HaiBunda

PARENTING

11 Ciri Ayah yang Tidak Nyaman Saat Menjadi Orang Tua Menurut Psikolog

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Selasa, 24 Mar 2026 17:30 WIB
Ilustrasi Ciri Ayah yang Tidak Nyaman Saat Menjadi Orang Tua Menurut Psikolog/Foto: Getty Images/Complexio
Jakarta -

Menjadi orang tua memang sebuah perjalanan yang panjang, tapi kenyataannya tidak selalu mudah bagi sebagian Ayah. Ada kalanya mereka merasa canggung atau tidak nyaman dengan tanggung jawab yang seharusnya dijalani.

Beberapa Ayah merasa canggung menjalani peran baru mereka. Tekanan untuk menjadi Ayah 'sempurna' kerap membuat mereka ragu dalam berinteraksi dengan anak.

Anak-anak biasanya menangkap hal ini lewat perilaku atau nada bicara, meski Ayahnya sering tidak menyadari. Hal-hal seperti ini bisa meninggalkan kesan yang cukup lama bagi mereka.


Berkaitan dengan ini, terdapat beberapa ciri Ayah yang tidak nyaman menjadi orang tua menurut psikolog. Apa saja itu, Bunda?

11 Ciri Ayah yang tidak nyaman saat menjadi orang tua menurut psikolog

Dilansir dari laman Your Tango, terdapat tanda yang bisa menunjukkan bahwa seorang Ayah merasa kurang nyaman menjalani peran sebagai orang tua.

1. Sulit menunjukkan kasih sayang

Banyak Ayah yang merasa harus selalu terlihat kuat sehingga mereka sangat jarang memeluk atau menunjukkan rasa sayangnya. Sikap ini biasanya muncul karena sebelumnya Ayah juga dibesarkan dengan cara yang serupa oleh orang tuanya.

Anak-anak yang jarang mendapatkan kehangatan dari Ayahnya suka merasa ada 'jarak' yang membuat mereka kurang dekat. Rasanya seperti ada sesuatu yang hilang karena ikatan batin yang diharapkan tidak pernah benar-benar ada.

Sebuah studi di New Directions for Child and Adolescent Development menemukan bahwa jika hubungan Ayah dan anak tidak akrab sejak dini, hal ini bisa berpengaruh buruk pada perilaku anak nantinya. Mereka bisa menjadi lebih sulit mengontrol diri atau merasa sedih dan tertekan.

2. Jarang terlibat dalam keseharian anak

Rasanya sedih ya kalau Ayah sering melewatkan momen spesial seperti ulang tahun atau acara penting anak di sekolah. Padahal, kehadiran Ayah di setiap pencapaian anak sangatlah berarti untuk membangun rasa percaya diri mereka.

Selama masa pertumbuhannya, anak pasti akan menghadapi banyak masalah dalam hidup mereka. Seorang terapis pernikahan dan keluarga asal Amerika Serikat, Blake Griffin Edwards, LMFT menuturkan bahwa anak dengan Ayah yang terlibat cenderung memiliki emosional yang lebih baik.

3. Merasa terganggu saat bersama keluarga

Anak-anak sebenarnya peka lho jika Ayahnya seolah sengaja menghindari waktu berkumpul bersama mereka. Perasaan ini pun bisa memicu rasa bersalah serta rasa malu dalam dirinya.

Momen keluarga yang seharusnya terasa hangat justru bisa berubah jadi suasana membingungkan bagi anak. Rasa kehilangan kasih sayang yang terus-menerus ini perlahan akan merusak kepercayaan diri anak hingga mereka dewasa nanti.

4. Mudah marah jika berada di dekat anak

Memiliki sosok Ayah yang mudah marah tentu bisa membuat suasana di rumah menjadi sangat tegang. Anak mungkin suka merasa takut sejak bangun pagi karena ada teriakan atau kemarahan yang bisa meledak kapan saja.

Sebuah studi di jurnal Child Abuse & Neglect menemukan bahwa Ayah yang mengalami depresi, mudah marah atau kesulitan mengasuh anak bisa membuat mereka lebih sering mengalami masalah emosi. Anak-anak pun bisa menjadi lebih sedih, mudah frustrasi atau sulit menyesuaikan diri.

5. Menyerahkan semua urusan anak kepada Bunda

Sudah menjadi hal yang umum jika Ayah sering menyerahkan seluruh urusan mengasuh anak kepada Bunda. Mungkin saja hal ini terjadi karena Ayah merasa bingung harus berbuat apa.

Kondisi ini tentu membuat Bunda merasa kelelahan karena harus memikul semua beban rumah tangga sendirian. Lambat laun, anak pun akan mulai bertanya, mengapa sosok Ayah tidak pernah hadir sesering kehadiran Bundanya.

Terkadang, saat diminta membantu mengasuh, ada saja keluhan yang keluar dari mulut Ayah karena ia merasa sudah bekerja keras. Padahal, survei dari Parents menunjukkan bahwa 59% Ayah merasa sudah berbuat banyak meskipun kenyataannya sering kali berbeda.

6. Sering membahas masa lalu sebelum ada anak

Beberapa Ayah suka menceritakan hal-hal yang mereka lewatkan sebelum anaknya lahir, Bunda. Hal ini menjadi cara mereka mengekspresikan penyesalan atau rasa kehilangan.

