PARENTING
Pemberian Vitamin A pada Bayi Mulai Usia Berapa?
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Jumat, 13 Feb 2026 16:50 WIBSelain zat gizi seperti karbohidrat, protein, dan lemak, tubuh Si Kecil juga memerlukan asupan penting, salah satunya adalah vitamin A. Nutrisi ini sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang mereka.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, vitamin A adalah zat gizi penting bagi bayi. Vitamin ini membantu produksi sel darah putih, mendukung pertumbuhan sel, dan menjaga daya tahan tubuhnya.
Dikutip dari World Health Organization (WHO), kekurangan vitamin A dapat meningkatkan risiko penyakit dan kematian akibat infeksi pada masa kanak-kanak, termasuk campak dan diare.
Bayi yang baru lahir memiliki cadangan vitamin A yang rendah dan sangat bergantung pada sumber dari luar, terutama ASI. Jika asupan gizinya kurang, jumlah vitamin A yang diterima Si Kecil bisa tidak cukup karena kondisi gizi dari Bunda.
Lantas, sebenarnya pemberian vitamin A pada bayi mulai usia berapa, ya, supaya kebutuhan gizinya terpenuhi dengan optimal?
Pemberian vitamin A pada bayi mulai usia berapa?
Dilansir dari laman National Health Service (NHS), setelah bayi menginjak usia enam bulan, kebutuhan vitamin A dapat mulai dipenuhi melalui makanan dan suplemen, sesuai dengan anjuran dari tenaga kesehatan.
Sementara itu, mengutip dari WHO, di banyak negara yang mengalami kekurangan vitamin A, pemberian ini dilakukan pada anak usia 6-59 bulan. Artinya, sampai anak berusia hampir lima tahun, vitamin A tetap perlu diberikan.
Tujuan diberikannya vitamin ini bukan tanpa alasan, Bunda. Hal ini untuk menurunkan risiko penyakit dan kematian pada anak-anak yang kekurangan vitamin A.
Namun, pada bayi di bawah 6 bulan, pemberian vitamin A dengan dosis tinggi belum direkomendasikan, Bunda. Hal ini karena kebutuhan vitamin A biasanya dapat dipenuhi hanya dari ASI.
Ketika Bunda membeli suplemen vitamin untuk bayi, sebaiknya membaca label dengan teliti, ya. Pastikan produk tersebut sesuai dengan usia dan kebutuhan Si Kecil.
Berapa banyak vitamin A yang dibutuhkan bayi?
Vitamin A bermanfaat bagi kesehatan bayi, salah satunya untuk menjaga sistem kekebalan tubuh Si Kecil. Nutrisi ini dapat membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga pertumbuhan sel.
Menilik dari Kementerian Kesehatan RI, bayi berusia 6-11 bulan dianjurkan menerima kapsul vitamin A biru 100.000 IU (internasional unit). Untuk balita usia 12-59 bulan, dosisnya berbeda, yaitu kapsul vitamin A merah 200.000 IU.
Vitamin A bisa diberikan di Posyandu maupun fasilitas kesehatan lain yang menyediakan vitamin ini. Dengan pemberian rutin dan tepat, Si Kecil pun akan mendapat manfaat dari vitamin A dengan maksimal.
Bagaimana bayi bisa mendapatkan vitamin A?
Kalau bayi sudah menginjak usia 6 bulan, Si Kecil mulai bisa mendapatkan vitamin A dari makanan pendamping ASI (MPASI). Sumber vitamin A yang baik seperti:
- Keju
- Telur
- Ikan
- Susu
- Yogurt
Selain itu, bayi juga bisa mendapatkan vitamin A dari makanan yang mengandung karotenoid. Nutrisi ini banyak ditemukan pada sayur dan buah yang berwarna merah, kuning, atau oranye.
Saat dikonsumsi, karotenoid, terutama beta-karoten, akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A. Sumber beta-karoten yang baik antara lain:
- Sayuran berdaun kuning, merah, dan hijau, seperti bayam, wortel, ubi jalar, dan paprika merah.
- Buah berwarna kuning, seperti mangga, dan pepaya.
Itulah penjelasan mengenai pemberian vitamin A pada bayi, mulai dari usia yang dianjurkan hingga jumlah yang tepat untuk diberikan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Pola Makan Ibu Hamil Berpengaruh pada Otak dan IQ Anak, Ini Penjelasannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Dampak Buruk Anak Kekurangan Vitamin A, Bunda Perlu Tahu
Hobi Makan Nugget dan Sosis, Bocah 8 Th Ini Alami Kebutaan Permanen
Jangan Lupa Beri Anak Vitamin A di Bulan Agustus, Gratis Bunda
Seberapa Perlu Suplemen Vitamin A untuk Kesehatan Mata Anak?
TERPOPULER
Resmi Jadi Bunda, Meyden Bagikan Momen Jelang hingga Melahirkan Anak Pertama
5 Cara Mengajarkan Anak Bersikap saat Diejek Teman di Sekolah, Haruskah Dibalas?
Jangan Buang Ampas Kopi! 13 Cara Memanfaatkannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Ciri Kepribadian Orang dengan Empati Tinggi yang Terlihat dari 9 Ucapannya Sehari-hari
BGN Ungkap Hasil Investigasi Dugaan Penyebab Kasus Keracunan MBG di Karo
REKOMENDASI PRODUK
7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus dan Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Warna Pakaian yang Sering Dipakai Perempuan dengan Mental Kuat Menurut Psikologi
5 Cara Mengajarkan Anak Bersikap saat Diejek Teman di Sekolah, Haruskah Dibalas?
Resmi Jadi Bunda, Meyden Bagikan Momen Jelang hingga Melahirkan Anak Pertama
Jangan Buang Ampas Kopi! 13 Cara Memanfaatkannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Kisah Dokter di NTT Bantu Ibu Melahirkan Caesar Pakai Senter di Tengah Gempa M 7,7
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ibu Baru Sering Kewalahan Saat Bepergian? 3 Barang Ini Bisa Bantu
-
Beautynesia
Song Kang Akan Jadi Bintang Tamu di You Quiz on the Block
-
Female Daily
Inferno Hot Pilates Bikin Dark Spots? Ini Mitos atau Fakta yang Perlu Kamu Tahu
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Transformasi Kwak Dong Yeon Pamer Rambut Cepak, Makin Tampan Jelang Wamil
-
Mommies Daily
Green Flag Jung Hae-in di Our Sticky Love yang Bikin Mommies Ikut Meleleh