parenting
9 Rekomendasi Obat Cacing untuk Anak, Pilih yang Manjur & Efektif Basmi Cacingan
HaiBunda
Kamis, 02 Jul 2026 15:30 WIB
Daftar Isi
Saat anak terinfeksi cacingan, obat cacing menjadi salah satu pengobatan yang perlu diberikan. Selain untuk anak, banyak orang juga mencari obat cacing dewasa di apotik karena mudah ditemukan dan dapat membantu mengatasi infeksi cacing secara efektif.Â
Tidak sedikit juga yang ingin mengetahui apa saja obat cacing untuk anak dan dewasa paling ampuh, untuk membantu membersihkan parasit di dalam tubuh secara optimal.Â
Saat ini, sudah ada berbagai pilihan obat cacing anak dan dewasa tablet yang tersedia, sehingga lebih praktis dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang diketahui, infeksi cacingan disebabkan oleh cacing yang menginfeksi tubuh manusia dan umumnya ditularkan melalui tanah.Â
Dikutip dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gejala infeksi cacingan bisa ringan hingga berat. Pada infeksi cacingan ringan, gejala tidak tampak khas. Gejala umum yang harus dikenali adalah lesu, tidak bersemangat, sering mengantuk, pucat dan kurang gizi.
Pada beberapa kasus, orang dewasa yang mengalami cacingan juga merasa berat badan sulit naik, sehingga muncul anggapan perlunya obat cacing dewasa untuk gemuk agar penyerapan nutrisi kembali normal.
Laman Kemenkes RI menyebutkan bahwa cacingan biasanya terjadi karena telur atau larva cacing masuk ke tubuh manusia. Jalurnya bermacam-macam, misalnya dari:
- Makanan atau minuman yang terkontaminasi tanah atau kotoran
- Sayur dan buah yang tidak dicuci bersih
- Kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan
- Kebersihan lingkungan yang buruk
- Kebiasaan tidak memakai alas kaki di luar rumah, sehingga larva cacing bisa menembus kulit
Obat cacing untuk anak dan orang dewasa diminum berapa kali?Â
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah obat cacing dewasa diminum berapa kali agar pengobatannya efektif.
IDAI menjelaskan bahwa pencegahan infeksi cacing dapat dilakukan dengan pemberian obat cacing, dimulai sejak anak usia 2 tahun.Â
Alasannya, anak usia 2 tahun umumnya sudah sering kontak dengan tanah yang merupakan sumber penularan infeksi cacing.Â
Pemberian obat cacing dapat diulang setiap 6 bulan sekali. Sedangkan untuk daerah non endemis pemberian obat cacing harus diberikan sesuai indikasi dan sesuai pemeriksaan dokter, dengan hasil pemeriksaan tinja positif ditemukan telur cacing atau cacing.
Jika masih ragu obat cacing dewasa diminum berapa kali, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar dosisnya sesuai kebutuhan.
9 Rekomendasi obat cacing untuk anak dan dewasa, pilih yang manjur & efektif
Seperti disebutkan sebelumnya, rekomendasi obat cacing untuk anak bisa mulai diberikan pada usia 2 tahun. Namun jika ada tanda positif infeksi cacingan, dokter bisa memberikan dosis pengobatan yang berbeda sesuai tingkat keparahan.
Berikut beberapa contoh jenis obat cacing untuk anak dan dewasa:
1. VermoranÂ
Vermoran merupakan salah satu obat cacing yang mengandung bahan aktif berupa Mebendazole sebanyak 500 mg per tablet.
Menurut National Health Service, kandungan Mebendazole dalam obat cacing dapat membunuh cacing yang menyebabkan infeksi usus seperti cacing kremi (enterobiasis), cacing gelang, cacing pita, cacing tambang, dan juga cacing cambuk.Â
Obat ini bekerja dengan menghambat penyerapan glukosa dan metabolisme energi pada cacing, sehingga cacing kehilangan energi dan mati, lalu dikeluarkan bersama feses.Â
Vermoran dapat digunakan untuk anak usia 5 tahun ke atas dan dewasa, sebanyak 1 tablet sekali sehari. Produk ini termasuk jenis obat cacing dewasa tablet yang praktis digunakan. Harga sekitar Rp9 ribu/strip.
