PARENTING
Bocah 2 Th Idap Kanker Langka, Berawal dari Ditemukan Bercak Biru di Dada saat Mandi
Indah Ramadhani | HaiBunda
Senin, 16 Feb 2026 16:31 WIBBaru-baru ini media memberitakan seorang bocah dua tahun yang didiagnosis kanker langka. Kanker tersebut baru diketahui melalui cara tak sengaja, saat sang Bunda hendak memandikannya. Kanker tersebut tanpa disadari sudah menyebar hingga sang anak harus mendapat penanganan intens.
Dikutip dari Wyoming News Now, putra dari Bunda Louisa Shilleto ini mengalami suatu kondisi yang tidak biasa pada bagian kiri dadanya. Saat itu Louisa tengah membantu sang anak membersihkan dirinya, tetapi ia melihat bercak biru yang sangat mencurigakan.
Tanpa pikir panjang, Louise langsung memeriksa seluruh tubuh Charlie. Tak hanya tanda biru yang terdapat di dada, ditemukan pula benjolan besar yang terletak pada lengannya.
Suaminya, Lee, mengatakan untuk segera membawa sang anak ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Akhirnya, mereka bergegas pergi ke rumah sakit dan menunggu sekitar tujuh jam untuk mendapatkan hasilnya.
Tanpa disangka, diagnosis menunjukkan bahwa sang anak mengidap kanker Rhabdomyosarcoma embrional metastatik stadium empat. Kanker ini diketahui merupakan kanker jaringan lunak yang langka dan agresif yang menyerang tendon dan tulang rawan.
Bahkan, kanker ini sudah menyebabkan lubang pada paru-paru Charlie yang membuatnya sering kali kolaps. Kondisi ini yang membuat sang anak harus menjalani serangkaian pengobatan, salah satunya kemoterapi.
Keluarga Charlie menghadapi perjuangan yang begitu berat. Pasalnya, steroid yang menjadi obat, justru memberikan efek samping kepada tubuh Charlie. Ia menjadi mudah sakit, sariawan di mulut, hingga cara berjalannya yang berubah karena obat tersebut memengaruhi saraf di kakinya.
Melihat usianya yang masih sangat muda untuk menghadapi kondisi berat ini, saudara ipar Louisa akhirnya menggalang dana untuk penyembuhan Charlie. Nantinya, uang tersebut akan digunakan untuk menutupi biaya medis dan kebutuhan Charlie dalam berjuang melawan penyakitnya.
Apa yang membuat kanker menyerang anak-anak?
Meskipun kanker sebenarnya jarang menyerang anak-anak, tetapi faktor genetik dapat memengaruhi kondisi tersebut. Kanker bisa disebabkan oleh perubahan genetik yang mengakibatkan pertumbuhan sel menjadi tidak terkendali.
Pada orang dewasa, kondisi ini cenderung diperoleh dari gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan obesitas. Pada anak-anak, kanker cenderung diperoleh dari keabnormalan genetik acak yang membuat kanker sulit diprediksi dan dicegah.
Beberapa anak dapat mewarisi perubahan genetik dan risiko kanker dari orang tua mereka. Pengaruh genetik ini umumnya sudah terjadi saat anak di dalam kandungan, dan jarang terjadi ketika memasuki beberapa waktu pertama kehidupannya.
Alasan perubahan genetik sebenarnya belum diketahui secara pasti. Selain itu, pewarisan perubahan genetik juga bisa terjadi secara acak, meskipun di beberapa kasus terdapat faktor pendukung, seperti faktor lingkungan dan paparan radiasi.
Jenis-jenis kanker yang biasa menyerang anak-anak
Menilik dari laman Better Health, jenis kanker yang terjadi pada anak agak sedikit berbeda dengan yang dialami pada orang dewasa. Berikut adalah beberapa jenis kanker anak, baik yang umum maupun yang langka.
- Leukimia. Leukimia merupakan kanker darah yang agresif dan berkembang dengan sangat cepat di dalam sumsum tulang belakang.
- Tumor otak. Terdapat dua jenis tumor otak, yaitu medulloblastoma, yang sudah pasti kanker dan glioma yang belum tentu kanker.
- Neuroblastoma. Kanker jaringan saraf yang ditemukan di sekitar ginjal.
- Limfoma. Jenis kanker yang menyerang sistem limfatik, yaitu bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan infeksi.
- Tumor wilms atau nefroblastoma. Jenis kanker ginjal yang paling umum menyerang anak-anak, bersifat ganas, namun memiliki tingkat kesembuhan yang cukup tinggi.
- Kanker tulang. Terdapat dua jenis kanker tulang yang sering menyerang anak-anak, yaitu osteosarcoma dan Ewing Sarcoma.
- Rhabdomyosarcoma. Jenis kanker langka yang menyerang otot, jaringan lunak, dan jaringan ikat seperti tendon dan tulang rawan.
- Retinoblastoma. Jenis kanker retina yang menyerang jaringan penginderaan cahaya yang terdapat di bagian belakang mata.
Cara mendiagnosis kanker pada anak-anak
Setiap kanker tentu memiliki gejala yang dapat dikenali sejak dini. Oleh karena itu, bila Bunda merasa gejala tersebut cocok dengan salah satu jenis kanker, sesegera mungkin untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan kepada spesialis kanker atau onkologi.
Melihat hasil pemeriksaan medis sering kali membuat jantung berdebar. Terlebih saat hasil menunjukkan diagnosis yang positif pada anak-anak. Namun, ahli, spesialis, dan para profesional lain akan siap membantu dan mendukung anak-anak melewati masa sulit tersebut.
Dalam melakukan diagnosis kanker, spesialis akan menggunakan serangkaian tes yang bervariasi, tergantung pada jenis kanker tersebut. Tes yang secara umum akan dilakukan meliputi:
- Biopsi. Tes ini akan mengangkat sejumlah kecil tumor untuk dianalisis dan membantu dokter dalam memilih obat terapi yang paling efektif untuk pasien.
- Tes darah. Umumnya dokter akan mengambil sampel darah untuk mencari jejak mikroskopis, seperti zat kimia atau protein spesifik yang diproduksi dari tumor atau kanker.
- Aspirasi sumsum tulang. Dokter akan mengambil sejumlah kecil sumsum tulang menggunakan jarum untuk dilakukan analisis.
- Imaging test (tes pencitraan). Tes ini meliputi pemindaian tulang, CT (computed tomography) scan, MRI (magnetic resonance imaging), PET (positron emission tomography), ultrasound (USG), dan x-ray.
- Lumbal puncture. Tes ini akan mengambil sampel cairan serebrospinal (CSF), yaitu cairan bening yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang untuk mendiagnosis tumor otak medulloblastoma.
Nah, demikian kisah seorang bocah dua tahun yang diketahui memiliki kanker langka, Bunda. Semoga informasi ini mampu memberikan wawasan kepada para orang tua mengenai kewaspadaan orang tua atas kanker dan tumor yang rentan menyerang anak-anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)