PARENTING
Berhenti Ucap "Bunda Pernah Mengalaminya Kok" Ini Kalimat Pengganti untuk Tunjukkan Empati ke Anak
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 08 Oct 2025 09:10 WIBTerkadang tanpa sadar, Bunda mungkin ingin menenangkan anak dengan berkata, "Bunda pernah mengalaminya kok". Kalimat itu memang terdengar hangat, tapi ternyata bisa membuat Si Kecil merasa tidak benar-benar dipahami.
Dalam banyak situasi, terutama ketika anak sedang sedih atau kesal, mereka tidak selalu membutuhkan cerita pembandingnya. Mereka hanya ingin didengar tanpa diinterupsi oleh pengalaman orang lain, termasuk dari Bunda sendiri.
Mungkin niat Bunda baik, ingin menunjukkan bahwa anak tidak sendirian menghadapi kesulitannya. Namun, empati sejatinya bukan tentang siapa yang lebih dulu mengalami hal serupa, melainkan tentang bagaimana Bunda hadir sepenuhnya untuk mendengarkan perasaan anak.
"Pendekatan 'Aku juga pernah mengalaminya' justru mengalihkan fokus dari mereka ke diri kita sendiri. Padahal, empati sejatinya bukan tentang membandingkan cerita yang serupa, melainkan tentang mendengarkan dengan sepenuh hati," kata seorang penulis buku Deep Listening: Transform Your Relationships with Family, Friends and Foes, Emily Kasriel, dikutip dari CNBC Make It.
Dengan mendengarkannya secara tulus, Si Kecil akan merasa aman untuk terbuka. Anak pun belajar, bahwa emosinya dapat diterima dan tidak perlu disembunyikan.
Kalimat pengganti "Bunda pernah mengalaminya kok" ke anak
Daripada mengatakan "Bunda pernah mengalaminya kok", Bunda bisa menggunakan kalimat lain yang lebih menunjukkan empati pada Si Kecil.
Misalnya, ucapan sederhana seperti "ceritakan lebih banyak" bisa membuat anak merasa didengar dan dihargai, tanpa merasa dibandingkan dengan pengalaman orang tua.
"Pendengar yang efektif adalah mereka yang penuh rasa ingin tahu dan mau mengakui ketika tidak mengerti sesuatu," ungkap Emily Kasriel.
Berbeda dengan pertanyaan yang cenderung mengarahkan percakapan ke minat kita sendiri, kalimat "ceritakan lebih banyak" bisa memberi kesempatan kepada Si Kecil menentukan apa yang penting bagi dirinya.
Bahkan, tak jarang Si Kecil justru menyadari hal-hal baru tentang perasaannya sendiri saat ia mulai bercerita.
"Pertanyaan sederhana ini bisa membuka banyak hal, karena sikap terbukamu mendorong mereka untuk berbagi dengan lebih jujur. Akhirnya, ini menciptakan percakapan yang lebih dalam dan bermakna," tambahnya.
Cara menunjukkan empati kepada anak
Setelah mengetahui kalimat pengganti yang tepat, Bunda juga bisa menerapkan beberapa cara untuk menunjukkan empati kepada anak. Berikut penjelasan lengkapnya seperti dikutip dari CNBC Make It:
1. Fokus dan hadir sepenuhnya
Langkah pertama, Bunda bisa mulai dengan menyingkirkan semua gangguan di sekitar. Matikan ponsel dan jauhkan hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian Bunda dari Si Kecil.
Tunjukkan lewat gerakan tubuh bahwa Bunda benar-benar fokus mendengarkan. Bahasa tubuh yang Bunda berikan akan membuat Si Kecil merasa aman untuk bercerita.
Empati bukan hanya soal kata-kata saja Bunda, tapi juga sikap dan cara Bunda menampilkan diri. Perhatikan apakah tubuh Bunda merasa tegang atau rileks, tertutup atau terbuka, supaya Si Kecil merasa nyaman.
Cara Bunda bernapas, menggerakkan bahu, dan tangan bisa membuat Si Kecil lebih tenang. Dengan begitu, mereka akan tahu bahwa Bunda hadir sepenuhnya.
2. Ulangi kata penting yang mereka pakai
Ketika Si Kecil bercerita, dengarkan kata-kata yang mereka pilih dengan seksama. Misalnya, jika ia bilang sesuatu "sangat mengerikan," ulangi kata itu supaya perasaan mereka terdengar jelas.
Dengan ini, Si Kecil akan mendapat kesempatan memahami emosinya sendiri. Hal ini juga membantu mereka menyadari apa yang membuat pengalaman itu berat bagi mereka.
3. Diam sejenak
Bunda tidak selalu harus langsung merespons ketika Si Kecil bercerita. Terkadang, diam sejenak justru membuat mereka merasa lebih diterima dan didengar.
Keheningan memberikan pesan bahwa Bunda tidak memaksakan arah percakapan. Dengan memberinya ruang, Si Kecil bisa menentukan ritme untuk bercerita sendiri.
Bahkan jeda singkat 3-10 detik saja bisa membuat anak lebih rileks dan menenangkan detak jantung mereka lho, Bunda. Ruang ini juga memberi waktu bagi Si Kecil untuk berpikir dan merenungkan perasaannya.
Dalam keheningan itu, kepercayaan dan pemahaman akan tumbuh perlahan. Percakapan pun menjadi lebih dalam dan bermakna antara Bunda dan anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Fantastic Five, Fase Penting Perkembangan Anak Usia 5 Tahun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Cara Mengajarkan Empati pada Anak Tentang Pekerjaan Orang Lain
5 Cara Mengajarkan Empati pada Anak Sejak Usia 1 Tahun
5 Aktivitas Sederhana Ini Bisa Mengasah Empati Anak Sejak Usia Dini
5 Tips Mengajarkan Anak Berempati agar Terhindar dari Bullying
TERPOPULER
5 Potret Geng Mamayu Hadiri Lamaran Syifa Hadju & El Rumi, Kesha Ratuliu Terharu
6 Fakta Gaya WOT dalam Berhubungan Intim Suami Istri
Intip Potret Diar Putri Danang DA & Istri Dokter, Usia 5 Bulan Sudah Diajak Syuting
Potret Rumah Ibunda Luna Maya di Pulau Rote, Menghadap Langsung ke Pantai
Serius Lindungi Anak, Negara Ini Larang Iklan Junk Food Sebelum Jam 9 Malam
REKOMENDASI PRODUK
8 Rekomendasi Yogurt untuk Ibu Hamil, Ketahui Risiko & Manfaatnya
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum Vitamin C, Cerahkan Wajah Kusam dan Bikin Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Geng Mamayu Hadiri Lamaran Syifa Hadju & El Rumi, Kesha Ratuliu Terharu
Intip Potret Diar Putri Danang DA & Istri Dokter, Usia 5 Bulan Sudah Diajak Syuting
6 Fakta Gaya WOT dalam Berhubungan Intim Suami Istri
Serius Lindungi Anak, Negara Ini Larang Iklan Junk Food Sebelum Jam 9 Malam
Cha Eun Woo Dituding Penggelapan Pajak Rp230 Miliar, Simak Detailnya!
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dari Akting hingga Bisnis, Ini Deretan Sumber Kekayaan Ricky Harun
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Suka Perayaan Ulang Tahun
-
Female Daily
Hermès H Mules: Sepatu Quiet Luxury yang Mulai Masuk Radar
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Awet Muda Rachel McAdams di Usia 47, Raih Bintang Hollywood Walk of Fame
-
Mommies Daily
Ekspektasi VS Realitas Pernikahan di Tahun Pertama, Apa Kata Mereka?