PARENTING
25 Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif Lengkap dengan Pembahasannya
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Senin, 02 Feb 2026 16:30 WIBMenemani Si Kecil belajar di rumah memang tak semudah yang dibayangkan ya, Bunda. Salah satu materi sekolah yang kerap membuat mereka bingung adalah menyusun kalimat efektif dan tidak efektif.
Tak jarang, mereka menulis kalimat terlalu panjang atau menambahkan kata-kata yang enggak perlu. Hal ini membuat maksud yang ingin disampaikan jadi tidak jelas dan sulit dipahami.
Di rumah, Bunda bisa minta anak menulis cerita singkat tentang kegiatannya dalam keseharian. Lewat latihan seperti ini, anak jadi lebih terbiasa menyampaikan idenya dengan jelas dan ringkas.
Sebelum kita bahas lebih jauh, Bunda perlu mengenal terlebih dahulu mengenai kalimat efektif dan tidak efektif. Simak selengkapnya, yuk.
Mengenal apa itu kalimat efektif dan tidak efektif
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian oleh Julia Ismail, M.Pd., kalimat efektif adalah kalimat yang bisa menyampaikan pikiran penulis atau pembicara dengan jelas, sehingga orang yang membaca atau mendengarnya mudah memahami maksudnya.
Selain itu, kalimat efektif mampu memunculkan ide atau pemikiran baru bagi pendengar, karena tersampaikan secara runtut dan jelas. Sebaliknya, kalimat yang tidak efektif justru lebih sulit dipahami.
Dikutip dari laman detikcom, kalimat tidak efektif adalah kalimat yang isinya sulit dimengerti pembaca karena pokok pikirannya tidak tersusun dengan baik. Maka dari itu, apa yang hendak dikatakan sebaiknya ditata dalam kalimat yang cermat agar informasi bisa sampai ke pembaca.
Syarat dan ciri-ciri kalimat efektif
Syarat kalimat efektif
Perlu kita ketahui bersama bahwa sebuah kalimat baru bisa disebut efektif jika memenuhi beberapa syarat, Bunda. Dalam Bahasa Indonesia, ada lima syarat utama yang harus diperhatikan.
1. Mewakili pikiran penulis atau pembaca
Kalimat harus bisa mencerminkan ide atau maksud yang ingin disampaikan. Dengan begitu, pembaca atau pendengar langsung mengerti pesan yang disampaikan.
2. Menggunakan diksi yang tepat
Pemilihan kata harus sesuai dan jelas. Kata-kata yang tepat membantu pesan tersampaikan dengan mudah dan tidak membingungkan.
3. Minimal memiliki subjek (S) dan predikat (P)
Setiap kalimat harus punya unsur subjek dan predikat. Hal ini membuat kalimat menjadi jelas dan mudah untuk dipahami.
4. Mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
Penulisan kalimat harus sesuai aturan PUEBI, ya. Ini penting supaya tulisan tetap rapi, baku, dan benar secara tata bahasa.
5. Terdapat ide pokok
Kalimat harus punya inti atau gagasan utama. Dengan begitu, pembaca bisa langsung menangkap maksud dari kalimat tersebut.
Ciri-ciri kalimat efektif
Setelah mengetahui syarat dari kalimat efektif, sekarang kita bahas mengenai ciri-cirinya. Dikutip dari buku Bahasa Indonesia oleh Nani Darmayanti, ada beberapa ciri yang bisa dikenali:
1. Kesepadanan struktur
Kalimat efektif harus seimbang antara ide atau gagasan dengan struktur bahasa yang dipakai. Beberapa hal yang menandakan keseimbangan ini antara lain:
- Memiliki subjek dan predikat yang jelas
- Menghindari kata depan seperti di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut di depan subjek
- Tidak memakai subjek ganda
- Kata penghubung tidak perlu dipakai pada kalimat tunggal
- Predikat tidak diawali kata 'yang'
2. Keparalelan bentuk
Bentuk kata dalam kalimat harus konsisten. Misalnya, kalau di awal kalimat memakai nomina alias kata benda, kata-kata berikutnya juga sebaiknya tetap berupa nomina agar kalimat terlihat rapi.
3. Ketegasan makna
Kalimat yang efektif biasanya menonjolkan ide pokok, Bunda. Penekanan ide ini bisa dilakukan dengan:
- Meletakkan kata penting di awal kalimat.
- Menyusun kata secara bertahap.
- Membandingkan atau menentang ide lain untuk menonjolkan ide utama.
- Menggunakan partikel penegasan.
