PARENTING
Ancaman Polusi Udara pada Tumbuh Kembang Anak, Jangan Anggap Sepele Bun
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 09 Oct 2025 18:48 WIBUdara yang kita hirup setiap hari ternyata menyimpan cerita yang tak selalu terlihat, Bunda. Berbagai ancaman polusi udara pun selalu anak yang jadi pertama merasakan dampaknya.
Ketika anak bermain di luar, mereka berisiko terpapar oleh berbagai partikel halus dari udara. Oleh sebab itu, Bunda sebaiknya lebih peduli terhadap isu polusi udara ini.
"Menghadapi isu polusi udara ini memang menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan, karena dampaknya bisa memengaruhi kesehatan anak," ujar seorang penulis buku Buibu Baca Buku, Puty Puar, lewat acara CISDI #SehatAdilSetara dengan tema 'Tercekat Polusi, Terhimpit Sepi: Ruang Saling Jaga, Saling Menguatkan'.
Menurutnya, masalah polusi udara menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua, terutama terkait kesehatan anak-anak mereka.
"Sebagai Bunda dua anak, saya kebetulan sedang menghadapi anak yang sedang batuk. Jika dipikir-pikir, masalah polusi udara memang menjadi salah satu kekhawatiran utama yang bisa dirasakan bagi orang tua setiap harinya," tambahnya.
Ancaman polusi udara bagi tumbuh kembang anak
Paparan polusi udara bisa memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, Bunda, bahkan bisa berisiko menimbulkan dampak bagi kesehatannya.
"Polusi itu sangat berdampak pada kesehatan anak, terutama pada tumbuh kembangnya," kata Puty Puar.
Anak yang sering terpapar polusi dalam jangka panjang berpotensi mengalami gangguan pada perkembangan fisik mereka. Kondisi ini pada akhirnya bisa berdampak pada kehidupan anak sehari-hari.
Selain itu, dampaknya bukan hanya soal fisik saja, tapi juga berpengaruh pada mood dan kenyamanan anak saat bermain. Anak-anak yang sering terpapar polusi cenderung lebih cepat lelah dan mudah rewel.
"Polusi juga memengaruhi mood dan kenyamanan anak saat bermain. Anak-anak yang sering terpapar polusi cenderung mudah lelah dan rewel," ujar Puty Puar.
Pentingnya memberi edukasi tentang polusi udara pada anak
Polusi udara kadang terlihat jauh dari kehidupan anak-anak, tapi sebenarnya mereka bisa mulai menyadarinya lewat hal-hal sederhana. Salah satunya melalui pengamatan sehari-hari dan aktivitas di rumah.
"Untuk anak-anak yang sudah lebih besar atau remaja, mereka mulai bisa diajak memahami tentang isu polusi. Misalnya, orang tua bisa membacakan buku tentang polusi udara," tutur Puty Puar.
Lewat cara ini, anak-anak bisa belajar mengenali hal-hal yang berdampak pada lingkungan mereka, Bunda.
Bunda juga bisa menjelaskan tentang sumber polusi dan dampaknya dengan bahasa yang mudah dimengerti anak. Dengan begitu, anak mulai mengenali mana yang baik dan buruk bagi kesehatan mereka.
Dengan memberikan pemahaman secara bertahap, anak menjadi lebih mudah dalam menyerap informasi. Selain itu, mereka juga akan merasa terlibat dan memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungannya.
"Hal-hal seperti itu perlu dijelaskan orang tua kepada anak, meski tak semuanya bisa diterangkan secara langsung," katanya.
Itulah ulasan terkait ancaman polusi udara bagi tumbuh kembang anak. Dengan memahami pembahasan ini, kita bisa lebih waspada dan mengambil langkah yang tepat untuk melindungi kesehatan anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kebiasaan Penyebab Gigi Si Kecil Berlubang, Termasuk Sering Gigit Kuku Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Polusi Udara Sebabkan Anak Rentan Terkena ISPA? Ini Faktanya Menurut Dokter
Kata IDAI soal PJJ untuk Anak Sekolah Demi Atasi Polusi Udara di Jakarta
3 Tips Menjaga Udara Bersih di Sekitar Anak, Hindari Paparan Asap Rokok Bun
Cara Tepat Lindungi Anak dari Bahaya Polusi Udara
TERPOPULER
Potret Rumah Baru Dinda Hauw & Rey Mbayang Dilengkapi Kolam Renang, Masih Proses Pembangunan
125 Kata-kata untuk Anak Perempuan Kecil Tersayang yang Menyentuh Hati
15 Nama Artis Indonesia Berawalan O dan Artinya, Bagus Penuh Makna
Cerita Afifah Yusuf, Merasa Haru Berhasil Menyusui & Menyapih Dua Anak selama 2 Th
Ciri Kepribadian Orang yang Gampang Menangis, Bukan Berarti Lemah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Bantal Menyusui Multifungsi Terbaik yang Bagus & Nyaman untuk Ibu & Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Bumbu Masak Instan untuk Masakan Enak dan Praktis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pashmina Viscose yang Bagus, Adem, dan Nyaman Dipakai Seharian
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang yang Gampang Menangis, Bukan Berarti Lemah
125 Kata-kata untuk Anak Perempuan Kecil Tersayang yang Menyentuh Hati
Amankah Kacang Arab untuk Ibu Hamil? Kenali Manfaat, Samping & Cara Mengolahnya
Potret Rumah Baru Dinda Hauw & Rey Mbayang Dilengkapi Kolam Renang, Masih Proses Pembangunan
15 Nama Artis Indonesia Berawalan O dan Artinya, Bagus Penuh Makna
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Tengku Dewi Pilih Jujur ke Anak soal Perceraian dan Istri Baru Andrew Andika
-
Beautynesia
6 Buah yang Cocok Dikonsumsi saat Cuaca Panas
-
Female Daily
Pencinta Bola Merapat! Adidas Home of Football Resmi Hadir di Jakarta
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
9 Drama Korea Terbaik Peraih Daesang yang Wajib Ditonton Sekali Seumur Hidup
-
Mommies Daily
7 Event Seru 15–21 Juni 2026, dari ARTJOG hingga Sunset di Kebun