Sebuah studi di Journal of Family Psychology menemukan bahwa orang tua yang merasa menyesal punya anak biasanya karena kehilangan kesempatan dan merasa terbebani dengan tanggung jawab membesarkan anak.

Meski terdengar seperti hanya bernostalgia, ucapan tersebut bisa menyiratkan adanya rasa tertekan yang ia pendam sendiri, lho.

Sebenarnya tidak salah jika Ayah jujur bahwa menjadi orang tua itu sangat melelahkan. Namun, jangan sampai rasa tidak nyaman itu berubah jadi rasa benci pada keadaan di rumah.

7. Lebih ramah kepada orang lain dibandingkan dengan anak sendiri

Ada Ayah yang terlihat ramah dan hangat pada orang lain, tapi di rumah bersikap lebih keras terhadap anak-anaknya. Sikap yang berbeda ini bisa membuat mereka sulit merasa aman dan percaya.

Perlakuan yang kurang hangat dari Ayah bisa berpengaruh pada cara anak menilai orang lain. Mereka bisa merasa bingung karena perlakuan di rumah berbeda dengan di luar.

Sebuah studi di Journal of Child Psychology menemukan bahwa anak yang merasa kurang dicintai dan terlalu dikontrol oleh orang tuanya berisiko lebih dari dua kali mengalami masalah mental di usia 15 tahun.

8. Anak merasa harus bersaing dengan hobi Ayah

Selanjutnya, anak bisa merasa harus bersaing dengan minat Ayahnya untuk mendapat perhatian. Waktu Ayah bersantai setelah bekerja terkadang membuat anak sulit menghabiskan waktu bersamanya.

Saat anak datang menghampiri dengan antusias, Ayah malah berusaha menjauh karena merasa ketenangannya terusik. Sikap yang selalu merasa terganggu oleh kehadiran anak ini bisa melukai hati anak perlahan, Bunda.

9. Menolak bicara dari hati ke hati

Jika Bunda memperhatikan Ayah selalu menghindar saat diajak mengobrol serius, biasanya ada alasan di baliknya. Seorang psikolog klinis asal Amerika Serikat, Ken Druck, Ph.D., menuturkan bahwa banyak laki-laki merasa tidak nyaman karena takut terlihat lemah atau tidak berdaya di depan keluarganya.

"Orang-orang sering menghindari percakapan penting karena takut terbuka. Rasa tidak nyaman dengan perasaan dan pengalaman masa lalu membuat mereka menjauh dari kedekatan emosional," jelasnya.

Sikap tertutup ini sebenarnya adalah cara Ayah melindungi dirinya sendiri agar tidak dikritik oleh orang lain. Mungkin saja saat masih kecil, ia pernah ditegur atau dianggap aneh ketika mencoba menunjukkan sisi lembutnya, Bunda.

10. Menganggap pengasuhan hanya sebagai tugas

Menjadi orang tua memang sebuah pilihan, tetapi ada tanggung jawab yang besar di mana hidup bukan lagi hanya tentang diri sendiri. Anak bisa merasakan jika mereka hanya dianggap sebagai tugas yang harus diselesaikan tanpa sentuhan kasih sayang.

Biasanya, Ayah dengan tipe ini jarang sekali memberikan pujian tulus karena ia tidak menjadikannya sebagai prioritas. Baginya, yang terpenting ialah kebutuhan anak terpenuhi tanpa harus repot membangun kedekatan secara emosional.

11. Sulit mengucapkan kata sayang pada anak

Seorang Ayah yang hampir tidak pernah bilang sayang biasanya merasa belum siap dengan tanggung jawab emosional yang besar. Alih-alih berusaha mendekat, ia justru memilih untuk menarik diri karena bingung bagaimana cara menghadapi perasaan anak-anaknya.

Situasi ini tentu sangat membingungkan bagi anak yang sedang butuh kasih sayang dari Ayahnya sendiri. Biasanya, diamnya Ayah bukan berarti ia tidak peduli sama sekali, melainkan ia merasa tertekan dengan peran yang sedang dijalaninya. 

Itulah beberapa ciri yang menunjukkan Ayah merasa tidak nyaman menjalani peran sebagai orang tua.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

TikTokers Ungkap Tagihan Rumah Sakit Fantastis Usai Keguguran, Bikin Syok

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Enno Lerian Mudik ke Blitar, Habiskan 30 Jam Perjalanan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Wajah Berubah Saat Hamil, Influencer Kecantikan Ini Mengaku Tak Mengenali Dirinya

Kehamilan Amrikh Palupi

Deretan Anak Artis Punya Adik Lagi di Usia Balita, Putra Nikita Willy hingga Lesti Kejora

Parenting Nadhifa Fitrina

11 Ciri Ayah yang Tidak Nyaman Saat Menjadi Orang Tua Menurut Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

Rekomendasi Tempat Staycation Bersama Keluarga

Mom's Life Triyanisya & Dwi Rachmi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Hangat Cinta Laura Berikan Kejutan Manis untuk Ibunda

Deretan Anak Artis Punya Adik Lagi di Usia Balita, Putra Nikita Willy hingga Lesti Kejora

Wajah Berubah Saat Hamil, Influencer Kecantikan Ini Mengaku Tak Mengenali Dirinya

Potret Enno Lerian Mudik ke Blitar, Habiskan 30 Jam Perjalanan

Rekomendasi Tempat Staycation Bersama Keluarga

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK