PARENTING
Aturan Liburan Tanpa Tiktok & Instagram: Anak-anak di Negara Ini Terancam Alami Isolasi Sosial
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Sabtu, 13 Dec 2025 17:20 WIBLiburan sekolah biasanya menjadi waktu yang tepat untuk anak-anak bermain dan berkegiatan, Bunda. Namun di tahun ini, suasana itu sedikit berbeda bagi anak-anak di Australia.
Dikutip dari laman Reuters, baru-baru ini Australia menonaktifkan dan menghapus akun TikTok serta Instagram bagi anak-anak yang umurnya di bawah 16 tahun, Bunda.
Bicara soal ini, remaja asal Sydney yang bernama Ayris Tolson, awalnya merasa santai saat sedang liburan musim panas pertamanya tanpa media sosial. Ia menghabiskan waktunya bersama keluarga, tapi seiring berjalannya waktu, rasa sepi dan takut terisolasi pun mulai muncul.
"Pada dasarnya, saya terisolasi selama sekitar enam minggu selama liburan sekolah," ujar Tolson.
Larangan ini pun berdampak pada lebih dari satu juta anak di bawah 16 tahun, Bunda. Selama libur panjang Desember hingga Januari, mereka harus benar-benar berkegiatan tanpa adanya media sosial.
Dampak liburan panjang tanpa media sosial bagi kesehatan mental remaja
Dilansir dari Reuters, para ahli kesehatan mental menyampaikan bahwa larangan yang diterapkan menjelang liburan panjang ini bisa membuat remaja merasa lebih terguncang, Bunda.
Hal ini terutama untuk anak-anak yang biasanya mengandalkan teknologi untuk berinteraksi atau belum punya rutinitas serta dukungan di sekolahnya. Efek ini pun akan lebih terasa pada anak-anak di daerah terpencil atau kelompok minoritas.
Lebih lanjut, bagi anak-anak yang mempunyai lebih banyak waktu luang, pikiran mereka bisa mudah merasa cemas, khawatir, atau sedih, Bunda. Menyendiri tanpa adanya media sosial justru bisa membuat mereka merasa terisolasi atau kesepian.
Berkaitan dengan hal ini, para ahli kemudian menekankan kepada orang tua untuk tetap memberikan dukungan sosial kepada anak-anaknya selama larangan ini berlangsung.
Dengan begitu, meski media sosial dibatasi sementara, risiko anak merasa terisolasi bisa lebih terkendali, Bunda.
Anak-anak di Australia harus beradaptasi tanpa media sosial
Selama liburan panjang, larangan akses TikTok dan Instagram membuat anak-anak di Australia harus mencari cara lain untuk tetap berinteraksi dengan teman-temannya.
Kepala kebijakan Dewan Urusan Pemuda Victoria di Australia, Lauren Frost mengatakan dirinya mendapat banyak pertanyaan dari organisasi pemuda soal cara untuk anak tetap beraktivitas tanpa media sosial. Ia pun berencana membuat aturan baru untuk membahas cara menjangkau anak-anak secara langsung.
Selama liburan, kesempatan untuk anak bertemu langsung dengan teman atau gurunya juga akan sangat terbatas. Kondisi inilah yang bisa membuat anak-anak kehilangan dukungan sosialnya yang biasanya mereka dapatkan di sekolah.
"Interaksi antara kaum muda dengan guru, staf pendukung, atau pekerja remaja akan berkurang, sehingga anak tidak akan dapat memainkan peran melalui masa transisi ini," kata Frost.
"Mereka bisa merasakan banyak ketakutan dan kecemasan," tambahnya.
Bicara mengenai rasa cemas, kondisi ini bisa saja muncul karena anak-anak kehilangan akses yang cepat ke teman-temannya, serta sumber informasi yang biasa mereka gunakan di media sosialnya, Bunda.
Itulah aturan liburan tanpa TikTok dan Instagram, anak-anak di negara ini berisiko mengalami isolasi sosial.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bikin Bangga, Aisha Anak Denada Menang Kompetisi Menulis Internasional
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Australia Bakal Tetapkan Batasan Usia Anak untuk Mengakses Medsos, Sejak Umur Berapakah?
10 Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Mendidik
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Mix and Match Polo dan Rok Pleated? Ini Formula yang Jarang Gagal
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 12 Agustus: Virgo Pengeluaran Naik, Cancer Jangan Sembrono
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif