PARENTING
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 12 Feb 2026 20:00 WIBSi Kecil yang baru lahir menghabiskan sebagian besar waktunya dengan tidur, menyusu, dan tentu saja untuk buang air besar (BAB). Sebenarnya, berapa kali normalnya bayi baru lahir BAB, ya?
Momen mengganti popok sering kali membuat perasaan orang tua campur aduk. Ada rasa lega saat bayi BAB, tapi tak jarang juga muncul rasa khawatir apakah semuanya sudah normal.
Munculnya rasa 'waswas' saat melihat perubahan pada kotoran bayi adalah hal yang sangat manusiawi. Terlebih lagi kalau Bunda baru pertama kali menjadi orang tua.
Perlu diketahui bahwa kebiasaan BAB bayi sebenarnya bisa jadi petunjuk kalau Si Kecil sehat dan nutrisinya cukup, Bunda. Dalam hal ini, bayi pun bisa mengeluarkan warna yang berbeda-beda.
Selain itu, frekuensi BAB bayi juga perlu Bunda perhatikan. Nah tanpa berlama-lama lagi, yuk kita lihat lebih jelas tentang frekuensi BAB yang normal pada bayi baru lahir.
Berapa kali normalnya bayi baru lahir BAB?
Menilik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi normal biasanya akan BAB dalam 24 jam pertama dan paling lambat dalam 48 jam setelah lahir, Bunda.
Jika BAB tidak terjadi dalam periode tersebut, Bunda disarankan untuk segera memeriksakan Si Kecil ke dokter. Setelah itu, bayi biasanya akan BAB sekitar 5-6 kali per hari di awal-awal kehidupan, kemudian frekuensinya menurun menjadi 3-4 kali per hari seiring pertumbuhannya.
Warna BAB bayi juga mengalami perubahan, Bunda. Jika warna BAB tidak berubah sesuai dengan tahapannya, hal ini bisa menandakan asupan ASI yang kurang dan perlu dilihat lebih lanjut.
Melansir dari Medical News Today, sebuah studi pada tahun 2012 meneliti frekuensi BAB pada 600 bayi di bawah usia 3 bulan. Hasilnya, Si Kecil yang disusui buang air besar rata-rata 3,65 kali per hari pada minggu-minggu pertama kehidupan.
Saat bayi berusia 3 bulan, frekuensi BAB rata-rata menurun menjadi sekitar 1,88 kali per hari. Sementara bayi yang diberi susu formula biasanya buang air besar lebih jarang dibandingkan dengan bayi yang disusui.
Ciri-ciri BAB bayi yang perlu diwaspadai
Jika bayi mengalami BAB, Bunda sebaiknya menghubungi dokter ketika menemukan ciri-ciri BAB yang perlu diwaspadai. Bukan tanpa alasan, hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan pada Si Kecil.
- BAB bayi berwarna putih (Bisa menandakan produksi empedu bayi kurang), hitam (Mungkin darah yang sudah dicerna di lambung atau usus halus), atau ada garis-garis merah (Kemungkinan darah dari usus besar atau rektum).
- Bayi menangis atau terlihat kesakitan saat BAB atau ada darah yang keluar.
- Terdapat lendir pada BAB bayi yang terkadang bisa menandakan infeksi.
- BAB anak berubah drastis setelah mulai mencoba makanan baru.
- BAB anak masih sangat encer saat berusia 1 tahun.
- Anak mengalami diare bersamaan dengan gejala dehidrasi.
Warna BAB bayi baru lahir yang normal
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kotoran bayi bisa muncul dalam berbagai warna, Bunda. Perubahan warna ini biasanya dipengaruhi oleh pola makan Si Kecil.
Mengutip dari Baby Center, berikut ini terdapat warna BAB bayi baru lahir yang tergolong normal.
Hijau kehitaman
Kotoran pertama bayi baru lahir atau yang disebut juga dengan mekonium, biasanya berwarna hijau kehitaman dan sangat lengket. Warna ini terbentuk dari lanugo (Rambut yang menutupi tubuh bayi saat masih di dalam kandungan), cairan ketuban, lendir, dan empedu yang tertelan bayi selama di dalam rahim.
