PARENTING
Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi: Penyebab, Gejala, Deteksi, dan Penanganan
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Selasa, 10 Feb 2026 13:00 WIBSelama ini, banyak yang mengira penyakit jantung hanya menyerang orang dewasa saja. Padahal, ada kondisi yang disebut Penyakit Jantung Bawaan (PJB), yaitu kelainan pada struktur jantung yang sudah ada sejak bayi lahir.
Kelainan ini bisa mengganggu aliran darah di dalam jantung dan ke seluruh tubuh, Bunda. Oleh karena itu, kondisi ini perlu mendapatkan perhatian khusus sejak dini.
Menilik data dari Center for Disease Control and Prevention, sekitar 8 dari 1.000 bayi lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB). Bahkan, sekitar 1 dari 4 bayi dengan kondisi ini membutuhkan tindakan medis darurat, baik bedah maupun non-bedah.
Lantas, sebenarnya apa yang menjadi penyebab penyakit jantung bawaan pada bayi? Lalu gejala apa saja yang mungkin muncul dan perlu diperhatikan?
Penyebab penyakit jantung bawaan pada bayi
Menurut Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Jantung dan Pembuluh Darah Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan di RS Pondok Indah, dr. Aditya Agita Sembiring, Sp. J.P, Subsp. K.Ped.P.J.B. (K), penyakit jantung bawaan pada bayi masih menjadi topik yang terus diteliti hingga kini.
Penyebab pastinya memang belum bisa dijelaskan secara rinci, karena kondisi ini bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, Bunda.
"Penyebab seorang anak menderita Penyakit Jantung Bawaan (PJB) saat ini masih belum diketahui pasti," tuturnya.
Meski begitu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa faktor genetik bisa berperan. Kelainan genetik ini bisa muncul tanpa diturunkan dari orang tua, seperti pada Syndrom Down, atau diturunkan, seperti syndrome Turner.
Selain genetik, ada juga faktor dari luar yang bisa memicu penyakit jantung bawaan pada Si Kecil. Misalnya infeksi saat hamil, serta penggunaan obat tertentu, terutama saat pembentukan jantung janin.
"Penting bagi orang tua yang merencanakan kehamilan untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai riwayat pengobatan sebelum hamil dan menjaga kesehatan," ujar dr. Aditya.
Gejala penyakit jantung bawaan pada bayi
Walaupun beberapa Penyakit Jantung Bawaan (PJB) tidak menimbulkan gejala pada awal kehidupan, beberapa masalah kesehatan tetap bisa muncul, seperti:
- Gagal pertumbuhan dan perkembangan anak
- Infeksi paru yang berulang
- Gagal jantung
- Biru pada bibir, lidah, dan ujung kuku
- Cepat merasa lelah
- Pembengkakan pada perut atau kedua tungkai bawah
Oleh sebab itu, sebagai sosok yang paling dekat dengan anak, orang tua menjadi garda terdepan untuk mengenali gejala dan tanda awal Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada bayi.
Cara mendeteksi penyakit jantung bawaan
Untuk mendeteksi penyakit jantung bawaan, dokter biasanya akan mulai dengan tanya jawab mengenai kondisi bayi dan riwayat kehamilan. Setelah itu, dokter juga melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat tanda-tanda yang mencurigakan pada jantung dan pernapasan bayi.
Selain pemeriksaan awal, dokter melakukan pemeriksaan penunjang seperti sinar-X (rontgen) dada dan pemeriksaan aktivitas listrik jantung (elektrokardiografi) untuk melihat gambaran umum jantung.
Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan echocardiography menjadi standar utama karena bisa memperlihatkan struktur jantung dan aliran darah secara jelas, Bunda.
Dalam beberapa kondisi, dokter juga akan melakukan pemeriksaan dengan alat kateter ke dalam jantung untuk mengetahui tekanan dan aliran darah di dalam ruang jantung serta pembuluh darah.
Penanganan penyakit jantung bawaan pada bayi
Jika Si Kecil terdeteksi penyakit jantung bawaan, kunjungan rutin ke dokter sangat dianjurkan untuk memantau kondisinya, Bunda. Dokter akan melihat perkembangan penyakit dan menentukan perawatan yang paling sesuai.
Pada beberapa jenis Penyakit Jantung Bawaan (PJB), penanganan tidak langsung dilakukan dan anak perlu mencapai kondisi tertentu, seperti usia dan berat badan ideal.
Dengan pertimbangan dari dokter, anak bisa diberikan obat atau dilakukan tindakan non-bedah menggunakan alat khusus, seperti pemasangan balon atau stent pada jantung atau pembuluh darah.
Selain perawatan dari medis, orang tua juga perlu membantu penanganan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Si Kecil. Menerapkan pola makan seimbang, kegiatan fisik ringan, serta menghindari asap rokok dan polusi udara dapat menjaga kondisinya tetap stabil.
Meski PJB kerap menjadi tantangan bagi para orang tua, banyak anak dengan kondisi ini tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari, Bunda. Dengan dukungan keluarga yang baik, Si Kecil dengan PJB tetap punya peluang untuk tumbuh sehat.
Demikian ulasan tentang Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada bayi, mulai dari penyebab, gejala, deteksi, hingga penanganannya. Semoga bisa menambah wawasan baru ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Rekomendasi Sekolah Montessori Unggulan di Jakarta
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Perawatan Bayi dan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan
Ketahui Cara Mencegah Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi
Menkes Ungkap 7.000 Bayi Indonesia Meninggal Setiap Tahun, Ini Penyebabnya Bunda
8 dari 1.000 Anak Lahir Idap PJB, Simak Cara Deteksi Dininya Bun!
TERPOPULER
Sering Bertengkar dengan Pasangan di Mobil? Bunda dan Ayah Mungkin Miliki Perasaan Ini
5 Potret Xavier Anak Rini Yulianti Berwajah Korea Seperti Sang Ayah
Kenali Parentification, Saat Anak Dipaksa Dewasa & Memikul Peran Orang Tua
Kumpulan Arti Mimpi Diri Sendiri Hamil
Zodiak yang Paling Ramah dan Tidak Pernah Bersikap Sombong
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vacuum Cleaner Wet and Dry, Sedot Debu Sekaligus Mengepel Lantai
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
11 Kalimat yang Digunakan Orang dengan EQ Tinggi saat Hadapi Lawan Bicara yang Kekanak-kanakan
Sering Bertengkar dengan Pasangan di Mobil? Bunda dan Ayah Mungkin Miliki Perasaan Ini
5 Potret Xavier Anak Rini Yulianti Berwajah Korea Seperti Sang Ayah
Kumpulan Arti Mimpi Diri Sendiri Hamil
Kenali Parentification, Saat Anak Dipaksa Dewasa & Memikul Peran Orang Tua
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ini 7 Potret Rumah Boby Tince di Kaki Gunung Usai Bisnis Bangkrut & Rugi Rp2 M
-
Beautynesia
BeauPicks: 5 Rekomendasi Nightgown dengan Kesan Vintage dan Estetik
-
Female Daily
LIEBESKIND Berlin Comeback ke Indonesia, Hadirkan Tas Kulit Premium dengan Desain Timeless!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Potret Anggun Raline Shah Berkebaya di Cannes Film Festival 2026
-
Mommies Daily
5 Dampak Kecanduan Video Pendek pada Anak: Fokus Menurun hingga Emosi Tidak Stabil