Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Daftar Nomor Darurat yang Wajib Disimpan saat Liburan agar Keluarga Tetap Aman

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Rabu, 11 Mar 2026 19:00 WIB

Daftar Nomor Darurat yang Wajib Disimpan saat Liburan agar Keluarga Tetap Aman
Ilustrasi Liburan Keluarga/Foto: Getty Images/iStockphoto/Danai Jetawattana
Jakarta -

Momen Lebaran selalu terasa spesial bagi banyak keluarga. Setelah puas bersilaturahmi dan berkumpul dengan orang-orang tersayang, tidak sedikit yang memanfaatkan sisa waktu libur untuk bepergian atau liburan bersama.

Supaya perjalanan tetap nyaman, ada beberapa hal penting yang sebaiknya dipersiapkan sejak awal. Salah satunya adalah menyimpan nomor telepon darurat jika sewaktu-waktu terjadi hal tak terduga selama liburan.

Nomor darurat merupakan layanan yang bisa dihubungi saat seseorang membutuhkan bantuan dengan cepat. Layanan ini biasanya tersedia selama 24 jam, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dengan adanya nomor tersebut, Bunda dan keluarga bisa mendapatkan pertolongan lebih cepat ketika berada dalam kondisi darurat. Karena itu, penting sekali memastikan nomor ini sudah tersimpan sebelum berangkat liburan.

Menilik dari buku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dijelaskan bahwa kesiapsiagaan adalah serangkaian langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.

Salah satu contoh layanan darurat yang mudah diingat adalah nomor 112. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Daftar nomor darurat yang wajib disimpan saat liburan

Mengutip dari laman detikcom, berikut daftar nomor kontak darurat di Indonesia yang penting disimpan agar liburan bersama keluarga tetap aman dan nyaman.

  • Polisi: 110
  • Pemadam Kebakaran: 113
  • Ambulans: 118 atau 119
  • SAR Nasional (BASARNAS): 115
  • Pertolongan Darurat di Laut: 115
  • Pertolongan di Jalan Tol (Jasa Marga): 14080
  • PLN (Gangguan Listrik): 123
  • BMKG (Informasi Cuaca dan Gempa): 196 atau 021-6546318
  • Konseling Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak: 129 atau 021-1500598
  • Pusdalops BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana): 0812-1237575 atau 021-29827666
  • Call Center PPPK Kementerian Kesehatan: Hotline: 1500-567, SMS: 0812-81562620
  • Palang Merah Indonesia (PMI): 021-4207051
  • Sentra Informasi Keracunan (SIKer): 021-4250767 atau 021-4227875
  • Layanan Informasi Telepon: 108
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG): 022-7272606
  • TNI: 021-84595576
  • Kementerian Sosial: 0821-11300911 atau 021-5201590
  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR): 021-7228497

Barang penting yang sebaiknya dibawa saat liburan keluarga

Selain menyimpan nomor telepon darurat, ada langkah lain yang bisa dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan saat liburan. Salah satunya adalah menyiapkan tas siaga bencana untuk mengantisipasi jika terjadi keadaan darurat, Bunda.

Dilansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tas siaga bencana merupakan tas yang dipersiapkan oleh setiap keluarga untuk berjaga-jaga apabila sewaktu-waktu terjadi situasi darurat.

Tas ini dibuat agar kita tetap bisa bertahan sementara waktu sebelum bantuan datang. Berikut beberapa perlengkapan yang sebaiknya ada di dalam tas siaga bencana:

  1. Surat-surat penting, seperti surat tanah, surat kendaraan, ijazah, akta kelahiran, dan dokumen penting lainnya.
  2. Pakaian untuk tiga hari, misalnya pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut, handuk, jas hujan, dan perlengkapan pakaian lainnya.
  3. Makanan ringan yang tahan lama, seperti biskuit, abon, cokelat, dan jenis makanan praktis lainnya.
  4. Air minum, setidaknya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama sekitar tiga hari.
  5. Kotak P3K, yang berisi obat-obatan pribadi serta obat umum untuk pertolongan pertama.
  6. Radio atau handphone lengkap dengan baterai, charger, atau powerbank.
  7. Perlengkapan mandi, seperti sabun, sikat gigi, pasta gigi, sisir, cotton bud, dan kebutuhan kebersihan lainnya.
  8. Masker sekali pakai yang bisa digunakan sebagai alat bantu pernapasan untuk menyaring udara yang kotor.
  9. Peluit, yang dapat digunakan untuk memberi tanda atau meminta pertolongan dalam keadaan darurat.
  10. Uang tunai secukupnya sebagai bekal selama kurang lebih tiga hari.
  11. Alat penerangan, seperti senter, lampu kepala atau headlamp, korek api, lilin, dan perlengkapan lainnya yang bisa membantu saat listrik tidak tersedia.

Itulah beberapa daftar nomor darurat yang wajib disimpan saat liburan agar keluarga tetap aman. Semoga informasi ini bisa membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda