PARENTING
Ciri-Ciri Perkembangan Motorik Bayi Lambat, Bunda Perlu Tahu
Mutiara Putri | HaiBunda
Rabu, 09 Apr 2025 09:10 WIBTumbuh dan kembang anak tidak hanya dilihat berdasarkan fisiknya. Berbagai perkembangan lain termasuk cara mereka belajar, bermain, berbicara, bergerak, hingga berperilaku juga termasuk, Bunda.
Menilik dari laman Cleveland Clinic, para peneliti tidak mengetahui penyebab pasti banyaknya keterlambatan perkembangan pada anak. Namun, beberapa keterlambatan perkembangan terjadi karena faktor genetik termasuk down syndrome.
Selain itu, beberapa bayi dan anak juga memiliki peningkatan risiko keterlambatan tumbuh kembang karena faktor lingkungan. Misalnya saja sebagai berikut:
- Paparan racun sebelum lahir seperti alkohol atau timbal
- Kelahiran prematur
- Berat badan lahir rendah
- Tidak cukup oksigen saat lahir
- Mendapatkan gizi dan nutrisi yang buruk
- Kondisi kesehatan seperti infeksi telinga kronis dan masalah penglihatan
- Trauma berat termasuk pelecehan anak
Dikutip dari laman idai.or.id, untuk mengetahui seorang anak mengalami keterlambatan perkembangan, perlu adanya data, laporan, keluhan orang tua, deteksi dini, atau skrining.
Meski begitu, sebaiknya Bunda dan Ayah mengetahui tanda bahaya (red flag) perkembangan anak yang sederhana. Setiap perkembangan pun memiliki ciri yang berbeda-beda.
Secara garis besar, ranah perkembangan anak terdiri dari motorik kasar, motorik halus, bahasa atau wicara, serta personal sosial dan kemandirian. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkap angka kejadian keterlambatan perkembangan anak belum diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan sekitar 1-3 persen anak di bawah usia lima tahun mengalami hal ini.
Ciri perkembangan motorik bayi terlambat
Keterampilan motorik halus meliputi gerakan-gerakan kecil seperti memegang mainan atau krayon. Sementara itu, keterampilan motorik kasar membutuhkan gerakan yang lebih besar seperti melompat, menaiki tangga, atau melempar bola.
Perlu dipahami bahwa perkembangan motorik setiap anak akan berbeda-beda. Namun, kebanyakan bayi sudah bisa mengangkat kepalanya di usia tiga bulan, duduk dengan bantuan di usia enam bulan, serta berjalan jauh sebelum usia dua tahun.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, ketika anak mengalami keterlambatan pada perkembangan motoriknya, mereka mungkin mengalami kesulitan dalam memegang suatu benda. Tidak hanya itu, mereka mungkin juga kesulitan dalam berguling, duduk, serta berjalan.
Selain itu, ada pula beberapa ciri lain yang memperlihatkan bayi mengalami perkembangan motorik yang terlambat. Dikutip dari laman Healthline dan Baby Center, berikut ini deretannya:
- Anggota tubuh terkulai atau lemas
- Lengan dan kaki kaku
- Gerakan terbatas pada lengan dan kaki
- Ketidakmampuan untuk duduk tanpa bantuan di usia sembilan bulan
- Dominasi refleks tidak sadar atas gerakan sukarela
- Tidak mampu menahan beban pada kaki dan berdiri pada usia sekitar satu tahun
- Tidak bisa mengangkat kepala saat tengkurap di usia dua bulan
- Tidak mendekatkan tangan ke mulut di usia dua bulan
- Tidak bisa menjaga kepala tetap stabil di usia empat bulan
- Tidak memasukkan sesuatu ke dalam mulut
- Tidak mencoba mencengkeram hal-hal yang bisa dijangkau di usia enam bulan
- Tidak berguling ke segala arah
- Tidak memindahkan mainan dari satu tangan ke tangan lainnya
- Tidak bisa melompat di tempat ketika berusia empat tahun
- Kesulitan menulis
Perawatan keterlambatan perkembangan
Dikutip dari laman Cleveland Clinic, jika keterlambatan perkembangan tidak ditemukan sejak usia dini, anak-anak tidak akan mendapatkan perawatan dengan cepat. Hal ini tentu akan memperburuk keterlambatan perkembangan yang mereka alami.
Semakin cepat anak mendapatkan perawatan, semakin baik bagi mereka untuk mengatasi masalah ini.
Perawatan dan penanganan yang diberikan untuk anak pun berbeda-beda, berdasarkan dengan masalah yang anak alami. Penyedia layanan kesehatan mungkin akan merujuk anak ke dokter spesialis misalnya seperti berikut ini:
- Spesialis pendengaran
- Terapis bicara
- Dokter spesialis perkembangan anak
- Ahli saraf
- Penyedia layanan intervensi dini
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Cara Stimulasi Bayi 2 Bulan agar Tumbuh Cerdas
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Permainan Tradisional Seru, Ajak Anak Bermain Yuk Bunda!
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
Doa Penuntun Tidur Anak agar Jauh dari Mimpi Buruk dan Gelisah
TERPOPULER
Ciri Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Sikap dan Kebiasaannya
Telat Haid 4 Hari, Apakah Tanda Hamil? Cek Faktanya
Ciri Orang yang Hidup Bahagia dari Kalimat yang Sering Diucapkan Menurut Pakar
Potret Gemas Cara Rose, Anak Rianti Cartwright yang Baru Rayakan Ultah ke-6
Dikira Punah 60 Tahun, Tanaman Langka Ini Tak Sengaja Ditemukan Kembali
REKOMENDASI PRODUK
7 Minyak Kemiri untuk Bayi yang Bagus dan Aman, Ada Pilihan Bunda?
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merek Panci Anti Lengket Keramik Bebas PFOA dan PTFE
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Glossy Balm, Bikin Bibir Plumpy dan Tampak Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus dan Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan cuma Perasaan, Menyusui Terbukti Secara Medis Memang Melelahkan
Ciri Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Sikap dan Kebiasaannya
Telat Haid 4 Hari, Apakah Tanda Hamil? Cek Faktanya
10 Drama Korea Terpopuler Agustus 2026, Seru Semua!
Ciri Orang yang Hidup Bahagia dari Kalimat yang Sering Diucapkan Menurut Pakar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bosan Topi Baseball Warna Gelap? Cap Little Pony Rose Quartz Ini Ubah Gaya Kasual
-
Beautynesia
Kenali Sleep Chronotype, Kamu Termasuk Lion, Bear, Wolf, atau Dolphin?
-
Female Daily
Bukan Sekadar Ikutan Tren, Ini Cara Tepat untuk Mulai Hidup Sehat yang Sesuai dengan Tubuhmu!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Maternity Terbaru Adhisty Zara, Pakai Gaun Oversized Berhias Ruffle
-
Mommies Daily
Kuis Gaya Parenting: Gentle, Strict, atau Chaotic Good?