PARENTING
Panduan Lengkap Pemeriksaan Bayi Baru Lahir untuk Orang Tua Baru
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 10 Dec 2025 09:30 WIBMenjadi orang tua untuk pertama kalinya memang datang dengan kebahagiaan sekaligus tantangan, Bunda. Salah satunya, yakni memastikan Si Kecil sehat sejak hari pertama kelahirannya.
Bunda tentunya ingin tahu langkah-langkah pemeriksaan apa saja untuk bayi baru lahir yang perlu untuk dilakukan. Bicara soal ini, pemeriksaan biasanya untuk mendeteksi sejak dini masalah kesehatan yang mungkin saja muncul.
Enggak cuma untuk orang dewasa saja, Si Kecil yang baru lahir juga perlu melakukan cek kesehatan, Bunda. Maka dari itu, Bunda perlu melihat pemeriksaan apa saja untuk bayi baru lahir.
Catatan kesehatan anak
Sebelum mengikuti pemeriksaan, Bunda biasanya akan menerima catatan kesehatan bayi. Catatan ini juga biasanya kita kenal dengan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang didesain dengan sampul merah muda.
Lantas, apa isi dari buku KIA ini? Menilik langsung dari laman Kemenkes RI, buku ini memuat informasi penting mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga tumbuh kembang anak sampai usia 6 tahun.
Di dalamnya terdapat catatan imunisasi, berat dan tinggi badan, serta data kesehatan lainnya untuk memantau pertumbuhan Si Kecil. Bunda disarankan membawa buku ini setiap kali berkunjung ke puskesmas atau dokter. Nantinya, dokter akan mencatat perkembangan bayi, termasuk hasil tes dan imunisasi.
Panduan lengkap pemeriksaan bayi baru lahir untuk orang tua baru
Kalau Bunda sudah memahami arti buku KIA untuk catatan kesehatan Si Kecil, saatnya membawa mereka ke rumah sakit untuk pemeriksaan awal. Nah, Bunda pasti penasaran, pemeriksaan apa saja sih yang dilakukan untuk bayi baru lahir?
Berikut penjelasannya mengutip dari Tommy's The Pregnancy and Baby Charity:
1. Mata
Pertama, petugas medis biasanya memeriksa bentuk dan gerakan mata Si Kecil, Bunda. Mereka mengecek kemungkinan adanya katarak atau kekeruhan pada lensa mata bayi.
2. Jantung
Selanjutnya, dokter akan memeriksa jantung bayi dengan teliti. Mereka akan melihat, meraba denyut, dan mendengarkan detak jantung Si Kecil menggunakan stetoskop.
3. Panggul
Beberapa bayi lahir dengan sendi pinggul yang belum terbentuk sempurna. Kondisi ini dikenal juga sebagai Displasia Perkembangan Pinggul (DDH), dan bisa membuat anak sulit berjalan atau masalah sendi jika tidak ditangani segera.
Namun, hanya sekitar 1 sampai 2 dari 1.000 bayi yang memerlukan operasi untuk kondisi ini, Bunda.
4. Testis
Pada bayi laki-laki, dokter akan memeriksa apakah testis sudah berada di posisi yang tepat atau belum. Perlu Bunda ketahui bahwa testis terbentuk di dalam tubuh selama kehamilan dan biasanya turun ke skrotum atau organ reproduksi bagian luar beberapa bulan setelah lahir.
Sekitar 1 dari 25 bayi laki-laki mengalami testis yang turun sebagian, Bunda. Tetapi kabar baiknya, sebagian besar masalah ini akan turun secara alami sebelum Si Kecil berusia 6 bulan.
5. Tes skrining pendengaran bayi baru lahir
Tes pendengaran untuk bayi baru lahir biasanya dilakukan segera setelah hari pertama kelahiran. Tujuannya tiada lain hanya untuk mendeteksi gangguan pendengaran Si Kecil sedini mungkin.
Jika persalinan dilakukan di rumah sakit, tes ini sering ditawarkan sebelum Bunda dan Si Kecil pulang. Bila belum dilakukan, tes bisa dijadwalkan dalam beberapa minggu pertama hingga bayi berusia 3 bulan.
