PARENTING
Cegah Penularan Campak, Kemenkes Imbau Setop Sentuh-sentuh Bayi Balita saat Lebaran
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 11 Mar 2026 07:50 WIBKasus campak di Indonesia kembali meningkat, terutama pada anak-anak. Kondisi ini kini menjadi perhatian bagi para orang tua, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan banyaknya pertemuan keluarga.
Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, dr. Andi Saguni, MA, menyoroti kasus anak yang meninggal akibat penyakit campak pada tahun ini.
"Selama tahun 2026 ini, ada enam pasien yang meninggal dunia. Dari kasus tersebut tidak mempunyai riwayat imunisasi sekalipun. Jadi, imunisasi campak itu kan harus dua kali, ya, pada umur 9 bulan dan 18 bulan," kata dr. Andi saat berbincang dalam Konferensi Pers: Update Kasus Campak di Indonesia, dikutip dari kanal YouTube @KementerianKesehatanRI.
"Jadi, keenam kasus ini berada pada kelompok umur balita, yaitu di bawah 5 tahun. Penyebab meninggalnya adalah karena diare, kemudian ada pneumonia atau radang paru," lanjutnya.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian dan pengingat bagi Bunda dan Ayah. Anak-anak yang belum lengkap imunisasinya sangat rentan mengalami komplikasi serius dari penyakit campak.
Ketika Lebaran tiba, biasanya banyak keluarga yang berkumpul dan bersilaturahmi. Berkaitan dengan hal ini, Kemenkes mengamati pentingnya pencegahan penularan campak, terutama pada bayi dan balita di Hari Idul Fitri.
Kemenkes imbau setop sentuh-sentuh bayi balita saat Lebaran
Ketika silaturahmi di hari Lebaran, tak sedikit orang merasa gemas saat melihat bayi atau balita. Menurut dr. Andi, kebiasaan menyentuh bayi atau balita saat berkumpul sebaiknya mulai dikurangi.
"Kebiasaan asal sentuh anak balita, bayi balita begitu saat kita kumpul-kumpul, terutama Lebaran, sebaiknya memang dikurangi atau dihindari karena risiko penularan tinggi," ungkapnya.
Selain itu, ia turut mengimbau agar anak yang mengalami demam dan menunjukkan gejala seperti ruam, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan.
"Himbauan pada saat momen Lebaran ini, apabila ada anak demam dan bergejala seperti ruam, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaannya," ujar dr. Andi.
Lebih lanjut, orang tua juga diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak sebelum menghadiri acara keluarga. Jika Si Kecil sedang sakit, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk datang ke keramaian, ya.
"Kemudian hindari kegiatan berkumpul, terutama bagi penderita atau yang sedang sakit. Jadi, sebaiknya tidak ikut dalam acara kumpul-kumpul," jelasnya.
Hal ini juga berlaku bagi anak yang mengalami demam atau muncul ruam kemerahan pada kulit. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal penyakit campak yang perlu diperiksa, Bunda.
"Kalau perayaan Idul Fitri memang kita biasanya kumpul untuk bersilaturahmi, tetapi khusus kepada penderita atau yang memiliki gejala demam, kemudian ada tanda-tanda campak seperti ruam kemerahan, sebaiknya tidak kumpul-kumpul," kata dr. Andi.
Selain itu, anak yang sedang sakit sebaiknya tidak diajak bepergian ke tempat wisata atau tempat ramai lainnya. Dengan beristirahat di rumah, risiko penularan kepada orang lain bisa dicegah.
"Lalu, hindari pergi ke tempat-tempat wisata dan ke tempat keramaian lainnya. Sebaiknya di rumah saja," lanjutnya.
Itulah penjelasan tentang imbauan Kemenkes agar masyarakat tidak sembarangan menyentuh bayi dan balita saat Lebaran untuk mencegah penularan campak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bingung Tentukan THR untuk Orang Tua? Ini Tips Mengaturnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Resmi Dimulai 4 Agustus, Ada Imunisasi Campak hingga Kanker Serviks
Menyerang Segala Usia, Wabah Campak Capai 3.341 Kasus di 31 Provinsi
Mengenal Campak pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kenali Campak pada Bayi, Begini Gejala & Cara Mencegahnya Bun
TERPOPULER
Terpopuler: Potret Memesona Tissa Biani di Pernikahan Syifa Hadju & El Rumi
5 Potret Penampilan Anak Artis Hadiri Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju
Punya Banyak Teman tapi Sering Merasa Kesepian? Mungkin Bunda Sering Alami Hal Ini
Sudah Cerai, 7 Potret Artis Tetap Kompak dengan Mantan Pasangan Demi Anak
Amankah Posisi Misionaris untuk Berhubungan Intim saat Hamil Trimester Kedua?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Laptop Sleeve Tahan Air dan Affordable
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
20 Tas Sekolah Terbaik Lengkap untuk Anak TK, SD, SMP dan SMA untuk Anak Perempuan & Laki-laki
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Litter Box Kucing Terbaik Lengkap dari Murah, Tertutup hingga Otomatis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wajan Stainless Steel Terbaik Anti Lengket dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
6 Rekomendasi Masker yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Terpopuler: Potret Memesona Tissa Biani di Pernikahan Syifa Hadju & El Rumi
Punya Banyak Teman tapi Sering Merasa Kesepian? Mungkin Bunda Sering Alami Hal Ini
5 Potret Penampilan Anak Artis Hadiri Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju
5 Rekomendasi Laptop Sleeve Tahan Air dan Affordable
Amankah Posisi Misionaris untuk Berhubungan Intim saat Hamil Trimester Kedua?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Syok Tiba-tiba Jadi Nenek, Denada: Secara Mental Nggak Gampang
-
Beautynesia
6 Cara Membagi Gaji UMR untuk Penuhi Kebutuhan Sebulan, Jangan Sampai Ludes di Tengah Jalan
-
Female Daily
Bikin Baper Para Fans, Intip 3 Best Moments saat Fanmeeting Kim Seonho!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pesona Song Hye Kyo Tampil Bak Dewi Hadiri Acara Perhiasan Chaumet
-
Mommies Daily
10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Bertengkar dengan Pasangan