4. Kehematan kata
Kalimat efektif menggunakan kata secukupnya, tidak berlebihan, tapi tetap lengkap maksudnya. Cara mengefektifkan kata misalnya:
- Menghindari pengulangan subjek.
- Tidak memakai kata yang superfluous atau jamak yang tidak perlu.
- Menghindari penggunaan istilah umum yang bisa diganti kata lebih spesifik.
5. Kecermatan penalaran
Kalimat efektif tidak menimbulkan tafsiran ganda. Jadi, pemilihan kata harus tepat dan logis agar maksud kalimat bisa langsung dimengerti.
6. Kepaduan gagasan
Gagasan dalam kalimat harus padu, tidak terpecah, dan tidak terlalu panjang atau bertele-tele. Hal ini yang membuat pembaca tetap fokus pada inti pesan.
7. Kelogisan bahasa
Kalimat efektif logis dan masuk akal. Ide yang disampaikan bisa mudah diterima dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
25 Contoh kalimat efektif dan tidak efektif lengkap dengan pembahasannya
|
|
Yuk, simak kumpulan contoh kalimat efektif dan tidak efektif lengkap dengan pembahasannya, seperti dirangkum dari buku Menyusun Kalimat Efektif dengan Community Language Learning (CLL) oleh Waginah Dwi Nuryaningsih, S.Pd., detikcom, dan berbagai sumber lainnya.
1. Contoh 1
Kalimat efektif
Saya mempunyai teman bernama Doni. Sejak kelas VI dia pandai dan rajin.
Kalimat tidak efektif
Saya mempunyai teman yang bernama Doni. Sejak dari kelas VI dia sudah pandai dan rajin.
Pembahasan: Kalimat efektif menggunakan kata-kata ringkas dan tepat. Sedangkan kalimat tidak efektif menambahkan kata 'yang' dan 'dari' serta 'sudah', sehingga terdengar bertele-tele.
2. Contoh 2
Kalimat efektif
Semua siswa-siswi SMA Negeri 1 Jakarta harus membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) tepat waktu.
Kalimat tidak efektif
Bagi semua siswa-siswi SMA Negeri 1 Jakarta harus membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) tepat waktu.
Pembahasan: Kata 'bagi' tidak diperlukan karena subjek sudah jelas dan membuat kalimat tidak efektif. Kalimat efektif lebih ringkas dan langsung ke inti pesan.
3. Contoh 3
Kalimat efektif
Anton adalah murid ternakal di kelasnya.
Kalimat tidak efektif
Anton adalah murid paling nakal di kelasnya.
Pembahasan: Kalimat efektif menyampaikan sifat Anton lebih netral dan mudah diterima. Kalimat tidak efektif terlalu membesar-besarkan sehingga terasa subjektif.
4. Contoh 4
Kalimat efektif
Walau sudah malam, Rizky masih berada di depan laptop-nya.
Kalimat tidak efektif
Walau sudah malam, tetapi Rizky masih berada di depan laptopnya.
Pembahasan: Kata 'tetapi' tidak perlu digunakan karena 'walau' sudah cukup. Menambahkan kata ini membuat kalimat menjadi kurang ringkas.
5. Contoh 5
Kalimat efektif
Anak-anak bermain di halaman sekolah sambil tertawa riang.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang bermain di halaman sekolah mereka sambil tertawa-tawa dengan riang.
Pembahasan: Kalimat efektif lebih ringkas dan jelas. Penggunaan kata ganda seperti 'tertawa-tawa dengan riang' membuat kalimat berlebihan.
6. Contoh 6
Kalimat efektif
Bunda menyiapkan bekal untuk anak-anak sebelum berangkat sekolah.
Kalimat tidak efektif
Bunda sedang menyiapkan bekal untuk anak-anak sebelum mereka berangkat ke sekolah.
Pembahasan: Kalimat efektif langsung menyebut subjek dan kegiatan tanpa kata tambahan yang tidak perlu. Kalimat tidak efektif terlalu panjang karena ada keterangan yang berlebihan.
7. Contoh 7
Kalimat efektif
Anna belajar matematika setiap sore di ruang tamu.
Kalimat tidak efektif
Anna selalu belajar pelajaran matematika di setiap sore hari di ruang tamu.
Pembahasan: Kalimat efektif lebih singkat dan jelas. Kata-kata tambahan seperti 'selalu' dan 'di setiap sore hari' membuat kalimat tidak efektif dan bertele-tele.
8. Contoh 8
Kalimat efektif
Guru membimbing murid-murid saat melakukan percobaan sains.
Kalimat tidak efektif
Guru sedang membimbing murid-murid ketika mereka melakukan percobaan sains.