6. Tes bercak darah
Kemudian, terdapat tes bercak darah. Tes ini dilakukan dengan mengambil sedikit sampel darah Si Kecil untuk memeriksa 9 kondisi kesehatan, misalnya saja penyakit sel sabit atau kelainan darah genetik.
Pengambilan sampel biasanya dilakukan saat bayi berusia 5-8 hari dengan menusuk tumitnya, kemudian tetesan itu ditaruh di kartu khusus untuk diuji. Nah, Bunda enggak perlu khawatir kalau dokter meminta tes ulang, karena terkadang sampel pertama saja tidak cukup.
Nantinya, hasil tes ini biasanya bisa akan Bunda terima saat bayi berusia 6-8 minggu.
7. Pemeriksaan untuk bayi prematur
Bayi yang lahir sebelum usia 37 minggu biasanya memerlukan pemeriksaan tambahan di ruangan khusus untuk bayi prematur. Jika Si Kecil lahir sebelum 32 minggu, akan ada Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), yakni pemeriksaan untuk mengetahui apakah mereka mengalami gangguan pembentukan hormon tiroid bawaan atau tidak, Bunda.
8. Pemindaian untuk Displasia Perkembangan Pinggul (DDH)
Kalau petugas medis merasa pinggul Si Kecil tidak stabil saat pemeriksaan fisik, biasanya akan disarankan pemindaian ultrasonografi antara usia 4-6 minggu. Tes ini berguna untuk mendeteksi Displasia Perkembangan Pinggul (DDH), kondisi di mana sendi peluru dan soket pinggul belum terbentuk dengan sempurna, Bunda.
9. Pemeriksaan berat badan bayi
Satu pemeriksaan yang enggak kalah penting yaitu berat badan bayi. Kalau Si Kecil setelah dicek mengalami penurunan berat badan dalam beberapa hari pertama kelahirannya, itu wajar saja ya, Bunda.
Selama dua minggu pertama, Si Kecil akan ditimbang secara rutin untuk memastikan beratnya kembali ke berat lahir atau lebih tinggi pada usia sekitar 3 minggu. Setelah itu, penimbangan pun akan disesuaikan, yaitu sebulan sekali sampai 6 bulan, setiap 2 bulan sampai 12 bulan, dan setiap 3 bulan setelahnya.
Itulah ulasan seputar panduan lengkap pemeriksaan bayi baru lahir untuk orang tua baru. Semoga bisa membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bolehkah Anak Dibacakan Cerita Horor? Ini Penjelasan Pakar
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Gerakan Pijat Bayi Kembung, Hindari Hal Berbahaya Berikut Ya Bun
10 Masalah Kesehatan Pada Bayi Baru Lahir, Kejang hingga Diare
6 Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Wajib Ada di Rumah Saat Cuaca Dingin
Tips Menggunting Kuku Bayi yang Aman
TERPOPULER
Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup
Frisian Flag Ajak Bapak dan Keluarga Beri Perhatian serta Apresiasi untuk Ibu Lewat #TanggalMerahUntukIbu di Bandung
8 Tempat Kopi Enak di Glodok Jakarta, Ada Hidden Gem hingga Legendaris
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
10 Contoh Foto Tespek Garis 2 dan Arti di Baliknya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang
Frisian Flag Ajak Bapak dan Keluarga Beri Perhatian serta Apresiasi untuk Ibu Lewat #TanggalMerahUntukIbu di Bandung
8 Tempat Kopi Enak di Glodok Jakarta, Ada Hidden Gem hingga Legendaris
10 Contoh Foto Tespek Garis 2 dan Arti di Baliknya
Guruh Soekarnoputra Wafat, Rencananya Dimakamkan Berdampingan dengan Fatmawati
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Anak Kebanyakan Main Gadget? Ajak Main di Luar dengan Vespa Mainan Aki Ini
-
Beautynesia
6 Hal yang Bisa Kamu Lakukan saat Merasa Hidupmu Jalan di Tempat
-
Female Daily
Mau Raih Berat Badan Ideal dengan Cara Sehat? Diet Saja Nggak Cukup!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Guruh Soekarnoputra Wafat, Anne Avantie Kehilangan Panutan Besar
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!