PARENTING
Kejang Demam pada Anak, Kenali Tanda-tandanya
Tim HaiBunda | HaiBunda
Sabtu, 30 Aug 2025 20:10 WIBKejang demam pada anak memang bisa membuat Bunda dan Ayah panik, ya. Apalagi kejang demam dapat terjadi bahkan pada anak yang sebelumnya sehat dan aktif.
Saat kejang demam pada anak terjadi, penting bagi Bunda dan Ayah untuk segera membawa Si kecil ke layanan gawat darurat anak, seperti Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang didukung Dokter Spesialis Anak dan Penyakit Dalam yang siaga dan berada di rumah sakit selama 24 jam untuk penanganan yang cepat dan tepat.
Menurut dr. Ivena Susanti, Sp.A, Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang juga siaga di layanan Pediatric Emergency 24 jam, kejang demam adalah kejang yang terjadi saat anak mengalami demam. Kejadiannya dapat terjadi selama beberapa detik hingga menit. Demam ringan sekalipun dapat memicu terjadinya kejang demam.
"Saat anak mengalami kejang demam, anak akan tampak kaku seluruh tubuh, kejang-kejang, dan kehilangan kesadaran. Saat ini terjadi, akan lebih baik apabila orang tua dapat mendokumentasikan bentuk kejang," ujar dr. Ivena.
Tanda kejang demam yang perlu diwaspadai
Selain itu, lanjut dr. Ivena, Bunda dan Ayah juga perlu mewaspadai sejumlah tanda bahaya sebagai sinyal perlunya mencari pertolongan medis secepat mungkin.
Kejang yang berlangsung lama (lebih dari 10 menit), setelah kejang anak tidak sadar, disertai muntah berulang, leher kaku, adanya gangguan pernapasan, dapat menandakan penyakit yang lebih berat, misalnya infeksi susunan saraf pusat.
Bunda dan Ayah dapat membawa Si Kecil ke Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang siaga 24 jam dengan menghubungi kontak emergency 150990 atau melalui Emergency Call button di aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital. Dokter Spesialis Anak selalu siaga 24 jam untuk menangani kegawatdaruratan anak termasuk kejang demam.
Selain itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Spesialis Anestesi juga standby di rumah sakit untuk memberikan penanganan lanjut bila diperlukan. Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong, MM menjelaskan bahwa Pediatric Emergency, menerapkan standar internasional sesuai akreditasi Joint Commission International (JCI) yang diraih Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
"Tim dokter spesialis dan subspesialis kami siaga 24 jam, baik di layanan Poliklinik dari pukul 08.00 hingga 21.00, dan pada malam hari, dari pukul 20.00 hingga 08.00 pagi. Kesiagaan ini memberi rasa aman dan tenang bagi orang tua, karena mereka tahu akan ada tenaga ahli yang selalu siap sedia menangani situasi darurat maupun keluhan yang memerlukan keahlian khusus. Ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal kualitas dan keselamatan dalam perawatan."
Dokter Fiktor menambahkan, "Kami selalu memastikan keselamatan (patient safety) dan kenyamanan pasien (patient experience) termasuk di Pediatric Emergency yang dirancang khusus, berupa ruang IGD bernuansa animasi dan ramah untuk anak-anak, berfokus pada kebutuhan anak, serta berpusat pada pasien (patient-centered care)."
Layanan Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan merupakan bagian dari Pediatric Center, pusat layanan komprehensif khusus anak yang didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman. Berbagai kondisi, mulai dari alergi, gangguan pencernaan, ginjal, jantung, infeksi, hingga perawatan anak berkebutuhan khusus seperti autisme dan disleksia dapat ditangani di sini. Informasi jadwal dokter dan reservasi dapat diakses melalui call center 150770 atau aplikasi MyCare.
Info seputar promo layanan di Mayapada Hospital ada dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare. Unduh aplikasi MyCare sekarang, dan kumpulkan reward point untuk potongan harga layanan di seluruh unit Mayapada Hospital.
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali Tanda Sumeng pada Si Kecil & Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cara Menurunkan Demam pada Anak yang Bisa Dilakukan di Rumah
Bunda Perlu Tahu, Beda Kejang Demam dengan Kejang Infeksi SSP
Cara Sigap Tangani Anak Kejang Demam
Bunda, Kenali Kondisi Kejang Demam pada Anak
TERPOPULER
Karakter Orang yang Sering Unggah Curhatan Sedih di Media Sosial Menurut Pakar
5 Fakta Siswi Berprestasi di Karo yang Diduga Hilang Ingatan usai Keracunan MBG
5 Cara Cepat Mengatasi Diare pada Anak di Rumah, Bunda Perlu Tahu
11 Kalimat Perlu Didengar Anak laki-laki agar Tumbuh Baik Hati & Peduli
3 Mitos yang Ganggu Proses Menyusui, Benarkah?
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Karakter Orang yang Sering Unggah Curhatan Sedih di Media Sosial Menurut Pakar
5 Cara Cepat Mengatasi Diare pada Anak di Rumah, Bunda Perlu Tahu
3 Mitos yang Ganggu Proses Menyusui, Benarkah?
5 Fakta Siswi Berprestasi di Karo yang Diduga Hilang Ingatan usai Keracunan MBG
Hamil 15 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
LANEIGE Neo Cushion Mewy 21W, Cushion Dual Tip Puff Buat Hasil Makeup Lebih Presisi
-
Beautynesia
Berdarah Seni, Simak 5 Fakta Menarik Jang Gyu Ri
-
Female Daily
Review Huda Beauty Easy Bake Loose Powder vs Pressed Powder
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kanebo Generating Essentials Treatment Lotion untuk Hidrasi Maksimal Kulit
-
Mommies Daily
Keracunan Makanan Bisa Mengganggu Saraf dan Bikin Hilang Ingatan? Ini Penjelasannya