Selain itu, kotoran berwarna hijau juga bisa muncul karena hal-hal normal lainnya. Maka dari itu, Bunda tidak perlu khawatir dengan kondisi ini.
Hijau kecokelatan
Pada hari ketiga hingga keenam, mekonium hitam yang kental mulai berubah menjadi feses transisi yang lebih encer, yakni berwarna cokelat kehijauan atau kuning kehijauan. Feses transisi ini merupakan campuran antara mekonium dan feses susu berikutnya.
Kuning
Bayi yang diberi ASI biasanya memiliki kotoran berwarna kuning, lunak, dan berbentuk seperti biji. Konsistensi ini normal dan menunjukkan pencernaan bayi berjalan dengan baik, Bunda.
Sementara itu, bayi yang minum susu formula cenderung mengeluarkan feses berwarna kuning hingga cokelat kekuningan. Warna feses yang bervariasi dari kuning hingga cokelat keemasan ini termasuk kondisi yang normal.
Warna BAB bayi baru lahir yang dicurigai
Lantas, warna BAB bayi baru lahir seperti apa yang sebaiknya Bunda perhatikan? Simak beberapa warna BAB yang yang perlu Bunda curigai:
Merah
Kalau kotoran bayi berwarna merah, bisa jadi karena makanan atau obat yang dikonsumsi Si Kecil. Tetapi, kalau Bunda yakin bayi tidak menelan apapun yang berwarna merah, mungkin itu bercak darah dari sembelit atau BAB yang keras.
Pucat atau putih
Bayi dengan kotoran putih atau abu-abu sebaiknya segera diperiksakan ke dokter ya, Bunda. Ini bisa menjadi tanda kalau hati bayi belum menghasilkan cukup empedu untuk mencerna makanan dengan baik.
Hitam
Kotoran hitam pada bayi bisa menandakan adanya pendarahan di dalam tubuh. Sebaiknya, Bunda segera hubungi dokter untuk memastikan kondisi Si Kecil aman.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Inilah 4 Negara dengan Angka Kematian Bayi Baru Lahir Terendah di Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Masalah Kesehatan Pada Bayi Baru Lahir, Kejang hingga Diare
Amankah Pemakaian Face Shield Pada Bayi Baru Lahir?
10 Perlengkapan Bayi Baru Lahir, Perlu Dibawa Setelah Pulang dari RS
6 Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Wajib Ada di Rumah Saat Cuaca Dingin
TERPOPULER
Ciri Orang yang Punya Daya Tarik Kuat, Bukan Cuma soal Penampilan
Hamil 6 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Lavender dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Tips Jaga Kesehatan Karyawan yang Beraktivitas di Luar Ruangan saat Terjadi Karhutla
Seberapa Besar Kemungkinan Anak Lahir Lebih Mirip Ayah daripada Ibu?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Raja Termuda di Dunia Meninggal Dunia di Usia 34 Tahun, Naik Takhta Sejak Usia 3 Tahun
Hamil 6 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Tips Jaga Kesehatan Karyawan yang Beraktivitas di Luar Ruangan saat Terjadi Karhutla
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Lavender dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Ciri Orang yang Punya Daya Tarik Kuat, Bukan Cuma soal Penampilan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sering Salah Ukuran Beli Bedcover? Ini Cara Sesuaikan dengan Ukuran Kasurmu
-
Beautynesia
Belajar dari Kasus Lululemon, Inilah 4 Kandungan Kimia pada Pakaian yang Berbahaya untuk Kesehatan
-
Female Daily
Rekomendasi 6 Highlighter High-End yang Wajib Ada di Wishlist Beauty Enthusiast
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 31 Agustus: Cancer Jangan Memaksa, Scorpio Tetap Sabar
-
Mommies Daily
Inspiring Single Mom: Alexandria Jessie Belajar untuk Menemukan Ketenangan Batin dan Tidak Kehilangan Diri Sendiri