PARENTING
Kapan Anak Mulai Bisa Mengingat? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Indah Ramadhani | HaiBunda
Rabu, 28 Jan 2026 15:20 WIBBunda, mungkin tak sedikit yang mengira bahwa ingatan Si Kecil saat bayi akan terlupakan begitu saja seiring bertumbuhnya mereka. Namun, apakah ingatan tersebut semuanya hilang, atau adakah bagian yang masih tersimpan?
Para peneliti pernah membahas hal ini dalam beberapa studi. Menurut mereka, di masa tersebut, hipokampus bayi belum berfungsi dengan sempurna, Bunda. Hipokampus merupakan suatu bagian di otak yang bertugas sebagai tempat penyimpanan ingatan dan memori.
Meski begitu, ketidakmampuan untuk mengingat kembali sebenarnya tidak berarti ingatan tersebut benar-benar hilang. Hanya saja, otak bayi hanya mampu merekam, tetapi sulit untuk menyimpan dan memutar kembali ingatan tersebut ketika mereka dewasa.
Lagi-lagi, nampaknya penelitian ini terus berkembang, Bunda. Sebab, penelitian terbaru justru mengungkapkan bahwa otak bayi, terutama yang berusia satu tahun, tidak hanya mampu merekam, tetapi juga mampu menyimpan dan memuat kembali ingatan-ingatan tersebut.
Mengenal amnesia infantil, sebuah fenomena mengapa kita tidak ingat saat menjadi bayi
Amnesia infantil adalah ketidakmampuan seseorang untuk mengingat apa yang terjadi di tahun-tahun awal kehidupannya. Pada umumnya, hal ini terjadi sebelum anak berusia 2-4 tahun, yang disebabkan oleh kemampuan otak yang belum berkembang dengan baik, Bunda.
Seperti yang telah dijelaskan, otak memiliki hipokampus dan sistem limbik yang berfungsi untuk menyimpan memori episodik (peristiwa) secara stabil. Nah, bagian tersebutlah yang belum berkembang dengan sempurna, sehingga memori-memori saat itu kebanyakan gagal tersimpan dan sulit diputar kembali.
Penelitian terbaru mengenai kemampuan otak bayi dalam mengingat
Menurut psikolog dari Universitas Columbia, Dr. Yates, beberapa peneliti kini telah berupaya untuk menemukan cara dalam membuka kembali ingatan-ingatan bayi yang tersembunyi. Tak sedikit ahli yang juga mulai melakukan pengujian dengan menerapkan beberapa stimulasi.
Salah satunya, seperti yang dilakukan oleh para peneliti dari Columbia, Bunda. Mereka menggunakan teknik stimulasi Pencitraan Resonansi Magnetik Fungsional (fMRI) untuk mengetahui apakah otak bayi mampu menyimpan, mengingat, dan memuat kembali ingatan-ingatan tersebut.
"fMRI adalah teknologi aman yang mengukur aliran darah di otak sebagai indikasi aktivitas otak," jelas Dr. Yates, yang dilansir dari laman Parents. "Ketika neuron pada otak aktif, maka akan ada peningkatan aliran darah ke neuron yang dapat diukur dalam perubahan dalam MRI," sambungnya.
Nantinya, bayi akan distimulasi untuk mengingat beberapa gambar, seperti gambar mainan, wajah manusia, tempat, dan gambar lainnya yang belum pernah dilihat. Hasilnya, ditemukan bahwa hipokampus lebih aktif ketika bayi melihat gambar pertama dan membuatnya mampu mengingat kembali di kemudian hari.
Selain itu, bila stimulasi ini dilakukan berulang kali, maka aktivitas yang lebih besar akan terjadi pada hipokampus bayi. Oleh karena itu, penelitian menyimpulkan bahwa hipokampus pada bayi mampu menyimpan dan memutar kembali sebagian memori di awal kehidupannya.
Apa arti penelitian tersebut bagi orang tua?
Melihat bagaimana pengaruh stimulasi tersebut, membuat seorang ahli neuropsikologi. Dr. Hafeez, menyarankan orang tua untuk semakin sering mengajak Si Kecil berinteraksi dan menciptakan momen indah sejak awal kehidupannya.
Bunda bisa mencurahkan kasih sayang, mengajaknya berbicara, bersikap lembut, perhatian, agar perkembangan memori, serta kemampuan kognitif dan emosional Si Kecil semakin baik. Dengan begitu, anak akan merasa aman dan semakin terikat dengan Bunda.
Meskipun kemampuan mengingat bayi belum bisa disamakan dengan orang dewasa, tetapi pengalaman manis akan selalu terekam dalam memori otaknya. Karena itu, pengalaman indah di awal kehidupan akan membentuk dirinya di kemudian hari.
Selain itu Dr. Coleman juga menekankan bahwa pentingnya orang tua untuk menunjukkan kestabilan emosi di hadapan sang bayi. Bayi mungkin saja akan merekam hal tersebut dan menerapkannya di kemudian hari.
Oleh karena itu, kestabilan emosional dan bagaimana cara orang tua menangani emosi tersebut, akan menjadi cerminan bagaimana Si Kecil juga melakukannya. Sederhana, namun akan memberikan dampak yang luar biasa di masa depan.
Demikian informasi mengenai kapan ingatan bayi akan mulai bekerja dalam merekam memori yang dilalui dalam hidupnya. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi para Bunda dan orang tua sekalian.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Manfaat Bayi Bermain Cermin, Rangsang Perkembangan Motorik Hingga Emosi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Separation Anxiety, Penyebab Anak Nempel dan Tak Mau Lepas dari Bunda
Bingung Sajikan MPASI Pertama? Simak Saran Ahli Yuk
9 Obat Batuk Berdahak Alami untuk Anak Tanpa Efek Samping
6 Cara Merawat Gigi Bayi 6-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Potret Persahabatan Leony dan Dhea Ananda Bikin Netizen Terhibur
5 Potret Terbaru Humaira Putri Zaskia Sungkar & Irwansyah, Gaya OOTD-nya Curi Perhatian
Studi Temukan, Merokok saat Hamil Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental Anak
9 Kalimat Orang Tua yang Bisa Melukai Emosi Anak Menurut Psikolog
10 Salt Bread di Jakarta yang Enak dan Viral
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Hair Lotion Bayi yang Bagus & Bantu Cepat Menumbuhkan Rambut
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Toner yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Dispenser Galon Bawah Terbaik di Bawah Rp1 Juta
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Toner Pad, Bantu Melembapkan Kulit Wajah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Laptop Sleeve Tahan Air dan Affordable
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Persahabatan Leony dan Dhea Ananda Bikin Netizen Terhibur
5 Potret Terbaru Humaira Putri Zaskia Sungkar & Irwansyah, Gaya OOTD-nya Curi Perhatian
Studi Temukan, Merokok saat Hamil Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental Anak
Dipaksa Kerja Keras sejak Kecil, Pria Ini Kaget saat Tahu Orang Tuanya Ternyata Miliarder
10 Salt Bread di Jakarta yang Enak dan Viral
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Day-1 Hammersonic 2026: Liarnya Moshpit Speed hingga Distorsi Emosional Counterparts
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Kamu Sosok Mandiri atau Tangguh
-
Female Daily
“The World of Havaianas” Hadir di Jakarta, Rayakan Semangat Musim Panas Khas Brasil di Blok M!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Potret Helen J. Shen, Aktris Muda Terseret Pro-kontra The Devil Wears Prada 2
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Kompetisi Masak HOLYCOW! hingga Line Up 1 Synchronize Fest 2026