Pembahasan: Kalimat efektif lebih ringkas tanpa mengurangi makna. Kalimat tidak efektif karena mengulang subjek dan kata kerja.
9. Contoh 9
Kalimat efektif
Anak-anak menyusun puzzle bersama di ruang bermain.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang menyusun puzzle bersama-sama di ruang bermain.
Pembahasan: Kalimat efektif terlihat lebih sederhana dan cukup jelas. Kata tambahan 'bersama-sama' sebenarnya sudah terkandung dalam 'bersama', sehingga tidak perlu.
10. Contoh 10
Kalimat efektif
Thomas mengerjakan PR Bahasa Indonesia dengan teliti.
Kalimat tidak efektif
Thomas sedang mengerjakan pekerjaan rumah Bahasa Indonesia dengan sangat teliti.
Pembahasan: Kalimat efektif lebih singkat dan jelas. Kalimat tidak efektif terlalu panjang karena menggunakan kata-kata tambahan yang berlebihan.
11. Contoh 11
Kalimat efektif
Anak-anak membaca buku di perpustakaan sekolah.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang membaca buku-buku mereka di dalam perpustakaan sekolah.
Pembahasan: Kalimat efektif langsung pada inti kegiatan. Kalimat tidak efektif menambahkan keterangan yang tidak perlu sehingga terdengar panjang.
12. Contoh 12
Kalimat efektif
Ibu mengingatkan anak untuk merapikan mainannya setelah bermain.
Kalimat tidak efektif
Ibu selalu mengingatkan anak-anaknya agar mereka merapikan mainan mereka setelah selesai bermain.
Pembahasan: Kalimat efektif lebih ringkas dan mudah untuk dipahami. Kalimat tidak efektif menggunakan kata ganda yang membuatnya terlihat panjang.
13. Contoh 13
Kalimat efektif
Ayah menonton anak bermain sepak bola di halaman rumah.
Kalimat tidak efektif
Ayah sedang menonton anak-anaknya bermain sepak bola di halaman rumah mereka.
Pembahasan: Kalimat efektif singkat, jelas, dan padat. Kalimat tidak efektif menambahkan kata-kata yang tidak perlu, sehingga terdengar bertele-tele.
14. Contoh 14
Kalimat efektif
Murid-murid mengerjakan latihan soal di kelas dengan serius.
Kalimat tidak efektif
Para murid sedang mengerjakan latihan soal mereka di kelas dengan sangat serius.
Pembahasan: Kalimat efektif padat dan langsung. Kata tambahan 'para' dan 'mereka' membuat kalimat tidak efektif dan menjadi lebih panjang tanpa menambah makna.
15. Contoh 15
Kalimat efektif
Anak-anak menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak menyanyikan lagu kebangsaan mereka dengan penuh semangat dan antusias.
Pembahasan: Kalimat efektif sudah cukup jelas dan padat. Kalimat tidak efektif menambahkan kata yang berulang dan kurang perlu.
16. Contoh 16
Kalimat efektif
Shamaya menulis catatan pelajaran di buku tulisnya.
Kalimat tidak efektif
Shamaya sedang menulis catatan-catatan pelajaran di buku tulisnya.
Pembahasan: Kalimat efektif jelas dan langsung. Kata 'catatan-catatan' membuat kalimat tidak efektif dan terdengar berlebihan.
17. Contoh 17
Kalimat efektif
Anak-anak berbaris rapi sebelum memasuki kelas.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang berbaris dengan rapi sebelum mereka masuk ke dalam kelas.
Pembahasan: Kalimat efektif padat dan mudah dipahami. Kalimat tidak efektif menggunakan kata tambahan yang tidak perlu.
18. Contoh 18
Kalimat efektif
Rizki menaruh tas sekolah di lemari setelah pulang dari sekolah.
Kalimat tidak efektif
Rizki menaruh tas sekolahnya di dalam lemari setelah ia pulang dari sekolah.
Pembahasan: Kalimat efektif singkat, jelas, dan tidak berulang. Kata tambahan pada kalimat tidak efektif membuatnya terlalu panjang.
19. Contoh 19
Kalimat efektif
Anak-anak bermain perosotan di taman bermain sekolah.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang bermain di perosotan yang ada di taman bermain sekolah mereka.
Pembahasan: Kalimat efektif cukup jelas dan ringkas. Sedangkan kalimat tidak efektif menambahkan banyak kata yang tidak diperlukan.
20. Contoh 20
Kalimat efektif
Anak-anak mengikuti lomba mewarnai di aula sekolah.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang mengikuti lomba mewarnai di dalam aula sekolah mereka.