2. AlbendazoleÂ
Albendazole merupakan obat infeksi parasit yang bekerja dengan cara mengganggu kemampuan parasit untuk tumbuh dan berkembang biak dalam tubuh.Â
Obat ini juga efektif mengobati berbagai jenis infeksi parasit, termasuk dari cacing gelang, cacing pita, cacing tambang, dan lain-lain. Karena efektivitasnya, banyak orang mencari obat cacing dewasa Albendazole sebagai salah satu pilihan pengobatan cacingan.
Obat Albendazole 400 mg ini dapat dikonsumsi oleh anak mulai usia 2 tahun dan dewasa sebanyak 1 tablet sekali sehari. Dosis lain bisa diberikan dokter sesuai kondisi pasien. Harga sekitar Rp10 ribu/strip.
3. Combantrin TabletÂ
Combantrin 250 mg tablet mengandung zat aktif berupa Pirantel Pamoat. Kandungan ini dapat mengatasi infeksi cacing seperti cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang.
Bagi orang dewasa, obat cacing dewasa Combantrin sering menjadi pilihan karena mudah ditemukan dan efektif melawan beberapa jenis cacing. Selain itu, obat cacing dewasa di apotik seperti Combantrin juga bisa dibeli tanpa resep.
Obat Combantrin Tablet ini bisa diberikan untuk anak mulai usia 2 tahun hingga 6 tahun dengan dosis ½-1 tablet sekali sehari.
Untuk anak usia 6-12 tahun diberikan 1-1½ tablet, sekali sehari. Sementara untuk anak di atas usia 12 tahun diberikan 1½-2 tablet, sekali sehari.
Dosis juga dapat disesuaikan berdasarkan usia atau berat badan pasien, lalu dapat diulang sesuai anjuran dokter bila infeksi terjadi lagi. Harga sekitar Rp23 ribu/strip.
4. Combantrin SuspensiÂ
Combantrin dengan sediaan suspensi atau Combantrin Jeruk Sirup mengandung zat aktif berupa Pirantel Pamoat.
Pirantel Pamoat 125 mg/5 ml adalah obat cacing yang digunakan untuk mengatasi infeksi cacing seperti cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang.Â
Obat ini bekerja dengan melumpuhkan otot cacing, sehingga cacing tidak dapat menempel pada dinding usus dan akhirnya dikeluarkan bersama feses.Â
Selain bentuk sirup untuk anak, obat cacing dewasa Combantrin juga tersedia dalam bentuk tablet untuk dikonsumsi orang dewasa.
Sediaan sirup ini biasanya diberikan sebagai dosis tunggal setelah makan, dengan takaran sesuai usia atau berat badan pasien.
Anak usia 2-6 tahun diberikan 5-10 ml sekali sehari, anak usia 6-12 tahun diberikan 10-15 ml sekali sehari, dan anak usia di atas 12 tahun diberikan 15-20 ml sekali sehari. Harga sekitar Rp25 ribu/botol 10 ml.
5. VermoxÂ
Jenis obat cacing untuk anak dan dewasa berikutnya yakni Vermox, yang juga mengandung zat aktif berupa Mebendazole 500 mg.
Obat ini disebut mampu mengobati cacingan akibat infeksi cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, cacing tambang, cacing cambuk, atau infeksi cacing campuran tersebut.Â
Dosis untuk anak usia di atas 5 tahun dan dewasa yakni 1 tablet kunyah, sekali sehari. Produk seperti ini juga bisa dikonsumsi sebagai obat cacing dewasa paling ampuh untuk infeksi cacingan. Harga sekitar Rp22 ribu/strip.
6. KonvermexÂ
Konvermex 125 Suspensi mengandung bahan aktif Pyrantel Pamoate, yang mampu melumpuhkan dan menghancurkan cacing, serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar. Konvermex 125 untuk anak tersedia dalam sediaan suspensi rasa jeruk dan tablet.
