PARENTING
Mengenal Protein Energy Ratio dan Pentingnya untuk Tumbuh Kembang Anak
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 13 Nov 2025 23:30 WIBSetiap hari, Bunda pastinya ingin memastikan Si Kecil mendapat makanan yang bergizi seimbang. Namun di balik itu semua, kerap kali muncul pertanyaan, apakah asupan yang diberikan sudah benar-benar memenuhi kebutuhan tumbuh kembangnya?
Anak mungkin saja terlihat lahap makannya, tapi belum tentu gizinya sudah seimbang, Bunda. Kadang, porsi karbohidrat atau gula justru lebih banyak dibandingkan protein yang seharusnya penting untuk pembentukan tubuh.
Protein berperan besar dalam memperkuat otot, jaringan, dan organ tubuh Si Kecil. Namun, jika asupannya tidak tepat, manfaatnya juga bisa tidak maksimal.
Pada usia 1-3 tahun, anak sedang berada di masa pertumbuhan yang sangat cepat. Oleh karena itu, Bunda perlu lebih teliti lagi memastikan keseimbangan antara protein dan energi dalam makanan hariannya atau dikenal juga dengan istilah Protein Energy Ratio (PER).
Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Mengenal Protein Energy Ratio (PER)
PER didefinisikan sebagai proporsi energi protein terhadap total asupan energi dalam suatu pola makan. Rasio ini bisa membantu menunjukkan apakah kebutuhan protein Si Kecil sudah tercukupi dengan baik atau sebaliknya.
Menurut seorang pakar Nutrisi Metabolik, Prof. dr. Dida Akhmad Gurnida, dr., Sp.A(K)., M.Kes., anak-anak membutuhkan asupan protein berkualitas yang cukup untuk fondasi pertumbuhannya.
"Anak-anak membutuhkan asupan protein berkualitas yang cukup untuk fondasi pertumbuhan," ujar dr. Dida Akhmad Gurnida, lewat acara peluncuran PROTERAL Junior oleh Otsuka Indonesia.
Protein yang berkualitas tinggi tentunya penting untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh Si Kecil. Nah, sumber protein tanpa tambahan gula bisa berdampak pada kesehatan anak dalam jangka panjang.
"Protein berkualitas merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh manusia yang berperan untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh, dan disarankan untuk memilih sumber protein berkualitas tanpa tambahan gula," lanjutnya.
Maka dari itu, Bunda bisa memilih makanan seperti ikan, telur, tahu, dan tempe untuk memenuhi kebutuhan protein Si Kecil.
Pentingnya Protein Energy Ratio (PER) untuk tumbuh kembang anak
Setelah mengenal apa itu PER, Bunda juga perlu pahami betapa pentingnya rasio ini untuk mendukung tumbuh kembang anak. Berikut penjelasannya.
1. Menunjang pertumbuhan fisik
PER berguna untuk memastikan setiap kalori yang dikonsumsi bisa memberikan kontribusi protein yang cukup untuk pertumbuhannya. Protein ini nantinya dapat membangun serta memperbaiki jaringan tubuh anak yang sedang berkembang, Bunda.
2. Mendukung perkembangan kognitif
PER juga penting untuk perkembangan otak Si Kecil, Bunda. Mengapa demikian? Karena, protein menyediakan asam amino yang diperlukan untuk pembentukan neurotransmitter dan sel-sel otak.
Nah, dengan asupan protein yang cukup, kemampuan anak dalam berpikir, fokus, dan menyerap pelajaran bisa meningkat. Inilah yang nantinya bisa menjadi bekal dalam proses belajarnya sehari-hari.
3. Meningkatkan daya tahan tubuh
Protein tidak hanya untuk otot saja, tapi juga berperan dalam sistem kekebalan tubuh anak. Protein Energy Ratio (PER) yang seimbang bisa membantu produksi antibodi untuk melawan berbagai infeksi.
Anak dengan kecukupan protein umumnya lebih kuat menghadapi penyakit dan pulih lebih cepat, Bunda. Tentunya hal ini yang membantu mereka tetap aktif dan tumbuh dengan baik.
4. Membantu pola makan yang seimbang
Dengan memperhatikan PER, secara tidak langsung Bunda juga turut memastikan kualitas asupan makan anak tetap terjaga. Rasio ini nantinya akan menjaga keseimbangan antara asupan energi dan kebutuhan protein harian Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kesalahan Orang Tua Baru saat Menidurkan Bayi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Dampak Buruk Tumbuh Kembang Anak Tanpa Peran Ayah
7 Cara Menjaga Berat Badan Anak Usia 1 Tahun
Kontroversi Bayi Vegan Tanpa Makan Daging, Ini Saran Para Ahli
8 Ide Camilan Sehat untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
TERPOPULER
Kisah Bunda Dituntut Suami Biayai IVF karena Dituding Jadi Penyebab Sulit Hamil
Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun
Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini
Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?
Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Desa Ini 17 Tahun Tak Mendengar Tangis Bayi, Kini Warganya Rayakan Harapan Baru
Heboh 12 Ton Cokelat KitKat Raib, Dicuri Orang Tak Dikenal
Kisah Bunda Dituntut Suami Biayai IVF karena Dituding Jadi Penyebab Sulit Hamil
Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?
Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Unique Priscilla Bahas Fenomena Fatherless-Kisah Arla Ikuti Jejak Akting
-
Beautynesia
5 Manfaat Minum Matcha Setiap Hari
-
Female Daily
Kulit Jadi Lebih Sensitif Sebelum Menstruasi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
10 Drama Korea Terbaru April 2026, Bertabur Visual IU Hingga Go Youn Jung
-
Mommies Daily
Cornelio Mahatma Utomo: Dari Game Ponsel Berujung Jadi Music Director