Bunda!
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
Doa Penuntun Tidur Anak agar Jauh dari Mimpi Buruk dan Gelisah
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Tidur Hotel yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Deodorant yang Tidak Mengandung Aluminium dan Paraben untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Stainless Steel SUS 430 Terbaik, Diklaim Jauh Lebih Awet & Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kemeja Fitted yang Sama Bisa Dipakai Kerja dan Kuliah, Ini Cara Padu Padannya
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Leticia Joseph dan Mima Shafa Mix & Match Loungewear UNIQLO yang Nyaman dan Stylish
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Jennie Cetak Sejarah Jadi Headliner di Lollapalooza, Bergaya Military Style
-
Mommies Daily
Orang Tua Zendaya Punya Cara Mendidik Anak yang Patut Ditiru, Dukung Bakat tanpa Mengorbankan Masa Kecil