Dosis untuk anak 2-6 tahun yakni ½-1 takaran (5–10 ml), untuk anak 6-12 tahun yakni 1-1½ takaran (10-15 ml), dan anak lebih dari 12 tahun yakni 1½-2 takaran (15-20 ml). Harga sekitar Rp19ribu/botol.
7. Albendazole KF
Albendazole 400 mg adalah obat cacing derivat benzimidazol berspektrum luas. Obat ini bekerja dengan cara merusak sel di usus cacing, sehingga cacing tidak dapat menyerap gula, serta kehabisan energi dan mati.Â
Jenis obat cacing dewasa Albendazole ini juga sering diresepkan dokter untuk berbagai infeksi cacing. Harga sekitar Rp10 ribu/strip.
8. AskamexÂ
Askamex merupakan obat cacing yang mengobati penyakit infeksi akibat cacing gelang dan cacing tambang, baik pada anak-anak dan dewasa. Kandungannya berupa Levamisole HCl.
Pembagian dosis yang dianjurkan antara lain:
- Anak-anak umur 1-3 tahun: 1 tablet sekali minum
- Anak-anak umur 3-6 tahun: 1 ½ tablet sekali minum
- Anak-anak umur 6-8 tahun: 2 tablet sekali minum
- Anak-anak umur 8-12 tahun: 3 tablet sekali minum
- Anak-anak umur 12-15 tahun: 3-4 tablet sekali minum
- Anak-anak umur di atas 15 tahun dan dewasa: 4-6 tablet sekali minum
Harga obat cacing relatif terjangkau, sehingga banyak orang mempertimbangkan obat cacing dewasa harga sebelum membeli produk yang sesuai. Harganya yakni sekitar Rp3 ribu/strip.
9. Combicitrine Sirup
Combicitrine Sirup merupakan obat untuk mengatasi infeksi ascariasis (cacing gelang) dan enterobiasis (cacing kremi). Tiap 5 ml (sirup) obat ini mengandung 1,25 gram Piperazine Citrate, yang setara dengan 1 gram Piperazine hydrate.
Dosis untuk mengobati infeksi cacing gelang dewasa dan anak >6 tahun yakni 15 ml, anak 3-6 tahun yakni 10 ml, anak 1-3 tahun yakni 5 ml, bayi yakni 2,5 ml.Â
Untuk mengobati infeksi cacing kremi dewasa dan anak >6 tahun yakni 3x5 ml, anak 3-6 tahun sehari 2x5 ml, anak 1-3 tahun sehari 2x2,5 ml, bayi 0,5 ml/kgBB diminum 4 hari berturut-turut.
Dosis juga dapat disesuaikan kembali oleh dokter sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing pasien. Harga sekitar Rp 5ribu/botol.
Bagi sebagian orang yang sulit menaikkan berat badan akibat infeksi cacing, penggunaan obat cacing dewasa untuk gemuk bisa membantu memperbaiki penyerapan nutrisi setelah cacing berhasil dibasmi.
Itulah penjelasan tentang rekomendasi obat cacing untuk anak dan dewasa. Jika keluhan masih berlanjut, segera periksakan ke dokter ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Cacingan pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Parenting
5 Kebiasaan Sehari-hari Bisa Sebabkan Anak Cacingan, Termasuk Jarang Potong Kuku
Parenting
Mengenal Obat Cacing untuk Anak 1 Tahun ke Atas & Rekomendasi Obat yang Aman
Parenting
Masih Perlu Enggak Sih Anak Zaman Now Diberikan Obat Cacing? Ini Kata Dokter
Parenting
5 Cara Mengatasi Batuk pada Anak yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah
7 Foto
Parenting
Potret 7 Anak Artis saat Menikmati MPASI, Ekpresinya Cute dan Gemas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Apakah Infeksi Cacing Kremi Berbahaya untuk Anak?
Ketahui Jadwal dan Dosis Pemberian Obat Cacing untuk Cegah Cacingan pada Anak
Berapa Lama Efek Keracunan Makanan Berlangsung pada Anak?