Pembahasan: Kalimat efektif sudah jelas dan ringkas. Kalimat tidak efektif menambahkan kata tambahan yang tidak perlu.
21. Contoh 21
Kalimat efektif
Anak-anak membersihkan papan tulis setelah pelajaran selesai.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang membersihkan papan tulis yang ada di kelas setelah pelajaran selesai.
Pembahasan: Kalimat efektif lebih padat dan mudah dipahami. Kalimat tidak efektif bertele-tele karena menambahkan kata-kata yang berulang.
22. Contoh 22
Kalimat efektif
Nadya menyiapkan alat tulis sebelum belajar di rumah.
Kalimat tidak efektif
Nadya sedang menyiapkan alat-alat tulisnya sebelum ia belajar di rumah.
Pembahasan: Kalimat efektif ringkas dan jelas. Kalimat tidak efektif menambahkan kata yang tidak perlu sehingga terdengar panjang.
23. Contoh 23
Kalimat efektif
Anak-anak diminta bergantian memindahkan ember berisi air ke kebun agar tanaman yang baru ditanam tidak kekeringan.
Kalimat tidak efektif
Anak-anak sedang diminta untuk bergantian memindahkan ember yang berisi air ke kebun supaya semua tanaman yang baru ditanam tidak mengalami kekeringan.
Pembahasan: Kalimat efektif langsung ke inti kegiatan dan maksudnya jelas. Kalimat tidak efektif terlalu panjang karena banyak tambahan kata yang tidak diperlukan.
24. Contoh 24
Kalimat efektif
Budi diminta untuk menemani adiknya mengerjakan PR matematika di ruang tamu agar ia tidak kebingungan.
Kalimat tidak efektif
Budi diminta untuk menemani adiknya mengerjakan pekerjaan rumah matematika di ruang tamu supaya adiknya tidak merasa bingung.
Pembahasan: Kalimat efektif lebih ringkas dan langsung, sudah mencakup maksud utama. Kalimat tidak efektif menambahkan kata-kata yang berulang.
25. Contoh 25
Kalimat efektif
Dinda memberi makan kucing peliharaannya setiap pagi agar tetap sehat dan bugar.
Kalimat tidak efektif
Dinda sedang memberi makan kucing peliharaannya setiap pagi supaya kucing tersebut tetap sehat dan bugar.
Pembahasan: Kalimat efektif ringkas dan makna langsung tersampaikan. Kalimat tidak efektif menambahkan kata 'sedang' dan 'tersebut' yang tidak perlu.
Itulah penjelasan terkait berbagai contoh kalimat efektif dan tidak efektif lengkap dengan pembahasannya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Manfaat Bersepeda untuk Anak, Sehat dan Seru!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Risiko Tersembunyi bila Si Kecil Sekolah Terlalu Dini, ADHD dan Gangguan Mental
Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam yang Bisa Diajarkan ke Anak
Ekstrakurikuler Bisa Tingkatkan Nilai Akademik Anak? Ini Kata Ahli
3 Kriteria Memilih Tabungan Pendidikan Anak, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Terjemahannya
Malam Nisfu Syaban 2026: Arti, Waktu, Keutamaan, Hadits, hingga Amalannya
Gen Z Makin Banyak Kena Kanker Usus, Ini Tanda & Penyebabnya
Akhirnya, Denada Akui Ressa Rossano Sebagai Anak Kandung & Berharap Sang Putra Memaafkan
Anak-anak di Inggris Disebut Paling Tidak Sehat di Eropa, Kenapa?
REKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
30 Vitamin yang Bagus untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat
Azhar HanifahTERBARU DARI HAIBUNDA
Gen Z Makin Banyak Kena Kanker Usus, Ini Tanda & Penyebabnya
Malam Nisfu Syaban 2026: Arti, Waktu, Keutamaan, Hadits, hingga Amalannya
Namira Andjani, Putri Alya Rohali Cetak Rekor MURI Lewat World Major Marathon
Anak-anak di Inggris Disebut Paling Tidak Sehat di Eropa, Kenapa?
Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Terjemahannya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Fuji Akui Lelah Gegara Kasus Dugaan Penggelapan Dana
-
Beautynesia
5 Rekomendasi Foundation High-End yang Tahan Lama untuk Riasan Flawless Seharian
-
Female Daily
Ada Tas Tempur Sampai Tumbler Gemas, Yuk Intip Produk Favorit Tim Video FD!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Harry Styles Tampil Nyentrik di Grammy 2026, Padukan Blazer dan Ballet Flats
-
Mommies Daily
20 Jenis Tukang yang Wajib Dikenal Bapak-Bapak untuk Urusan Sehari-hari